Articles
Personal Branding Nadiem Anwar Makarim Melalui Pidato Hari Guru
Kussanti, Devy Putri;
Murtiadi, Murtiadi
JURNAL TRIAS POLITIKA Vol 4, No 1 (2020): April 2020, Jurnal Trias Politika
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik Universitas Riau Kep
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33373/jtp.v4i1.2260
Sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Nadiem Makarim harus memiliki personal branding tersendiri yang digunakan untuk menunjukkan profesionalitasnya dalam melakukan tugas Negara dalam kancah pendidikan Indonesia. Suatu hal yang berbeda antara menjadi seorang CEO Gojek dengan seorang Menteri. Hal inilah yang harus diperhatikan lebih hati-hati dan seksama oleh Nadiem Makarim, karena apa yang diperbuat dan apa yang dibicarakan akan menjadi identitas dari seorang Nadiem Makarim sebagai seorang Menteri. Rumusan penelitian dalam penelitian ini adalah bagaimana personal branding Nadiem Anwar Makarim melalui pidato hari guru. Sedangkan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Jenis penelitian dengan menggunakan metode deskriptif. Yangmana data-data yang diperoleh kemudian dianalisa dan disimpulkan secara detail dan jelas sehingga kemudian akan terlihat bagaimana personal branding yang terbentuk dari seorang Nadiem Makarim ketika menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Nadiem Makarim menjadi viral setelah teks pidatonya beredar luas di media sosial. Banyak masyarakat yang mempertanyakan apakah beliau sanggup memperbaiki sistem pendidikan di Indonesia menjadi lebih baik, menjadikan para tenaga pengajar di seluruh lini tingkat pendidikan menjadi lebih berpotensi dan professional. Hal inilah yang di kemudian hari akan menjadi tolak ukur dalam penilaian masyarakat terhadap sosok Nadiem Makarim. Oleh karena itu, gebrakan pertama yang dilakukan adalah dengan membentuk personal branding beliau sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Kata kunci: Personal Branding, Pemerintahan, dan pidato hari guruÂ
Pelatihan Public Speaking Kepemanduan untuk Relawan Museum
Yulianti Fajar Wulandari;
Yan Bastian;
Murtiadi Murtiadi;
Mike Indarsih
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (357.993 KB)
|
DOI: 10.31294/jabdimas.v4i1.7705
Jakarta merupakan kota dengan destinasi wisata museum terbanyak di Indonesia, yakni sekitar 70 museum. Tema dan pengelolaan museum tersebut bervariasi, mulai dari yang bertema umum kesejarahan kota Jakarta sampai ke tema khusus seperti kehutanan, transportasi, bank dan lain sebagainya. Kepemilikan dan pengelolaannya pun bervariasi, mulai dari milik Pemprov DKI Jakarta sampai milik pribadi. Sehingga tiket masuknya pun bervariasi pula, dari yang gratis sampai yang ratusan ribu rupiah. Permasalahan utama museum-museum di Jakarta adalah kurangnya SDM terutama untuk pelayanan seperti pemandu museum. Ikatan Pemandu Museum Indonesia (IPMI) berupaya mengatasi permasalahan ini dengan menjaring generasi muda milenial untuk menjadi relawan museum. Relawan ini diberi pelatihan teknik berbicara didepan umum (public speaking) dengan materi seputar kepemanduan di museum. Pelatihan ini bertujuan untuk pertama, menjaring generasi muda milenial untuk menjadi relawan museum sebagai pemandu; kedua membekali relawam museum dengan keterampilan public speaking kepemanduan untuk bergiat di museum; ketiga untuk mengatasi masalah atas kurangnya tenaga pelayanan khususnya pemandu museum. Keterampilan kepemanduan di museum ini juga bermanfaat bagi para relawan dalam menambah pengetahuan dan pengalaman yang mungkin berguna untuk bekerja di bidang kepariwisataan khususnya kepemanduan di museum.
