Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Manajemen Pendidikan Karakter Pondok Pesantren Baitul Hikmah Haurkuning Tasikmalaya Muhamad Reza Atqia; Muhidin; Iwan Sopwandin
TADBIR MUWAHHID Vol. 6 No. 2 (2022): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jtm.v6i2.6225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen pendidikan karakter di Pondok Pesantren Baitul Hikmah Haurkuning Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data dengan observasi partisipatif, wawancara,  dan studi dokumentasi. Terdapat tiga sumber data dalam penelitian ini, yaitu: Person yakni Pimpinan Pondok Pesantren, dewan kiai, dewan pengurus dan santri; Place; dan Paper. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan tiga cara, yaitu unisitasi data, kategorisasi data, dan penafsiran data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Tujuan Pendidikan karakter di Pondok Pesantren Haurkuning adalah untuk membentuk siswa berfikir rasional, dewasa, dan bertanggung jawab; mengembangkan sikap mental yang terpuji; membina kepekaan sosial anak didik; membangun mental optimis dalam menjalani kehidupan yang penuh dengan tantangan; membentuk kecerdasan emosional; membentuk anak didik yang berwatak pengasih, penyayang, sabar, beriman, takwa, bertanggungjawab, amanah, jujur, adil, dan mandiri; 2) Program Pendidikan karakter di Pondok Pesantren Haurkuning melalui pembiasaan dan program yang ditempuh oleh santri yaitu a) Program pesantren, b) Program Sekolah, c) Program penyetaraan, dan d) Program santri siap guna; 3) Proses Pendidikan karakter di Pondok Pesantren Haurkuning berlandaskan  pada nilai-nilai sebagai berikut, yaitu: a) Nilai Ibadah, b) Nilai Ikhlas, c) Nilai Dakwah, d) Nilai Kerendahan Hati, e) Nilai Motivasi, f) Nilai Pengetahuan, g) Nilai Ketekunan, h) Nilai Akhlak dan Kedisiplinan, dan Nilai Toleransi; 4) Evaluasi pendidikan karakter santri yaitu dengan mengikuti konsep evaluasi pendidikan.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI MELALUI PROGRAM TAMAN EDUKASI DI DESA PANGUMBAHAN KECAMATAN CIRACAP Muhidin Muhidin; Hidayat, Sarip; Maulana, Akbar; M, M. Rayiz Ayinul; Safitri, Meilani; Mutiara, Seli
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v5i2.7163

Abstract

Pangumbahan Village, located in Ciracap Subdistrict, Sukabumi Regency, is a coastal area renowned for turtle conservation. However, the village still encounters challenges in children’s access to education and literacy. Limited informal learning facilities and the absence of expressive spaces hinder children from experiencing enjoyable learning outside formal schooling. In response, the Student Community Service Program (KKM) of STKIP BMS II initiated the establishment of an Educational Park as an open learning space integrating literacy, ecology, and local culture. This program was designed to improve children’s basic literacy skills through contextual and interactive approaches grounded in the local environment. The methods implemented included the provision of open reading corners, environmental education boards, storytelling sessions, and educational games that encouraged active participation of both children and parents. The results indicated a noticeable improvement in children’s reading interest, the emergence of community initiatives to sustain the facilities, and increased awareness of the importance of early literacy. The program demonstrates the synergy between students, communities, and the environment in building a village literacy ecosystem. With its simple and locally based concept, the Educational Park holds potential to be replicated in other villages with similar characteristics. ABSTRAKDesa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi merupakan daerah pesisir yang dikenal sebagai kawasan konservasi penyu, namun masih menghadapi tantangan dalam hal akses pendidikan dan literasi anak. Minimnya fasilitas belajar informal dan kurangnya ruang ekspresi membuat anak-anak desa kesulitan mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan di luar sekolah. Program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 4 STKIP BMS II merespons isu tersebut dengan merancang dan membangun Taman Edukasi sebagai ruang belajar terbuka yang menggabungkan Literasi Ekologi, Teknologi Informasi, Seni dan Budaya. Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan literasi dasar anak melalui pendekatan kontekstual dan interaktif berbasis lingkungan sekitar. Metode kegiatan meliputi penyediaan sudut baca terbuka, papan edukasi lingkungan, sesi dongeng, serta permainan edukatif yang mendorong keterlibatan aktif anak dan orang tua. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan minat baca anak, munculnya inisiatif masyarakat untuk turut menjaga fasilitas, serta tumbuhnya kesadaran pentingnya literasi sejak dini. Kegiatan ini menjadi praktik nyata sinergi antara mahasiswa, masyarakat, dan lingkungan dalam membangun ekosistem literasi desa. Dengan konsep sederhana dan berbasis potensi lokal, taman edukasi ini diharapkan dapat direplikasi di wilayah desa lain dengan karakter serupa.
Analisis Manajemen Perpustakaan Madrasah Aliyah Darul Ulum Di Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi Muhidin Muhidin
JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA Vol. 4 No. 3 (2026): Juli: Jurnal Ilmiah Pendidikan Kebudayaan dan Agama
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jipa.v4i3.1722

Abstract

Problems that occur in the MA Darul Ulum library in Ciracap district, Sukabumi regency include library staff who have not met educational qualifications, and inadequate infrastructure. The purpose of this study is to determine and describe the profile of the MA Darul Ulum library based on work planning, organizing, mobilizing, supervising, filling positions, empowerment, motivation, and facilities in the MA Darul Ulum library. This study uses a qualitative approach with a case study type. Data collection techniques include participant observation, interviews, and documentation studies. Data analysis in this study was carried out in three ways, namely data uncitation, data categorization, and data interpretation. Data validity testing was carried out by: 1) expanding participation; 2) persistence; 3) Triangulation; 4) peer review; adequacy of reference materials; 6) member checking; 7) audit for dependency criteria; and 8) audit for certainty criteria. The results of this study indicate that, several management function activities are based on eight elements in the theory of library management functions, librarian work planning includes monthly, short-term, and long-term. The organization is well-organized and structured. Mobilization includes service initiatives. Supervision includes circulation, serialization, and system supervision. Positions are filled through internal and external placements. Librarian empowerment is carried out through seminars and training. The head of the library motivates librarians to provide the best possible service. Facilities at the MA Darul Ulum library are not yet optimally functioning