Dilawatil Hikmah
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bisnis Indonesia

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

CARA MEMASARKAN PRODUK DENGAN TIKTOK Dilawatil Hikmah; Ismail; Erien Nizarlie; Yusuf Muchtar; Asih Puji Setyaningrum
Komunity : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : STIE BI (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bisnis Indonesia) Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.317 KB)

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk mengetahui seberapa jauh pengaruh digital marketing khususnya tiktok untuk membantu mengembangkan UMKM makanan ringan di Indonesia, memperkenalkan Tiktok sebagai alternatif lain digital marketing dan peran pemerintah dalam mendorong perkembangan UMKM melalui media digital. Metode pendekatan yang digunakan melalui media daring.
PELATIHAN MARKETING DENGAN MENGGUNAKAN SOSIAL MEDIA Eko Sugiyanto; Dilawatil Hikmah; Eriene Iranie Nizarlie; Sofi Irma Suryani; Nina Putri Kusuma Wardhany; Asih Puji Lestyaningrum; Bambang Prawoto
Komunity : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Februari
Publisher : STIE BI (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bisnis Indonesia) Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pihak pemerintah perlu mengupayakan peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan bekerjasama mengadakan pelatihan dan bimbingan guna menciptakan kemandirian ekonomi dikalangan masyarakat.STIE – Bisnis Indonesia ikut serta dengan mengadakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang ditujukan untuk warga RW. 01 Kel.Tanjung Duren Selatan Kec.Grogol Petamburan Jakarta Barat dengan tujuan: 1). Seberapa besar pengaruh pemberdayaan kewirausahaan khusunya pelatihan pemasaran menggunakan sosial media untuk membantu meningkatkan pendapatan keluarga. 2).Memperkenalkan sosial media sebagai alternatif lain dalam pemberdayaan kewirausahaan dan memberikan ide – ide baru untuk para warga dalam mengembangkan produknya. 3). Bagaimana peran perguruan tinggi dalam mendorong perkembangan wirausaha dengan social media sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga. PKM ini akan kami sajikan dengan metode exploration, yaitu menggali satu atau beberapa aspek khusus suatu topik. Kemudian mendiskusikannya, mempelajari, mencarikan alternatif solusinya dan mengevaluasi. Kami juga akan menggunakan metode sharing of ideas, prosedure give and teka, Hasil PKM menunjukkan bahwa warga dapat menerima dengan baik apa yang sudah kami sampaikan, terlihat dengan antusias mereka untuk mencoba membuat akun social media dan mulai mengoperasikannya sesuai dengan materi yang kami sampaikan.
PENERAPAN STRATEGI PEMASARAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN MINAT PENGGUNA JASA (STUDI KASUS PADA USAHA DEKORASI AKAYA TENT AND DECOR) Dilawatil Hikmah; Meikol Benned
JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. 16 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah M-Progress
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/mpu.v16i2.2081

Abstract

Jasa dekorasi pernikahan Akaya Tent and Décor berfokus pada strategi pemasaran digital melalui instagram. Strategi pemasaran yang efektif akan meningkatkan minat pengguna jasa sehingga perlunya mengetahui strategi pemasaran yang tepat melalui analisa SWOT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran, faktor internal, faktor eksternal, dan alternatif strategi pemasaran yang tepat untuk meningkatkan minat pengguna jasa. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan SWOT yang terdiri dari matriks IFE (Internal Factor Evaluation) dan EFE (External Factor Evaluation). Hasil penelitian menunjukkan kelemahan lebih dominan dibandingkan kekuatan dan peluang lebih dominan dibandingkan ancaman. Dari hasil perhitungan berada pada kuadran III dalam diagram SWOT, yaitu posisi Turnaround, artinya perusahaan sedang menghadapi lebih banyak kelemahan dibandingkan kekuatan serta tekanan eksternal yang cukup tinggi, tetapi juga perusahaan memiliki peluang yang lebih dominan yang dapat dimanfaatkan. Strategi yang tepat diterapkan adalah strategi W–O (Weakness–Opportunities), yaitu melalui pengembangan strategi harga yang bersaing, pelatihan internal guna meningkatkan kualitas SDM, dan optimalisasi promosi digital. Dengan strategi tersebut, perusahaan diharapkan dapat mempertahankan keberlangsungan usaha serta memperkuat daya saing
PENGARUH CITRA MEREK, KUALITAS PRODUK, DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KOSMETIK WARDAH (Studi Kasus Pada Konsumen Wardah di Kelurahan Grogol Utara) Rayka Fitria; Dilawatil Hikmah; Meikol Benned; Bekti Setiadi
Jurnal Manajemen Almatama Vol. 4 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Jurnal Manajemen Almatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58413/jma.v4i1.486