KEBIJAKAN PUBLIK PELAYANAN ADMINISTRASI PERNIKAHAN DALAM MEMBANGUN CITRA POSITIF KEMENTERIAN AGAMA RI
Murtiadi Murtiadi
J-IKA : Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung Vol 3, No 1 (2016): Jurnal J-IKA
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31294/kom.v3i1.1229
ABSTRAKKantor Urusan Agama sebagai ujung tombak Kementerian Agama dalam melayani masyarakat di bidang keagamaan memiliki peran yang sangat krusial. Kantor Urusan Agama (KUA) adalah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Urusan Agama Islam Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama Islam RI yang berada di tingkat Kecamatan, satu tingkat dibawah Kantor Kementerian Agama tingkat Kota/Kabupaten. KUA memiliki Tugas Pokok dan Fungsi (tupoksi) melaksanakan sebagian tugas Kantor Kementerian Agama Kota/Kabupaten di bidang urusan agama Islam dan membantu pembangunan pemerintahan umum di bidang agama di tingkat kecamatan. Strategi Komunikasi Kebijakan Publik Pelayanan Administrasi Pernikahan Dalam Membangun Citra Positif Kementerian Agama RI (Studi Kasus Kualitas Pelayanan Administrasi Pernikahan Di KUA Kecamatan Pulogadung). Penelitian ini menggunakan metode paradigma konstruktivis dengan pendekatan kualitatif menggunakan analisa studi kasus, untuk menggambarkan Strategi Komunikasi Kebijakan Publik Pelayanan Administrasi Pernikahan Dalam Membangun Citra Positif Kementerian Agama RI. Objek penelitian ini adalah Kualitas Pelayanan Administrasi Pernikahan Di KUA Kecamatan Pulogadung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya suatu usaha pembuktian bahwa Strategi Komunikasi Kebijakan Publik Pelayanan Administrasi Pernikahan Dalam Membangun Citra Positif Kementerian Agama RI . Sudah cukup baik dilaksanakan sesuai Tugas Pokok dan Fungsi dari KUA. Kata Kunci: Strategi Komunikasi Kebijakan Publik, Kualitas Pelayanan Administrasi Pernikahan, Citra Kementrian Agama RI ABSTRACT Office of Religious Affairs as the spearhead of the Ministry of Religious in serving the people in the religious field has a very crucial role. Religious Affairs Office (KUA) is a Technical Implementation Unit (TIU) Directorate of Islamic Affairs Directorate General of the Ministry of Islamic Guidance of Islamic Religion RI located at district level, one level below the level of the Ministry of Religious City / Regency. RAO has a Main Duties and Functions (TOR) carry out some tasks Religious Affairs Office of the City / County in the field of Islamic religious affairs and help the development of public administration in the field of religion at the district level. Communication Strategy for Public Policy Administration Services Marriage In Building Positive Image Ministry of Religious Affairs (Case Study of Service Quality Administrative District of Marriage In KUA Pulogadung). This study uses a constructivist paradigm with qualitative approach using case study analysis, to illustrate the Communication Strategy for Public Policy Administration Services Marriage In Building Positive Image Ministry of Religious Affairs. The object of this study is the Quality of Administrative Services Marriage In KUA District of Pulogadung. The results showed that the existence of a business proving that the Communications Strategy for Public Policy Administration Services Marriage In Building Positive Image Ministry of Religious Affairs. Already quite well implemented in accordance Main Duties and Functions of KUA. Keywords: Public Policy Communications Strategy, Quality of Marriage Administrative Services, Citra Ministry of Religious Affairs
STRATEGI KREATIF PRODUSER DALAM MEMPERTAHANKAN EKSISTENSI PROGRAM MISSION X TRANSTV
Murtiadi Murtiadi
J-IKA : Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung Vol 6, No 1 (2019): APRIL 2019
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (261.506 KB)
|
DOI: 10.31294/kom.v6i1.5197
Mission X merupakan salah satu program game show yang ditayangkan oleh TRANS TV, tantangan bagi Produser yaitu penonton atau masyarakat yang kian hari semakin cerdas dalam memilih sebuah tayangan. Hal ini menarik peneliti untuk mengetahui bagaimana strategi kreatif produser dalam mempertahankan eksistensi program Mission X pada stasiun televisi TRANS TV. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana strategi kreatif produser dalam mempertahankan eksistensi program Mission X pada stasiun televisi TRANS TV. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan penelusuran dokumen dan diakhiri dengan analisis. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu bagi Produser dan tim, komunikasi merupakan hal yang mempengaruhi keberhasilan dalam tim. Seorang Produser dalam menentukan strategi kreatif program Mission X berlandaskan pada elemen-elemen sebagai berikut: target penonton, bahasa naskah, format acara, punching line, gimmick and funfare, clip hanger, time and bumper, penata artistik, music and fashion, ritme dan birama acara, andago dan music track untuk ID tune, general rehearsel (GR), dan interactive program. Eksistensi program Mission X dapat bertahan dikarenakan adanya strategi kreatif yang selalu berinovasi dan komunikasi yang sudah terjalin dengan baik.
