Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

The Secret of Sandwich Generational Resilience: Finding Mental Well-Being Through Attachment to God Christina Widhigdo, Jessica; Hery Saputra, Christine; Chrestella Valencia, Shannon
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 13, No 1 (2025): Volume 13, Issue 1, Maret 2025
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v13i1.18921

Abstract

The sandwich generation faced high psychological pressure due to dual responsibilities in caring for elderly parents and children while also meeting economic demands. Psychological factors, such as attachment to God, could serve as an effective coping mechanism in enhancing their resilience and mental well-being. This study aimed to examine the role of attachment to God in mediating the relationship between resilience and mental well-being in the sandwich generation. A quantitative research approach with a correlational design was employed, where data were collected through questionnaires distributed to individuals categorized as part of the sandwich generation (N = 250) and analyzed using mediation regression techniques. The findings indicated that attachment to God played a significant role in strengthening the effect of resilience on mental well-being. Individuals with a high level of attachment to God demonstrated greater resilience and higher mental well-being compared to those with lower attachment. The implications of this study highlighted the importance of spirituality in psychological intervention strategies for the sandwich generation, suggesting that spirituality-based programs, such as faith-based therapy or religious community support, could serve as effective approaches to enhancing their mental resilience. Generasi sandwich menghadapi tekanan psikologis tinggi akibat tanggung jawab ganda dalam merawat orang tua lanjut usia dan anak-anak sekaligus memenuhi tuntutan ekonomi. Faktor psikologis seperti kelekatan kepada Tuhan dapat menjadi mekanisme koping yang efektif dalam meningkatkan resiliensi dan kesejahteraan mental mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran kelekatan kepada Tuhan dalam memediasi hubungan antara resiliensi dan kesejahteraan mental generasi sandwich. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada individu dalam kategori generasi sandwich (N = 250) dan dianalisis menggunakan teknik regresi mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelekatan kepada Tuhan berperan signifikan dalam memperkuat efek resiliensi terhadap kesejahteraan mental. Individu dengan tingkat kelekatan kepada Tuhan yang tinggi menunjukkan tingkat resiliensi yang lebih baik serta kesejahteraan mental yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang memiliki kelekatan rendah. Implikasi penelitian ini menyoroti pentingnya aspek spiritual dalam strategi intervensi psikologis bagi generasi sandwich, di mana program berbasis spiritualitas seperti terapi berbasis keimanan atau dukungan komunitas keagamaan dapat menjadi pendekatan efektif dalam meningkatkan ketahanan mental mereka.
Rancangan Rancangan Aplikasi TrashHero: Platform Peduli Lingkungan untuk Generasi Muda: Indonesia Carolyn, Grace; Gracia Stefani Tanujaya Santoso; Jennifer Feliciana Djoyo; Velli Gracia; Marcia; Helen Bastian; Evelyn Natalia; Jessica Christina Widhigdo
Jurnal Ilmiah Media Sisfo Vol 19 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Media Sisfo
Publisher : LPPM Universitas Dinamika Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33998/mediasisfo.2025.19.1.2058

Abstract

Pembuangan sampah sembarangan merupakan masalah lingkungan yang mendesak di Indonesia, dengan timbunan sampah nasional mencapai 21,1 juta ton pada tahun 2022, di mana 7,2 juta ton di antaranya belum terkelola dengan baik. Situasi ini berdampak serius pada kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi "TrashHero" sebagai solusi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak pembuangan sampah sembarangan dan menyediakan platform pelaporan lokasi pembuangan sampah liar. Metode yang digunakan adalah Multimedia Development Life Cycle (MDLC), yang mencakup tahapan pengkonsepan, perancangan, pengumpulan materi, pembuatan, pengujian, dan pendistribusian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi "TrashHero" dilengkapi dengan fitur-fitur interaktif seperti peta pelaporan, edukasi tentang pengelolaan sampah, forum komunitas, dan program gamifikasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa aplikasi ini diharapkan dapat menciptakan kesadaran, memberikan solusi praktis untuk pengelolaan sampah, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Dengan demikian, "TrashHero" berpotensi menjadi alat yang efektif dalam mengatasi masalah sampah di Indonesia
Antisocial Personality Disorder: Psychological Dynamics of Inmates in Murder Cases Widhigdo, Jessica Christina
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 12, No 1 (2023): Volume 12, Issue 1, Maret 2023
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v12i1.9739

Abstract

Antisocial Personality Disorder (ASPD) is one of the personality disorders that cause individuals to take actions that violate and are not following the environment, norms, and laws. One indicator of ASPD is impulsivity and aggressive behavior. ASPD is often associated with urges and other crimes. Currently, in Indonesia, the number of prisoners in prisons has increased. Cases of violence and murder are associated with ASPD. This study aims to describe the psychological dynamics of homicide cases with ASPD who has borderline intelligence. This study also aims to analyze the various factors that cause individuals with ASPD and lead to crime or murder. Data collection method using interviews, observation, and a series of psychological measurements. The participants included in this study were one murder case with sentence of 13 years in prison. The findings in this study are that various factors cause individuals with ASDP and lead to deviant actions, namely family functioning, impulsivity, and empathy. Social factors can make an individual with borderline intelligence show aggressive behavior, crime, or murder.Antisocial Personality Disorder (ASPD) termasuk dalam gangguan kepribadian yang menyebabkan individu dapat melakukan tindakan yang melanggar dan tidak sesuai dengan lingkungan, norma, dan hukum yang berlaku. Salah satu indikator ASPD adalah impulsivitas dan perilaku agresi sehingga ASPD sering dihubungkan dengan narapidana dan tindak kejahatan yang lain. Saat ini, di Indonesia, jumlah narapidana di rutan dan lapas mengalami peningkatan. Kasus kekerasan dan pembunuhan marak dikaitkan dengan ASPD. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dinamika psikologis narapidana kasus pembunuhan dengan ASPD yang memiliki taraf inteligensi borderline. Penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisa berbagai faktor yang menyebabkan individu dapat mengalami ASPD dan berujung pada tindak kejahatan atau kriminalitas. Metode penggalian data menggunakan wawancara, observasi, dan rangkaian pengukuran psikologis. Partisipan yang dilibatkan dalam penelitian ini adalah satu narapidana kasus pembunuhan dengan masa hukuman 13 tahun penjara. Temuan dalam penelitian ini adalah terdapat berbagai faktor yang menyebabkan individu mengalami ASDP dan berujung pada tindakan menyimpang yaitu keberfungsia keluarga, impulsifitas, dan empati. Individu dengan IQ borderline dapat memunuclkan perilaku menyimpang karena dipengaruhi oleh faktor sosial yaitu lingkungan.