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh citra merek, kualitas produk dan harga terhadap keputusan pembelian. Metode yang digunakan adalah kuantitatif, dengan pengambilan data melalui kuesioner yang diisi oleh 100 responden. Hasil penelitian ini adalah: Nilai (4,540 > 1,984) dan diperoleh nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05. Oleh karena itu H0 ditolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa citra merek secara parsial berpengaruh positif serta signifikan terhadap keputusan pembelian. Nilai(3,950 > 1,984) dan diperoleh nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05. Oleh karena itu H0 ditolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa kualitas produk secara parsial berpengaruh positif serta signifikan terhadap keputusan pembelian. Nilai (3,792 > 1,984) dan diperoleh nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05. Oleh karena itu H0 ditolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa kualitas produk secara parsial berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Nilai (91,992 > 2,70), dengan nilai signifikan sebesar 0,000 yang lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05, maka H0 ditolak atau Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa citra merek, kualitas produk dan harga secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Sementara itu nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,861 yang berarti menunjukkan adanya korelasi atau hubungan yang sangat kuat antara citra merek, kualitas produk dan harga terhadap keputusan pembelian. Besarnya nilai Adjusted R Square (Adj.) adalah 0,734 atau 73,4 % yang berarti variabel-variabel bebas dapat menerangkan perubahan pada variabel keputusan pembelian sebesar 73,4% sedangkan sisanya sebesar 26,6% diterangkan oleh factor- faktor lain diluar penelitian.
PENGARUH PROMOSI MEDIA SOSIAL DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN MELALUI HARGA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI KASUS: TIGALIMA COFFEE & KITCHEN) Fita Noviyanti; Dilawatil Hikmah; Meikol Benned; Susanto
Jurnal Manajemen Almatama Vol. 4 No. 2 (2025): September
Publisher : Jurnal Manajemen Almatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58413/jma.v4i2.537

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Promosi Media Sosial dan Kualitas Produk terhadap Kepuasan Konsumen melalui Harga sebagai variabel intervening (Studi Kasus: TigaLima Coffee & Kitchen). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 72 responden. Data dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) melalui aplikasi SmartPLS 4.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Promosi Media Sosial berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Konsumen (path coefficient = 0.417, p-value = 0.019) dan Harga (0.519, p-value = 0.009). Kualitas Produk juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Konsumen (0.439, p-value = 0.023), namun tidak berpengaruh terhadap Harga (0.248, p-value = 0.272). Variabel Harga sendiri berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Konsumen (0.365, p-value = 0.017). Sementara itu, pengaruh tidak langsung Promosi Media Sosial terhadap Kepuasan Konsumen melalui Harga bernilai 0.189 (p-value = 0.096), dan pengaruh tidak langsung Kualitas Produk terhadap Kepuasan Konsumen melalui Harga bernilai 0.090 (p-value = 0.327), yang berarti keduanya tidak signifikan. Hasil ini mengindikasikan bahwa pengaruh langsung lebih dominan dibandingkan pengaruh tidak langsung melalui variabel harga.