Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI KOMUNIKASI TIM PRODUKSI ACARA MUSIC MORNING DI VIRGIN RADIO 99,9 FM DALAM MENINGKATKAN JUMLAH PENDENGAR Yesianda, Alfa M; Liliyana, Liliyana; Indarsih, Mike
Jurnal Akrab Juara Vol 4 No 3 (2019)
Publisher : Yayasan Akrab Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research to know the communications strategy used by the production team in the virgin music morning 99,9 fm in increasing the number of radio listeners. Research questions submitted is how the communications strategy used by a team the production of a show music morning in the virgin radio 99.9 fm in increase the number of listener? A theory that used in this research is a theory control organization Describing a new approach and useful in communication organization in a relationship between organization to achieve an object. Methods used in this study was a methodology qualitative descriptive. the object of this research is the event of music morning responds by sending out in the virgin radio jakarta . Technique data collection done researchers is using a technique interviewing producer , successor program director , music director , announcers , marketing & amp; promotion . The researchers observation was directly involved in that is in the area of research locations palmerah to supervise the case , as well as the study literature available consisting of the books to be a source of research reading. The result showed that production team the music morning in the virgin jakarta radio applied the theory of control organization using all control to communicate directly between superior and subordinate. Researchers would give some advice , good advice theoretical and practical , as for advice that can be researchers talk about is maximize to promote taking advantage of all media promotion to the virgin radio jakarta especially the event music morning more widely known by the community.
KENDALI ORGANISASI TIM PRODUKSI PROGRAM “BANGUN PAGI” DI 106,06 V RADIO JAKARTA Agustine, Pingkan; Liliyana, Liliyana; Yuni Ani, Hani
Jurnal Akrab Juara Vol 4 No 3 (2019)
Publisher : Yayasan Akrab Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the control team of the Bangun Pagi production program organization. The proposed research statement is what control organizations do by the Bangun Pagi program production team. The theory that researchers use to obtain data using organizational control theory. The research method used is a descriptive qualitative approach with a post-positivism paradigm. The research subjects were program directors, producers and broadcasters in obtaining accurate data, and the object of research was the control of the production team of the Bangun Pagi program organization on Radio 106.06 V in Jakarta. Data collection obtained through in-depth interviews and participant observation carried out to key informants and informants. Other data obtained from documentation, informants, and various other data sources. The results of the study mentioned that the production team of the Bangun Pagi V Radio program carried out four concepts of the organizational control theory of Phillip Tompkins, George Cheney, and his colleagues consistently. The conclusion of this research is that the production team performs four concepts of control theory quite well, and it can be accounted for where the four concepts of this theory are the processes by which the production team performs in producing program events.
Strategi Komunikasi Humas Pemerintah Kota Tangerang Dalam Upaya Mempromosikan Destinasi Wisata Melalui Instagram (@humas_kota_tangerang) Sagiyanto, Asriyani; Suryani, Ita; Liliyana, Liliyana
Jurnal Komunikasi Vol 12, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v12i2.11834

