Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Rancangan Rancangan Aplikasi TrashHero: Platform Peduli Lingkungan untuk Generasi Muda: Indonesia Carolyn, Grace; Gracia Stefani Tanujaya Santoso; Jennifer Feliciana Djoyo; Velli Gracia; Marcia; Helen Bastian; Evelyn Natalia; Jessica Christina Widhigdo
Jurnal Ilmiah Media Sisfo Vol 19 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Media Sisfo
Publisher : LPPM Universitas Dinamika Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33998/mediasisfo.2025.19.1.2058

Abstract

Pembuangan sampah sembarangan merupakan masalah lingkungan yang mendesak di Indonesia, dengan timbunan sampah nasional mencapai 21,1 juta ton pada tahun 2022, di mana 7,2 juta ton di antaranya belum terkelola dengan baik. Situasi ini berdampak serius pada kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi "TrashHero" sebagai solusi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak pembuangan sampah sembarangan dan menyediakan platform pelaporan lokasi pembuangan sampah liar. Metode yang digunakan adalah Multimedia Development Life Cycle (MDLC), yang mencakup tahapan pengkonsepan, perancangan, pengumpulan materi, pembuatan, pengujian, dan pendistribusian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi "TrashHero" dilengkapi dengan fitur-fitur interaktif seperti peta pelaporan, edukasi tentang pengelolaan sampah, forum komunitas, dan program gamifikasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa aplikasi ini diharapkan dapat menciptakan kesadaran, memberikan solusi praktis untuk pengelolaan sampah, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Dengan demikian, "TrashHero" berpotensi menjadi alat yang efektif dalam mengatasi masalah sampah di Indonesia
Antisocial Personality Disorder: Psychological Dynamics of Inmates in Murder Cases Widhigdo, Jessica Christina
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 12, No 1 (2023): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v12i1.9739

Abstract

Antisocial Personality Disorder (ASPD) is one of the personality disorders that cause individuals to take actions that violate and are not following the environment, norms, and laws. One indicator of ASPD is impulsivity and aggressive behavior. ASPD is often associated with urges and other crimes. Currently, in Indonesia, the number of prisoners in prisons has increased. Cases of violence and murder are associated with ASPD. This study aims to describe the psychological dynamics of homicide cases with ASPD who has borderline intelligence. This study also aims to analyze the various factors that cause individuals with ASPD and lead to crime or murder. Data collection method using interviews, observation, and a series of psychological measurements. The participants included in this study were one murder case with sentence of 13 years in prison. The findings in this study are that various factors cause individuals with ASDP and lead to deviant actions, namely family functioning, impulsivity, and empathy. Social factors can make an individual with borderline intelligence show aggressive behavior, crime, or murder.Antisocial Personality Disorder (ASPD) termasuk dalam gangguan kepribadian yang menyebabkan individu dapat melakukan tindakan yang melanggar dan tidak sesuai dengan lingkungan, norma, dan hukum yang berlaku. Salah satu indikator ASPD adalah impulsivitas dan perilaku agresi sehingga ASPD sering dihubungkan dengan narapidana dan tindak kejahatan yang lain. Saat ini, di Indonesia, jumlah narapidana di rutan dan lapas mengalami peningkatan. Kasus kekerasan dan pembunuhan marak dikaitkan dengan ASPD. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dinamika psikologis narapidana kasus pembunuhan dengan ASPD yang memiliki taraf inteligensi borderline. Penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisa berbagai faktor yang menyebabkan individu dapat mengalami ASPD dan berujung pada tindak kejahatan atau kriminalitas. Metode penggalian data menggunakan wawancara, observasi, dan rangkaian pengukuran psikologis. Partisipan yang dilibatkan dalam penelitian ini adalah satu narapidana kasus pembunuhan dengan masa hukuman 13 tahun penjara. Temuan dalam penelitian ini adalah terdapat berbagai faktor yang menyebabkan individu mengalami ASDP dan berujung pada tindakan menyimpang yaitu keberfungsia keluarga, impulsifitas, dan empati. Individu dengan IQ borderline dapat memunuclkan perilaku menyimpang karena dipengaruhi oleh faktor sosial yaitu lingkungan.
Peran dukungan sosial dan resiliensi terhadap kesejahteraan psikologi remaja yang mengalami stres akademik Eunike, Prisca; Widhigdo, Jessica Christina
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2026): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1209300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran dukungan sosial dan resiliensi dalam memprediksi kesejahteraan psikologis remaja yang mengalami stres akademik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei yang melibatkan 120 remaja berusia 13-18 tahun di Indonesia, dengan tingkat stres akademik sedang hingga tinggi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang mengukur kesejahteraan psikologis, stres akademik, dukungan sosial, dan resiliensi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial dan resiliensi secara simultan berkontribusi signifikan terhadap kesejahteraan psikologis remaja yang mengalami stres akademik, dengan kemampuan menjelaskan variansi sebesar 62,8%. Namun, secara parsial hanya resiliensi yang menunjukkan pengaruh signifikan, yang mengindikasikan bahwa kapasitas internal remaja dalam menghadapi tekanan memiliki peran lebih dominan. Dukungan sosial tidak menunjukkan pengaruh langsung yang signifikan, meskipun salah satu dimensinya, yaitu reliable alliance, ditemukan berpengaruh signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa tidak semua bentuk dukungan sosial memiliki efektivitas yang sama, serta menekankan pentingnya penguatan resiliensi dan kualitas hubungan interpersonal dalam meningkatkan kesejahteraan psikologi remaja.