Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PEMAHAMAN TENTANG KONSEP SURGA NERAKA DAN PENGARUHNYA TERHADAP TINGKAT KETAATAN BERIBADAH SISWA: Studi Kasus di MTs. Ar-Rosudiniyah Bogor Teti Apriyanti
TAZKIYAH Vol. 1 No. 1 (2019)
Publisher : STAI AL-AULIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.684 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemahaman tentang konsep surga dan neraka terhadap ketaatan beribadah siswa di MTs. Ar-Rosudiniyah. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Kuantitatif dengan sampel 33 siswa. Sumber data penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Guru, staff, dan siswa. Instrumen pada penelitian ini adalah lembar observasi, angket/kuesioner, dan tes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang kuat antara tingkat pemahaman siswa tentang surga dan neraka terhadap ketaatan beribadah siswa. Hal ini dapat dilihat dari perolehan hasil perhitungan statistik rxy dengan rumus korelasi “r” product moment sebesar 0,734, dan setelah dikonsultasikan dengan tabel r pruduct moment, nilai r tabel pada taraf signifikansi 5% sebesar 0,355. Dengan demikian, 0,734 > 0,355, dan telah terbukti kebenaran hipotesis alternatif (Ha) yang berbunyi “Ada hubungan positif yang signifikan, antara pemahaman tentang surga dan neraka terhadap ketaatan beribadah siswa di MTs Ar-Rosudiniyah” diterima atau disetujui. Dan Ho yang berbunyi “Tidak ada hubungan positif yang signifikan, antara pemahaman tentang surga dan neraka terhadap ketaatan beribadah siswa di MTs Ar-Rosudiniyah” ditolak. Kata kunci: Ketaatan Ibadah, Konsep Surga Neraka
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN RESITASI MELALUI METODE JIGSAW TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA : Studi Komparasi pada Siswa Kelas X MA Aulia Cibungbulang Bogor Teti Apriyanti
TAZKIYAH Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : STAI AL-AULIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.396 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian populasi. Terdapat dua kelompok populasi yang menjadi objek dalam penelitian ini, yaitu populasi target dan populasi terjangkau. Populasi target dalam penelitian ini seluruh siswa MA Aulia Bogor, sedangkan populasi terjangkau dalam penelitian ini adalah siswa-sisei kelas X MA Aulia Bogor. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, terdapat perbedaan dari kedua kelompok objek penelitian. Hasil perhitungan hipotesis postest dengan melalui uji-t pada taraf kepercayaan α=0,05 yaitu diperoleh hasil thitung > ttabel yaitu 2,387 > 2,002. Ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara proses pembelajaran Al-Qur’an Hadits yang menggunakan metode resitasi dan jigsaw dengan pembelajaran Al-Qur’an Hadits yang hanya menggunakan metode jigsaw saja.
STRATEGI KOMUNIKASI GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Teti Apriyanti Teti Apriyanti
TAZKIYAH Vol. 3 No. 1 (2021)
Publisher : STAI AL-AULIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.949 KB)

Abstract

Studi ini menggaris bawahi peran seorang guru bimbingan konseling dalam meningkatkan motivasi belajar kepada siswa-siswanya, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Komunikasi merupakan sebuah aktifitas yang selalu dilakukan manusia. Manusia berkomunikasi untuk membangun kontak sosial dengan orang disekitarnya dan untuk mempengaruhi orang lain untuk merasa, berpikir, atau berprilaku sebagaimana yang diinginkan. Namun tujuan utama komunikasi adalah mengendalikan lingkungannya secara fisik dan psikologis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang digunakan guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa adalah dengan komunikasi antarpribadi dan komunikasi kelompok dengan sifat komunikasi tatap muka (face to face communication). Dalam pelaksanaan penerapan strategi komunikasi ini, terdapat dua faktor, yakni penunjang dan penghambat keberhasilan strategi komunikasi tersebut. Faktor penunjang keberhasilan strategi komunikasi ini adalah penguasaan bahasa, sarana komunikasi, kemampuan berpikir, serta lingkungan yang baik. Adapun faktor-faktor yang dapat menghambat keberhasilan strategi komunikasi ini adalah hambatan sosio-antropsikologis, psikologis, semantik, mekanis, dan ekologis.
