Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH POLA ASUH PERMISIF ORANG TUA TERHADAP DEGRADASI KARAKTER ANAK DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Laurensia Masri Peranginangin; Sani Susanti; Sorta Simanjuntak
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 3, No 3: Juni 2019
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.095 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v3i3.14601

Abstract

Abstract: The Effect of Parental Permissive Parenting on the Character Degradation of Children in the Industrial Revolution Era 4.0. The Character Education Strengthening Program is one program that can anticipate the rapid development of technology and information in the era of the Industrial Revolution 4.0. One of the spearheads of the formation of children's character is parenting parents towards children, in the initial analysis that we have done we see the problem of character degradation in teenage in Padang Masiang Barus Village due to parenting parents who are less concerned with their children, they tend to be too give more freedom. This study aims to determine how much influence the permissive parenting parents have on the degradation of adolescent characters aged 10-18 years .The type of research used in this study is quantitative descriptive with correlational design. Based on data processing with simple linear regression the linear regression equation is Y = 11.49 + 0.961x. The results of hypothesis testing with t test obtained value (3.08)> (1.688). This means that there is the influence of parental permissive parenting on the degradation of teenage characters in Padang Masiang Barus Tapanuli Tenggah Sub-District.Keywords: Permissive Parenting, Children's CharacterAbstrak: Pengaruh Pola Asuh  Permisif Orang Tua Terhadap Degradasi Karakter Anak di Era Revolusi Industri 4.0. Program Penguatan Pendidikan Karakter adalah salah satu program yang dapat mengantisipasi perkembangan pesat teknologi dan informasi di era Revolusi Industri 4.0. Salah satu ujung tombak pembentukan karakter anak adalah pola asuh orang tua terhadap anak, pada analisis awal yang telah kita lakukan kita melihat masalah penurunan karakter pada remaja di Desa Padang Masiang Barus karena pola asuh orang tua yang kurang peduli dengan anak mereka, mereka cenderung terlalu memberi kebebasan lebih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pola asuh orang tua permisif terhadap penurunan karakter remaja usia 10-18 tahun. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan desain korelasional. Berdasarkan pengolahan data dengan regresi linier sederhana, persamaan regresi linier adalah Y = 11,49 + 0,961x. hasil pengujian hipotesis dengan uji t diperoleh nilai (3,08)> (1,688). Ini berarti ada pengaruh pola asuh permisif orang tua terhadap penurunan karakter remaja di Kecamatan Padang Masiang Barus Tapanuli Tenggah.Kata Kunci : Pola Asuh  Permisif Orang Tua, Karakter.
PERBANDINGAN KOMPETENSI KEWARGANEGARAAN DALAM KURIKULUM 2006 DAN KURIKULUM 2013 MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI SEKOLAH DASAR Apiek Gandamana; Sorta Simanjuntak
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 2, No 2 (2018): Maret 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.931 KB) | DOI: 10.24114/js.v2i2.9508

Abstract

Abstrak : Perbandingan Kompetensi Kewarganegaraan Dalam Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar. Materi pembelajaran secara garis besar terdiri atas pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang harus dipelajari peserta didik dalam rangka mencapai kompetensi yang telah ditentukan. Secara terperinci materi pembelajaran terdiri atas materi yang bersifat pengetahuan (fakta, konsep, prinsip, teori), materi yang bersifat sikap (nilai dan moral), dan materi yang bersifat keterampilan (tata cara dan prosedur). Secara teoritik, terdapat tiga komponen kompetensi kewarganegaraan meliputi pengetahuan kewarganegaraan (civic knowledge), keterampilan kewarganegaraan (civic skill), dan sikap kewarganegaraan (civic disposition). Ketiga kompetensi kewarganegaraan memiliki keterkaitan dengan sasaran pembentukan pribadi warga negara.Kata Kunci : Kompetensi Kewarganegaraan, Kurikulum 2006 (KTSP) Kurikulum 2013