Personal Branding Nadiem Anwar Makarim Melalui Pidato Hari Guru
Devy Putri Kussanti;
Murtiadi Murtiadi
JURNAL TRIAS POLITIKA Vol 4, No 1 (2020): April 2020, Jurnal Trias Politika
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik Universitas Riau Kep
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33373/jtp.v4i1.2260
Sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Nadiem Makarim harus memiliki personal branding tersendiri yang digunakan untuk menunjukkan profesionalitasnya dalam melakukan tugas Negara dalam kancah pendidikan Indonesia. Suatu hal yang berbeda antara menjadi seorang CEO Gojek dengan seorang Menteri. Hal inilah yang harus diperhatikan lebih hati-hati dan seksama oleh Nadiem Makarim, karena apa yang diperbuat dan apa yang dibicarakan akan menjadi identitas dari seorang Nadiem Makarim sebagai seorang Menteri. Rumusan penelitian dalam penelitian ini adalah bagaimana personal branding Nadiem Anwar Makarim melalui pidato hari guru. Sedangkan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Jenis penelitian dengan menggunakan metode deskriptif. Yangmana data-data yang diperoleh kemudian dianalisa dan disimpulkan secara detail dan jelas sehingga kemudian akan terlihat bagaimana personal branding yang terbentuk dari seorang Nadiem Makarim ketika menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Nadiem Makarim menjadi viral setelah teks pidatonya beredar luas di media sosial. Banyak masyarakat yang mempertanyakan apakah beliau sanggup memperbaiki sistem pendidikan di Indonesia menjadi lebih baik, menjadikan para tenaga pengajar di seluruh lini tingkat pendidikan menjadi lebih berpotensi dan professional. Hal inilah yang di kemudian hari akan menjadi tolak ukur dalam penilaian masyarakat terhadap sosok Nadiem Makarim. Oleh karena itu, gebrakan pertama yang dilakukan adalah dengan membentuk personal branding beliau sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Kata kunci: Personal Branding, Pemerintahan, dan pidato hari guru
Pentingnya Public Speaking Guna Peningkatan Kualitas Komunikasi Pada Anggota Koperasi Simpan Pinjam CU Bererod Gratia
Pramelani Pramelani;
Murtiadi Murtiadi
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (647.61 KB)
|
DOI: 10.31294/jabdimas.v5i2.11543
Berdasarkan sesuai kebutuhan dari mitra dimana untuk mempermudah baik dalam pekerjaan sehari-hari dalam menghadapi banyak orang maupun dapat mengasah diri dalam berkomunikasi yang baik. Maka, skill public speaking sangat diperlukan bagi setiap individu. Public speaking bukan semata-mata bakat, tetapi harus dipelajari atau dilatih. Melihat pentingnya public speaking dan kebutuhan mitra, maka para dosen dan mahasiswa tergerak untuk mengadakan webinar pengabdian masyarakat berjudul “Public Speaking”. Para dosen dan beberapa mahasiswa diberi kesempatan untuk mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat setiap semester dalam pemenuhan Tridharma Perguruan Tinggi. Berdasarkan kebutuhan terhadap public speaking dari pihak mitra yakni Koperasi Simpan Pinjam CU Bererod Gratia, oleh karena itu para tim mengadakan Webinar Pengabdian Masyarakat Public Speaking pada hari Sabtu, 2 Oktober, pukul 10.00 WIB. Dengan metode pemaparan materi yang diberikan oleh tutor dan melalui proses tahapan awal sampai akhir evaluasi sehingga acara pengabdian masyarakat tersebut dapat berjalan lancar dan sukses sesuai dengan yang diharapkan oleh panitia. Para peserta merasa puas dengan acara tersebut dan pihak mitra pun berharap acara pengabdian masyarakat ini dapat terus berlanjut.