OPTIMALISASI LAYANAN BIMBINGAN DAN KOSELING Teti Apriyanti
DIDAKTIKA AULIA Vol. 1 No. 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : STAI AL-AULIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.555 KB)

Abstract

Pemberian bimbingan dan konseling adalah suatu proses memberi bantuan yang diberikan kepada siswa secara terus menerus supaya tercapai kemandirian dalam pemahaman diri, sehingga siswa sanggup mengarahkan dirinya sesuai dengan tuntutan dan keadaan lingkungan sekolah, masyarakat dan keluarga. Dengan adanya bimbingan dan konseling diharapkan dapat memberikan solusi bagi peserta didik di sekolah. Supaya siswa didik menjadi lebih baik dan memiliki mental yang sehat. Untuk itu tujuan dari penelitian ini ialah peneliti ingin mengetahui layanan bimbingan dan konseling dengan kesehatan mental siswa di MTs Aulia Cibungbulang Bogor. Artikel ini bertujuan mengkaji optimalisasi fungsi layanan bimbingan dan konseling untuk menciptakan kesejahteraan siswa di sekolah. Kesejahteraan siswa di sekolah dapat terwujud dengan tujuh jalur menuju siswa sejahtera, yaitu membangun komunitas sekolah yang saling mendukung, menghargai dan terbuka; mengembangkan nilai-nilai prososial; menyediakan lingkungan belajar yang aman; meningkatkan pembelajaran sosial-emosional; menggunakan pendekatan berbasis kekuatan; menumbuhkan rasa kebermaknaan dan tujuan; dan mendorong siswa untuk bergaya hidup sehat. Tujuh jalur tersebut dapat diwujudkan dengan dimilikinya suatu sumberdaya konselor yang mampu menjalankan fungsi dari layanan bimbingan dan konseling sebagaimana mestinya dengan modal personal, profesional dan modal sarana dan prasarana seperti tempat dan instrumen yang mendukung dalam mengidentifikasi permasalahan atau hambatan siswa di sekolah dalam mengembangkan potensinya secara maksimal.
MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM komarudin; Teti Apriyanti
TAZKIYAH Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Lintas Kajian
Publisher : STAI AL-AULIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian Masyarakat adalah mata kuliah wajib yang harus dilaksanakan oleh mahasiswa. Pengabdian Masyarakat merupakan wujud nyata dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu aspek pengabdian. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat Desa Gunung Picung Kp. Langkob RW.011, maka terjadi sinergi antara perguruan tinggi dengan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat desa tentang seberapa pentingnya pendidikan melalui Bimbingan Belajar dan Pengajian TPQ pada anak-anak usia sekolah. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah kegiatan pendampingan pendidikan masyarakat melalui BimBel, pengajian TPQ, dan pengajian ibu-ibu. Mitra dari kegiatan ini adalah warga Desa Gunung Picung tempatnya Kp. Langkob RT.002/RW.011 yang terdiri dari anak-anak usia sekolah dan orang tua. Setelah kegiatan dilaksanakan selama satu bulan penuh, masyarakat menyadari betapa pentingnya pendidikan dan bimbingan belajar, dan pentingnya pendidikan agama melalui pengajian TPQ. Hal ini dapat dilihat dari semangat dan antusias masyarakat dalam mengikuti program kerja yang diselenggarakan oleh kelompok PENGABDIAN STAI Al-Aulia 2022
MODEL PEMBELAJARAN ARTIKULASI DAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SDN PAMIJAHAN 02 Aden Setiawan; Teti Apriyanti; Iriani Oktavia
DIDAKTIKA AULIA Vol. 2 No. 1 (2022): Didaktika Aulia, Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : STAI AL-AULIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran artikulasi terhadap hasil belajar pada mata pelajaran PAI di SDN Pamijahan 02 dan mengetahui seberapa pengaruh model pembelajaran artikulasi terhadap hasil belajar Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Mei-Juli 2022 di SDN Pamijahan 02 Kecamatan Pamijahan Bogor. Metode penelitian yang dilakukan secara terstruktur dan terperincidengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yaitu sampling jenuh karena jumlah populasi relatif kecil kurang dari 30 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket. Sedangkan teknik korelasi yang digunakan adalah product moment. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara model pembelajaran artikulasi terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai rhitung sebesar 0,790 yang terletak antara 0,70-0,89. Berdasarkan pedoman tabel korelasi product moment yang digunakan maka dapat dikatakan bahwa antara variabel X dan Y terdapat korelasi yang kuat atau tinggi dengan nilai KD 62,4%.