Abstract

Dengan potensi wisata yang di miliki Kota Tangerang, maka Disbupar Kota Tangerang dan Humas Pemerintah Kota Tangerang memiliki strategi tersendiri dalam mempromosikan wisata yang terdapat di Kota Tangerang melalui instagram. Tujuan penelitian ini 1) Untuk mengetahui strategi komunikasi humas dalam upaya mempromosikan destinasi wisata melalui instagram. 2) Untuk mengetahui implementasi strategi komunikasi humas pemerintah Kota Tangerang dalam mempromosikan destinasi wisata melalui instagram. Metode yang digunakan penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Analisis data menggunakan analisia iteraktif. Teknik keabsahan atau validitas dalam penelitian ini menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian Humas kota tangerang menjadikan instagram sebagai salah satu media untuk menginplementasikan strategi komunikasi yang sudah direncaranakan. Dan dalam proses pembuatan konten di instagram destinasi wisata dikemas dengan baik secara visual dengan memilih tempat tujuan yang layak dikunjungi untuk menjadi objek foto dan video visual juga menambahkan voice over untuk memperjelas informasi yang ingin humas sampaikan dalam video tersebut agar menarik bagi yang melihatnya.
POLA PENERAPAN KOMUNIKASI IMPLEMENTASI INTERNET BANKING PADA BANK CENTRAL ASIA Liliyana Liliyana; Jaqualine Pramanta Putra; Susana Susana
Jurnal Akrab Juara Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : Yayasan Akrab Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan Internet pada jaman sekarang ini sudah menyentuh berbagai lapisan masyarakat. Dari yang muda hingga yang tua, dari perorangan hingga perusahaan. Penggunaan internet tentu saja mempunyai fungsi dan tujuan masing-masing dari penggunanya. Salah satunya adalah yang digunakan oleh Bank Central Asia. Bank Central Asia mencoba memberikan layanan perbankan yang bisa dijangkau melalui rumah atau dimanapun nasabahnya berada selama terjangkau oleh jaringan internet. Tidak hanya melalui PC komputer, laman tersebut bisa pula diakses melalui smartphone. Dengan penambahan fitur “Token” yang berfungsi untuk pengamanan transaksi, maka nasabah tidak perlu lagi takut untuk bertransaksi. Selain untuk bertransaksi, laman tersebut juga dimanfaatkan Bank Central Asia untuk memberikan informasi-informasi yang up to date kepada nasabahnya. Bank Central Asia sangat concern dalam membangun infrastruktur tehnologi dari jaringan internet bankingnya hingga berani menanamkan investasi yang cukup besar.
REPRESENTASI MASKULINITAS PEREMPUAN DALAM IKLAN KOSMETIK LAKME VERSI AGNEZMO DAN MEGAN FOX (Analisis Semiotika Roland Barthes) Liliyana Liliyana; Ferrari Lancia; Abdul Aziz
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 6 No 5 (2021)
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi maskulinitas perempuan pada iklan produk kosmetik (make up) Lakme versi Agnez Mo dan Megan Fox yang tayang di YouTube dan televisi dengan durasi sepanjang 60 detik. Metode penelitian dilakukan adalah dengan metode kualitatif berupa metode analisis Semiotika Roland Barthes. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah tayangan iklan produk kosmetik (make up) Lakme versi Agnez Mo dan Megan Fox yang tayang di YouTube dan televisi, sementara objek penelitiannya adalah maskulinitas perempuan dalam iklan produk kosmetik (make up) Lakme versi Agnez Mo dan Megan Fox. Peneliti menggunakan analisis semiotoka dari Roland Barthes untuk mengetahui unsur-unsur maskulinitas perempuan yang terdapat di dalam iklan produk kosmetik (make up) Lakme versi Agnez Mo dan Megan Fox. Setelah itu peneliti menganalisis makna konotasi, denotasi, dan mitos pada data yang telah diperoleh. Hasil penelitian pada iklan ini menunjukkan bahwa konsep patriarki yang telah terkonstruksi berusaha dikikis dengan visualisasi bahwa perempuan bisa menjadi sosok yang kuat, mandiri, dominan, dan juga perkasa, namun dalam waktu yang bersamaan juga tetap dapat telihat cantik meskipun tidak menonjolkan bagian dan liukan tubuh tertentu. Standar kecantikan perempuan berusaha untuk digeser. Hal tersebut dilakukan semata-mata untuk meraih perhatian dari calon konsumen yang pada akhirnya berdampak pada keputusan untuk membeli produk tersebut.
IMPLEMENTASI BAURAN PROMOSI PADA USAHA KULINER RESTORAN BUMBU DESA CILEDUG DI MASA PANDEMI COVID-19 Liliyana Liliyana
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 5 No 4 (2020): November
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat 82,85% perusahaan terdampak oleh pandemi virus corona Covid-19. Berdasarkan sektornya, usaha akomodasi dan makan/minum merupakan yang paling banyak mengalami penurunan pendapatan, yakni 92,47%. Tidak terkecuali Restoran Bumbu Desa Ciledug yang baru saja dibuka pada bulan Agustus 2020, di masa pandemi Covid-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan pelaksanaan bauran promosi di Restoran Bumbu Desa Ciledug dan mengetahui cara promosi yang diterapkan di Restoran Bumbu Desa Ciledug di tengah pandemic Covid_19. Dalam penelitian ini digunakan metode deskriptif kualitatif untuk menggambarkan bauran promosi di Restoran Bumbu Desa Ciledug. Teknik pengumpulan data, penulis menggunakan menggunakan metode wawancara semiterstruktur yang melibatkan 3 orang penanggung jawab Restoran Bumbu Desa Ciledug, 3 orang pelanggan Restoran Bumbu Desa, serta dokumentasi dan observasi untuk mendapatkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Restoran Bumbu Desa Ciledug menggunakan beberapa teknik seperti SMS Blast, personal selling, promosi penjualan, memasang iklan di radio lokal dan memanfaatkan media sosial seperti Instagram, Facebook, Dengan melakukan teknik tersebut diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dari Restoran Bumbu Desa Ciledug di masa pandemi Covid-19.
PENGARUH MEDIA YOUTUBE PADA VIDEO TUTORIAL VAPING OFFICIAL VGOD TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN VAPERS TANGERANG SELATAN (SURVEI DILAKUKAN PADA AVTA ASOSIASI VAPORIZER TANGERANG) Liliyana Liliyana; Muhammad Nur Imam
Jurnal Akrab Juara Vol 3 No 3 (2018)
Publisher : Yayasan Akrab Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to find out how the influence of real media on youtube video vaping tutorials belonging to the official channel vgod to the level of knowledge of the vectors of South Tangerang. But with the sophistication of digital media, one of them through video, we can communicate, exchange information and even learn with anyone who is in other countries, and youtube serves as a research object because according to a survey that has been done on alexa. Com youtube ranking as the second site most visited by netizens around the world, so from youtube it is made object of research which then become subject of research is on vape user or vapers incorporated in AVTA community. Keywords: Tutorial, Vaporizer, Youtube
KONSTRUKSI PERSONAL BRANDING PENULIS FIKSI DI SOCIAL MEDIA (STUDI KASUS PENULIS FIKSI IKA NATASSA DI TWITTER) Fitri Ariani; Liliyana Liliyana
Jurnal Akrab Juara Vol 5 No 1 (2020)
Publisher : Yayasan Akrab Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami konstruksi personal branding dari seorang penulis fiksi dalam mengembangkan merek melalui aplikasi media sosial. Penelitian berfokus pada pengembangan merek pribadi penulis fiksi Ika Natassa pada aplikasi media sosial, Twitter dan Instagram. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan paradigma konstruktivis. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi literatur. Dari penelitian disimpulkan bahwa personal branding objek penelitian adalah personal branding yang tidak disengaja yang dibangun dari interaksi dengan audiens melalui media sosial. Meskipun personal branding dikonstruksi adalah personal branding yang tidak disengaja, tetapi personal branding ini mampu memenuhi semua kriteria Authentic Personal Branding Hubert K. Rampersad. Dalam mengembangkan merek pribadi, objek penelitian mencoba menjadi dirinya sendiri, mengelola aplikasi media sosialnya sendiri, mengembangkan merek pribadi yang sesuai dengan kepribadian aslinya, memegang moral yang baik dalam menggunakan media sosial, secara konsisten mengunggah pesan yang sesuai dengan merek pribadinya, memfokuskan merek pada bakat dan keterampilan inti sampai dia dapat dilihat sebagai ahli di bidangnya dan dipandang sebagai sosok unik yang berbeda dari orang lain, kepercayaan dan loyal terhadap merek pribadinya, juga terus meningkatkan dirinya
KOMODIFIKASI DAYA TARIK SEKSUAL PEREMPUAN DALAM IKLAN KONDOM SUTRA VERSI “MANTAP-MANTAP MAKIN MESRA (Analisis Semiotika Roland Barthes) Ferrari Lancia; Liliyana Liliyana; Abdul Aziz
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 6 No 3 (2021): Agustus
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58487/akrabjuara.v6i3.1540