Virtual Tour Sebagai Media Komunikasi Digital Dalam Pelayanan Museum Kehutanan Di Masa Pandemi Covid-19
Yulianti Fajar Wulandari;
Lymbarski Caesariano;
Murtiadi Murtiadi;
Yan Bastian
Jurnal Media Penyiaran Vol. 1 No. 1 (2021): Juni 2021
Publisher : LPPM UBSI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (5761.014 KB)
|
DOI: 10.31294/jmp.v1i1.389
Kasus perdana COVID-19 diumumkan Pemerintah Indonesia di pertengahan Maret 2020. Untuk memutus penyebaran virus corona, diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar. Kebijakan PSBB menghimbau semua aktifitas dilakukan dari rumah, seperti bekerja dan belajar. Museum sebagai salah satu destinasi wisata, sangat terdampak karena tidak dapat beroperasi. Sekolah pun sulit mengadakan study tour (wisata edukasi) ke museum sebagai agenda tahunan. Museum Kehutanan yang dikelola Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, berlokasi di Jakarta Pusat, turut terdampak. Museum ini menyajikan wisata edukasi lingkungan hidup dan kehutanan. Dampak pandemi terlihat dari menurunnya tingkat kunjungan, sehingga pelayanan publik tidak maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan pemanfaatan virtual tour sebagai media komunikasi digital dalam pelayanan Museum Kehutanan di masa pandemi. Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data-data diperoleh dari hasil wawancara, pengamatan lapangan, dokumentasi foto kegiatan dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan pandemi membuat pengelola Museum Kehutanan melakukan transformasi digital dalam pelayanan publiknya. Museum Kehutanan memanfaatkan media komunikasi digital berupa virtual tour untuk memfasilitasi kunjungan sekolah ke museum secara daring. Virtual tour dilakukan dengan aplikasi zoom dan memanfaatkan media sosial untuk mempromosikannya. Hasil kuesioner yang disebar Museum Kehutanan di akhir virtual tour memperlihatkan respon positif dari para siswa dan guru yang mengikuti kegiatan tersebut.