POLA ASUH ORANG TUA DAN HUBUNGANNYA DENGAN MINAT BELAJAR SISWA DI MTS AL-IDRUS BOGOR Irawati; Teti Apriyanti
DIDAKTIKA AULIA Vol. 2 No. 2 (2022): Didaktika Aulia, Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : STAI AL-AULIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minat Belajar adalah aspek psikologi seseorang yang menampakkan diri dalam beberapa gejala, seperti: gairah, keinginan, perasaan suka untuk melakukan proses perubahan tingkah laku melalui berbagai kegiatan yang meliputi mencari pengetahuan dan pengalaman. Penelitian ini menggunakan metode survey untuk mengumpulkan data dan studi korelasional untuk mendapatkan informasi mengenai hubungan pola asuh dengan minat belajar siswa. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada korelasi/hubungan antara pola asuh dan minat belajar siswa. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa di MTs Al-Idrus yang berjumlah 300 siswa, dengan komposisi kelas VII 101 siswa, kelas VIII 106 siswa, dan kelas IX 93 siswa, dan yang menjadi sampel pada penelitian ini adalah 90 siswa (30% dari jumlah populasi) dengan sistem random sampling dari setiap kelasnya. Penelitian ini dilakukan pada semester genap tahun pelajaran 2021/2022. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara pola asuh orang tua dengan minat belajar siswa. Hubungan antara variabel X (pola asuh orang tua) dengan variabel Y (minat belajar siswa) adalah signifikan (sig.) sebesar 0.000 lebih kecil dari 0.05. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara pola asuh orang tua dengan minat belajar siswa di MTs Al-Idrus Ciseeng Kabupaten Bogor.
PENGARUH INTENSITAS PENGGUNAAN SMARTPHONE TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM E. Madyunus; Teti Apriyanti; Fachturrahmah Nur Antika
DIDAKTIKA AULIA Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI AL-AULIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intensitas penggunaan smartphone adalah tingkat keseringan seseorang dalam menggunakannya untuk memenuhi aktivitas kesehariannya agar lebih fleksibel, efesien dan berkualitas yang tentunya penggunaan smartphone mempunyai dampak positif bagi manusia namun dapat berdampak negatif jika tidak dipergunakan sebagaimana mestinya. penelitian yang digunakan adalah metode statistik deskriptif analisis dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yaitu random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket atau kuesioner, yakni teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pernyataan tertulis kepada responden. Dengan subjek penelitian siswa SMP Pelita kelas VIII yang berjumlah 40 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Intensitas Penggunaan Smartphone memberikan pengaruh yang cukup signifikan terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam siswa kelas VIII SMP Pelita. Hasil analisis korelasi product moment yang menunjukkan hasil sebesar 0,425. Dengan pengujian hipotesis melaui uji t yakni 2,910. Jika dikonsultasikan dengan tabe; t signifikansi dengan df=38 maka diperoleh t tabel sebesar 1,686. Selain itu, kontribusi intensitas penggunaan smartphone terhadap hasil belajar pendidikan agama islam siswa kelas VIII SMP Pelita menunjukkan KD=18%. Dengan demikian terdapat pengaruh yang cukup signifikan dari Intensitas Penggunaan Smartphone Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa Kelas VIII SMP Pelita.
PENGARUH METODE QIRA’ATI TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN PADA SISWA KELAS VIII: Studi Kasus di MTS Tahfidz Al-Falakiyah Pagentongan Kota Bogor Ahmad Fahruroji; Teti Apriyanti; Sita Dewi Agustina
DIDAKTIKA AULIA Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnla Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI AL-AULIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kemampuan Membaca Al-Qur’an dan mengetahui Seberapa Besar Pengaruh Metode Qira’ati terhadap Kemampuan Membaca Al-Quran pada Siswa Kelas VII Mts Tahfidz Al-Falakiyah. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1.) Metode qiro’ati di Mts Tahfidz AlFalakiyah Bogor termasuk pada kategori “cukup baik” yaitu dengan rata-rata sebesar 47,2. 2.) Kemampuan Membaca Al-Qur’an di Mts Tahfidz Al-Falakiyah Bogor termasuk pada kategori “cukup baik” yaitu dengan rata-rata sebesar 70,7. 3.) Pengaruh metode qiro’ati terhadap kemampuan membaca al-qur’an pada siswa kelas VII Mts Tahfidz Al-Falakiyah Bogor memiliki kolerasi yang “Sedang”. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji korelasi sebesar 0,502 yang terletak pada derajat nilai 0,40 s/d 0,599 (korelasi sedang). Lalu, dalam hasil uji signifikansi, memperoleh hasil sebesar 3,071 yang lebih besar dari ttabel 2,032. Karena thitung > ttabel maka hasil perhitungan tersebut menunjukkan adanya pengaruh metode qiro’ati terhadap kemampuan membaca al-qur’an pada siswa kelas VII Mts Tahfidz AlFalakiyah Bogor. Artinya metode qiro’ati dapat mempengaruhi kemampuan membaca al-quran apabila lebih banyak digunakan dalam proses pembelajaran al-qur’an di Mts Tahfidz A-Falakiyah. Metode qiro’ati memberikan pengaruh sebesar 25% terhadap kemampuan membaca al-qur’an pada siswa kelas VII Mts Tahfidz Al-Falakiyah Bogor, dan 75% lainnya merupakan faktor lain, yang dapat mempengaruhi kemampuan membaca al-qur’an siswa seperti faktor internal maupun eksternal.