Muhammad Anggi Azhar Pratama
Universitas Bina Sarana Informatika

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Rebranding Dalam Industri Media (Studi Kasus iNews TV) Muhammad Anggi Azhar Pratama; Yan Bastian; Yulianti Fajar Wulandari; Murtiadi Murtiadi; Lymbarski Caesariano
Jurnal Media Penyiaran Vol. 2 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : LPPM UBSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1272.872 KB) | DOI: 10.31294/jmp.v2i1.1158

Abstract

Pada 6 April 2015, SindoTV berubah menjadi iNews TV singkatan dari Indonesia News Televisi. Rebranding ini diharapkan mampu membuat iNews TV bersaing dengan stasiun televisi lainnya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana proses Rebranding Sindo TV menjadi iNews TV dalam perkembangan industri media. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori komunikasi organisasi dan teori mediamorfosis. Paradigma yang digunakan adalah post-positivisme dengan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif untuk menggambarkan secara nyata bagaimana proses Rebranding Sindo TV menjadi iNews TV. Wawancara dan observasi terhadap subjek penelitian sebagai sumber yang memahami dan memiliki kompetensi atas informasi dari objek penelitian, yakni informan dari Sales dan Marketing Departement, serta data lainnya dari berbagai sumber yang dapat dipercaya. Hasil penelitian menunjukkan proses rebranding Sindo TV menjadi iNews TV dalam perkembangan industri media bersifat positif dan mengalami kemajuan yang progressive. Terbukti selama 2 tahun perjalanannya iNews TV mampu menampilkan diri dengan baik dan kemajuannya meningkat, bahkan memasuki tahun kedua (April 2017), iNews TV telah berhasil dikenal oleh pengiklan, agensi dan public dengan performance yang baik sehingga menjadi salah satu stasiun televisi berita pilihan masyarakat.
The Construction of Social Inequality Reality Among Characters in the Drama Pyramid Game Afra Dini Ashshiddiq; Fajar Muharam; Haryo Windratno; Muhammad Anggi Azhar Pratama
Golden Ratio of Data in Summary Vol. 4 No. 2 (2024): May - October
Publisher : Manunggal Halim Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52970/grdis.v4i2.762

Abstract

This study examines the construction of social inequality among characters in the drama Pyramid Game using Peter Berger’s social construction theory and Charles S. Peirce’s semiotics. The research aims to analyze how visual and linguistic elements reflect social inequality between the characters. A descriptive qualitative analysis was employed, focusing on scenes depicting social inequality. The findings show that externalization is evident in actions and dialogues that demonstrate the enforcement of social rules and hierarchies. Objectivation is reflected in the shared acceptance of social inequality as a recognized reality, while internalization is observed in how the characters adapt to their roles within the social hierarchy. This study contributes to a deeper understanding of the dynamics of social inequality in the context of the drama.
Pelatihan Public Speaking Bagi Gerakan Pemuda Ansor Ciledug Asriyani Sagiyanto; Liliyana; Ferari Lancia; Muhammad Anggi Azhar Pratama
Jurnal Abdimas Komunikasi dan Bahasa Vol. 4 No. 2 (2024): Desember
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abdikom.v4i2.2995

Abstract

Gerakan Pemuda (GP) Ansor adalah organisasi kepemudaan kemasyarakatan, kebangsaan dan keagamaan yang berwatak kerakyatan. Gerakan Pemuda Ansor atau disingkat GP Ansor adalah badan otonom di bawah Nahdatul Ulama (NU). Organisasi ini awalnya bernama Gerakan Pemuda Ansor sebagai kelanjutan dari Ansoru Nahdlatul Oelama (ANO) yang berganti nama menjadi Gerakan Pemuda Ansor Nahdlatul Ulama pada AD/ART NU. GP Ansor berdiri di Banyuwangi, Jawa Timur pada 10 Muharram 1353 Hijriyah atau bertepatan tanggal 24 April 1934. Pada organisasi tersebut tentunya memiliki permasalahan yang dihadapi, salah satunya berkaitan dengan bagaimana berkomunikasi dengan teknik yang persuasif di depan umum. Dari salah satu permasalahan yang dihadapi oleh GP Ansor Ciledug, kami dosen-dosen dari Fakultas Komunikasi Bahasa Universitas Bina Sarana Informatika, mencoba menawarkan sebuah solusi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, yaitu memberikan pelatihan public speaking kepada anggota GP Ansor Ciledug. Adapun pelatihan ini  dapat bermanfaat sebagai sarana pembelajaran bagaimana komunikasi yang baik dalam organisasi agar kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan program yang telah di rencanakan dan sesuai dengan target yang di harapakan. The Ansor Youth Movement (GP) is a social, national and religious youth organization with a populist character. The Ansor Youth Movement or abbreviated as GP Ansor is an autonomous body under Nahdatul Ulama (NU). This organization was originally called the Ansor Youth Movement as a continuation of Ansoru Nahdlatul Oelama (ANO) which changed its name to the Ansor Nahdlatul Ulama Youth Movement in the NU AD/ART. GP Ansor was founded in Banyuwangi, East Java on 10 Muharram 1353 Hijriyah or 24 April 1934. This organization certainly has problems it faces, one of which is related to how to communicate using persuasive techniques in public. Based on one of the problems faced by GP Ansor Ciledug, we lecturers from the Faculty of Language Communication, Bina Sarana Informatika University, tried to offer a solution to resolve this problem through this community service activity, namely providing public speaking training to members of GP Ansor Ciledug. This training can be useful as a means of learning how to communicate well within an organization so that the activities carried out are in accordance with the planned program and in accordance with the expected targets.