Muhammad Zaid Rusdi
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemikiran Nasiruddin Al-Thusi tentang Filsafat Islam Tartila Yazofa; Indra Harahap; Adenan Adenan; Jansen Hasibuan; Damri Pulungan; Muhammad Zaid Rusdi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.036 KB)

Abstract

Sampai saat ini, dinamika pemikiran didalam dunia Islam terus berkembang. Dengan adanya suatu sikap keterbukaan, toleran, juga akomodatif kaum muslimin pada hegemoni pemikiran juga peradaban asing, kecintaan pada ilmu, budaya akademik, kiprah cendikiawan muslimin pada pemerintahan juga lembaga sosial masyarakat, perkembangaan aliran dengan mendahulukan rasio juga kebebasan dalam berpikir, bertambahnya kemakmuran di berbagai negeri Islam, persoalan yang dihadapi Islam sepanjang masa yang semakin memerlukan solusi semakin berkembang lajunya. Pada kenyataannya memungkinkan terjadi adanya doktrin yang menjadikan akal dengan tinggi yang mungkin menjadi salah satu sumber kebenaran juga pengetahuan. Adapun pada Alquran juga Hadis tidak jarang dalam mengeluarkan pentingnya penalaran, penelitian serta pemikiran. Dari doktrin tersebut lahirlah filsafat pada negeri Islam. Dengan adanya beberapa filsuf berkontribusi pada negeri-negeri Islam pada pengembangan tradisi intelektual Barat ternyata banyak yang diakui dari para ilmuwan Barat. Maka muncullah para filsuf di dunia Islam baik dibelahan Timur dan Barat. Dalam tulisan ini dikaji tentang tokoh Nasiruddin At-Tusi dikenal sebagai “filsuf Islam, ilmuwan serba bisa“ atau multitalenta, ilmuwan muslim dari Persia yang telah membuat perkembangan pada bidang-bidang ilmu misalnya Astronomi, Kimia, Biologi, Filsafat, Matematika, Kedokteran juga ilmu Agama Islam. Inti permasalahan dalam temuan ini adalah bagaimana filsafat, pemikiran dan peradaban Islam menurut Nasiruddin At-Tusi. Peneltian ini menggunakan penelitian kualitatif, maka penelitian ini berjenis kajian pustaka. Yaitu dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca serta mencatat juga mengelola bahan penelitian. Sumber data penelitian ini di cari dari berbagai literatur yang menguraikan mengenai filsafat, pemikiran dan peradaban Islam. Hasil dari penelitian ini untuk mendeskripsikan filsafat dan sejarah pemikiran dan peradaban Nasiruddin At-Tusi sekaligus sebagai tokoh pembaharuan di dunia Islam.
The Use of Sutrah in Prayer: a living Hadith Study at As-Sunnah Islamic College Deli Serdang Muhammad Zaid Rusdi; Afrilia Permatasari
WARAQAT : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol. 10 No. 1 (2025): Waraqat: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Agama Islam As-Sunnah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51590/waraqat.v10i1.1071

Abstract

This study aims to examine the understanding of the academic community of the As-Sunnah Islamic College Deli Serdang regarding the hadith on sutrah in prayer and to reveal the practice of using sutrah in prayer as a manifestation of living hadith in the environment of the As-Sunnah Islamic College Deli Serdang. This study employs a qualitative approach and phenomenological method, with data collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation. The results indicate that understanding of the hadith regarding sutrah is quite strong among the academic community, influencing its practical application in daily life, particularly in prayer practices. These findings demonstrate how hadith is not only used as a source of law but also brought to life within the social and cultural context of Islamic education