Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MODEL PEMBELAJARAN ARTIKULASI DAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SDN PAMIJAHAN 02 Aden Setiawan; Teti Apriyanti; Iriani Oktavia
DIDAKTIKA AULIA Vol. 2 No. 1 (2022): Didaktika Aulia, Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : STAI AL-AULIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran artikulasi terhadap hasil belajar pada mata pelajaran PAI di SDN Pamijahan 02 dan mengetahui seberapa pengaruh model pembelajaran artikulasi terhadap hasil belajar Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Mei-Juli 2022 di SDN Pamijahan 02 Kecamatan Pamijahan Bogor. Metode penelitian yang dilakukan secara terstruktur dan terperincidengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yaitu sampling jenuh karena jumlah populasi relatif kecil kurang dari 30 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket. Sedangkan teknik korelasi yang digunakan adalah product moment. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara model pembelajaran artikulasi terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai rhitung sebesar 0,790 yang terletak antara 0,70-0,89. Berdasarkan pedoman tabel korelasi product moment yang digunakan maka dapat dikatakan bahwa antara variabel X dan Y terdapat korelasi yang kuat atau tinggi dengan nilai KD 62,4%.
MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DAN PENGARUHNYA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI MADRASAH ALIYAH AULIA Aden Setiawan; Ahmad Fahruroji; Heni Pawwajiah
DIDAKTIKA AULIA Vol. 2 No. 2 (2022): Didaktika Aulia, Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : STAI AL-AULIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning tehadap Hasil Belajar Siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif serta menggunakan pendekatan “Field Research” (meghimpun data dan fakta dari objek penelitian) dan pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket dan dokumentasi. Jumlah populasi dalam penelitian ini terdapat 79 siswa, kemudian untuk pengambilan sampel peneliti mengambil 30 siswa. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning tehadap Hasil Belajar Siswa, dengan diketahui nilai korelasi ???? ???????? sebesar 0,930 dengan nilai t hitung 13,369 dan pada taraf signifikansi 5% 2,05. Taraf signifikansi t hitung 13,369 > t tabel 2,05. Hal ini menunjukan Ha (hipotesis alternatif) di terima dan terdapat pengaruh yang signifikan serta mempunyai pengaruh kontribusi sebesar 86% antara Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning tehadap Hasil Belajar Siswa di Madrasah Aliyah Aulia Aulia.
BENTENG MORAL GENERASI MUDA: BENTUK, EFEKTIVITAS, DAN PERAN STRATEGIS MAJELIS TAKLIM RAUDHOTUL MUTA'ALIMIN DALAM MENANGGULANGI DEKADENSI MORAL REMAJA DI KP. CIASMARA HILIR BOGOR Aden Setiawan; Teti Apriyanti; Neng Siti Khoerunnisa
TAZKIYAH Vol. 8 No. 1 (2026): Tazkiyah: Jurnal Ilmiah Lintas Kajian
Publisher : STAI AL-AULIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maraknya fenomena penurunan etika, pergaulan bebas, serta krisis karakter di kalangan generasi muda akibat arus digitalisasi menjadi latar belakang utama dilakukannya kajian ini. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan pendekatan kausalitas. Sampel penelitian mencakup seluruh remaja jamaah majelis taklim sebanyak 20 orang yang diambil menggunakan teknik sampling jenuh (total sampling). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terstruktur, wawancara mendalam, dokumentasi kegiatan, serta penyebaran angket (kuesioner) berskala Likert. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial, mencakup uji korelasi Pearson Product Moment, uji signifikansi (uji t), dan koefisien determinasi (KD). Hasil analisis menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan Majelis Taklim Raudhotul Muta'alimin berada pada kategori cukup (skor rata-rata 42,00), dan kondisi pemeliharaan moral remaja juga berada pada kategori cukup (skor rata-rata 42,50). Berdasarkan uji korelasi, diperoleh nilai rhitung sebesar 0,449 yang lebih besar daripada rtabel sebesar 0,444 pada taraf signifikansi 5% (df = 18). Hal ini membuktikan adanya hubungan positif dan signifikan dengan tingkat keeratan sedang/cukup antara kegiatan majelis taklim dan upaya pencegahan dekadensi moral remaja. Nilai koefisien determinasi sebesar 20,16% mengindikasikan bahwa pembinaan majelis taklim berkontribusi positif sebesar 20,16% terhadap pembentukan moralitas remaja, sedangkan 79,84% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal lain seperti pengawasan keluarga, pergaulan sebaya, serta media sosial. Dengan demikian, Majelis Taklim Raudhotul Muta'alimin terbukti memiliki peran penting sebagai wadah transformasi nilai keagamaan dan benteng moralis generasi muda di era modern.