Peningkatan Kinerja Karyawan Melalui Gaya Komunikasi Manajer Restoran Nanny’s Pavillon Mall Cipinang Indah
Murtiadi Murtiadi;
Yulianti Fajar Wulandari;
Yan Bastian;
Lymbarski Caesariano;
Sultan Hikmawan
Jurnal Media Penyiaran Vol. 1 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : LPPM UBSI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (863.258 KB)
|
DOI: 10.31294/jmp.v1i2.897
Dalam suatu perusahaan, peran manager sebagai seorang pemimpin memiliki tanggung jawab yang besar dalam mengelola organisasi. Oleh karena itu, komunikasi organisasi yang didalamnya terdapat komunikasi kepemimpinan perlu diterapkan seorang manager dalam upaya meningkatkan kinerja terhadap karyawan (bawahannya). Sehingga berpengaruh terhadap motivasi kerja dan peningkatan penjualan. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui gaya komunikasi Resto Manager (RM) Nanny’s Pavillon Mall Cipinang Indah yang diterapkan dalam meningkatkan motivasi kerja karyawan. Adapun teori-teori yang digunakan adalah komunikasi organisasi, komunikasi kepemimpinan, gaya komunikasi, motivasi kerja, serta tinjauan pustaka terkait restoran Nanny’s Pavillon Mall Cipinang Indah. Sedangkan metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumplan data yang dilakukan yaitu dengan menggunakan data primer (wawancara mendalam / indepth interview dan observasi) dan data sekunder (dokumentasi foto, struktur organisasi, dan kepustakaan).Hasil Penelitian pada Resto Manager Nanny’s Pavillon Mall Cipinang Indah adalah gaya kepemimpinan yang bersifat Demokratis. Resto Manager menerapkan sikap gaya kepemimpinan demokratis kepada para karyawannya dalam operasional kerja. Sikap demokratis terlihat dari sikap Resto Manager yang menerima masukan, saran maupun ide dari para karyawan. Ketika terjadi suatu permasalahan di restoran, seorang Resto Manager melibatkan para karyawannya dalam pengambilan keputusan.
Rebranding Dalam Industri Media (Studi Kasus iNews TV)
Muhammad Anggi Azhar Pratama;
Yan Bastian;
Yulianti Fajar Wulandari;
Murtiadi Murtiadi;
Lymbarski Caesariano
Jurnal Media Penyiaran Vol. 2 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : LPPM UBSI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1272.872 KB)
|
DOI: 10.31294/jmp.v2i1.1158
Pada 6 April 2015, SindoTV berubah menjadi iNews TV singkatan dari Indonesia News Televisi. Rebranding ini diharapkan mampu membuat iNews TV bersaing dengan stasiun televisi lainnya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana proses Rebranding Sindo TV menjadi iNews TV dalam perkembangan industri media. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori komunikasi organisasi dan teori mediamorfosis. Paradigma yang digunakan adalah post-positivisme dengan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif untuk menggambarkan secara nyata bagaimana proses Rebranding Sindo TV menjadi iNews TV. Wawancara dan observasi terhadap subjek penelitian sebagai sumber yang memahami dan memiliki kompetensi atas informasi dari objek penelitian, yakni informan dari Sales dan Marketing Departement, serta data lainnya dari berbagai sumber yang dapat dipercaya. Hasil penelitian menunjukkan proses rebranding Sindo TV menjadi iNews TV dalam perkembangan industri media bersifat positif dan mengalami kemajuan yang progressive. Terbukti selama 2 tahun perjalanannya iNews TV mampu menampilkan diri dengan baik dan kemajuannya meningkat, bahkan memasuki tahun kedua (April 2017), iNews TV telah berhasil dikenal oleh pengiklan, agensi dan public dengan performance yang baik sehingga menjadi salah satu stasiun televisi berita pilihan masyarakat.
Tantangan Komunikasi di Era Digital: Memahami Generasi Z
Yulianti Fajar Wulandari;
Mareta Puri Rahastine;
Heri Afianto;
Yan Bastian;
Murtiadi Murtiadi
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol 4 No 1 (2023): Al-Mikraj, Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37680/almikraj.v4i1.4058
The aim of this research is to analyze Communication Challenges in the Digital Era and Understanding Generation Z. This research is a Literature review. Data collection using documentation from Google School. Data analysis using Systematic Literature Review (SLR). Communication challenges in the current digital era, especially in interacting with Generation Z, is a very wide expansion of the communication field through various digital platforms, such as social media, instant messaging, and online content. Generation Z has unique characteristics that influence the way they communicate, such as a preference for short messages, images and videos that are effective in conveying messages. Understanding and adapting your communication style to them is important for building strong and effective relationships. In addition, it must be acknowledged that Generation Z has a high level of technological awareness, which can raise privacy and security issues that must be managed wisely in an effort to establish successful communication with this generation.