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komodifikasi daya tarik seksual perempuan pada iklan Kondom Sutra Versi “Mantap-mantap Makin Mesra” yang tayang di YouTube dengan durasi sepanjang 30 detik. Metode penelitian dilakukan adalah dengan metode kualitatif berupa metode analisis Semiotika Roland Barthes. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah tayangan Iklan Kondom Sutra Versi Mantap Mantap Makin Mesra di YouTube, sementara objek penelitiannya adalah eksploitasi tubuh perempuan dalam Iklan Kondom Sutra Versi Mantap Mantap Makin Mesra. peneliti menggunakan analisis semiotoka dari Roland Barthes untuk mengetahui unsur-unsur daya tarik sex perempuan yang terdapat di dalam Iklan Kondom Sutra Versi Mantap Mantap Makin Mesra. Setelah itu peneliti menganalisis makna konotasi, denotasi, dan mitos pada data yang telah diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemasan yang berbau seksual dari perempuan ini dikemas sedemikian rupa sehingga dapat menarik perhatian pada audience. Cuplikan-cuplikan dari beberapa scene yang ditampilkan dalam iklan ini merepresentasikan mengenai komodifikasi yang terjadi baik pada Makna Denotasi, Makna Konotasi, hingga Mitos, mendeskripsikan realita bahwa kecantikan dan bentuk tubuh perempuan masih dieksploitasi dan melanggengkan konsep patriarki yang sudah lama terkonsep secara hirarki di dalam masyarakat. Hal tersebut dilakukan semata-mata untuk meraih perhatian dari calon konsumen yang pada akhirnya berdampak pada keputusan untuk membeli produk tersebut.
Communication Management of the Religious Harmony Forum of DKI Jakarta in Overcoming Intolerance and Radicalism Dudi Iskandar; Indah Suryawati; Liliyana Liliyana
Communicatus: Jurnal Ilmu komunikasi Vol 6, No 1 (2022): Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/cjik.v6i1.16659

Abstract

In two national surveys on tolerance, equality, and cooperation among religious communities conducted by the Ministry of Religious Affairs at 2019 and 2021, the DKI Jakarta harmony index was below the national average. This study aims to capture the activities and communication management patterns of the Religious Harmony Forum of DKI Jakarta, especially in overcoming intolerance and radicalism. Both intolerance and radicalism are often cited as triggers for the emergence of religious disharmony in DKI Jakarta. The results of this study show that, first, the communication management of the DKI Jakarta FKUB is not well-organized as a modern organization that always follows the developments based on communication and information technology. Second, the problem of the forum lies in the weakness of social regulations and government actions in implementing recommendations. Third, the role of this forum must be wider, and more innovative to support the country at a macro level to prevent intolerance and radicalism.