Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : AQUATIC SCIENCE

The impacts of internal and external factors on dynamics of traditional fishermen group in Manado reclamation area of Manado City, North Sulawesi Province Wasak, Martha P; Andaki, Jardie A; Pengemanan, Jeannette F
AQUATIC SCIENCE & MANAGEMENT Vol 6, No 2 (2018): October
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jasm.6.2.2018.24840

Abstract

Title (Bahasa Indonesia): Pengaruh faktor internal dan eksternal terhadap dinamika kelompok nelayan tradisional di kawasan reklamasi Pantai Kota Manado,Provinsi Sulawesi Utara Afishermen group is a forum for fishermencooperation formed in oneregion to be able to become qualifiedfishermen. This requires that fishermen have the motion or power that can determine and influence the behavior of groups and their members in achieving their goals effectively. Fishermangroups should always be dynamic in running fishing business. This study aims to 1) analyze the factors that affectthe dynamics of traditional fishing groups in the coastal reclamation area of Manado City, and 2) determine the dynamics model of traditional fishermen groups in the coastal reclamation area of Manado City. This research wasconducted using survey method. F test statistics wasused for mixedinfluence test and t-test statistic for partial test. Multiple linear regressions was conductedto describe the dynamics of traditional fishermen group in the coastal reclamation area of Manado City. The result of this research concluded that internal (X1) and external (X2) factors together or partially hasan effect on dynamics of traditional fisherman group of coastal reclamation area of Manado City. Partially, internal sub factor (education level and experience of fishing effort) and external sub factor (the availability of capital aid and information availability) have real effect ondynamics of traditional fisherman group of coastal reclamation area of Manado City. The dynamicequationmodel of traditional coastal reclamation area of Manado CityisY = 0,770774 + 0,344691X1+ 0,388735X2.Kelompok nelayan merupakan wadah kerjasama dari nelayan dalam satu wilayah untuk dapat mencapai nelayan yang berkualitas. Hal ini mengharuskan nelayan memiliki gerak atau kekuatan yang dapat menentukan dan mempengaruhi perilaku kelompok dan anggota-anggotanya dalam mencapai tujuan secara efektif. Kelompok nelayan harus selalu dinamis dalam menjalankan usaha penangkapan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk 1) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi dinamika kelompok nelayan tradisional di kawasan reklamasi pantai Kota Manado, dan 2) menentukan model dinamika kelompok nelayan tradisional di kawasan reklamasi pantai Kota Manado. Penelitian ini mengunakan metode survey. Statistika Uji-F digunakan untuk uji pengaruh secara bersama-sama dan Statistika Uji-t untuk uji parsial. Regresi linear berganda dilakukan untuk menggambarkan persamaan dinamika kelompok nelayan tradisional di kawasan reklamasi pantai Kota Manado. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan, bahwa faktor internal (X1) dan eksternal (X2) secara bersama-sama maupun parsial berpengaruh nyata terhadap dinamika kelompok nelayan tradisional. Secara parsial sub-faktor internal (tingkat pendidikan dan pengalaman usaha penangkapan ikan) dan sub-faktor eksternal (ketersediaan bantuan modal dan ketersediaan informasi) berpengaruh nyata terhadap dinamika kelompok nelayan tradisional. Model persamaan dinamika kelompok nelayan tradisional kawasan reklamasi pantai Kota Manado, yaitu: Y= 0,770774 + 0,344691X1+ 0,388735X2.
Diversification of business and its implications for the welfare of traditional fishermen community in Uso Village, Batui District, Luwuk Banggai, Central Sulawesi Province Srinurmahningsi, Sri; Andaki, Jardie A; Wantasen, Adnan
AQUATIC SCIENCE & MANAGEMENT Vol 5, No 2 (2017): October
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jasm.5.2.2017.24567

Abstract

Title (Bahasa Indonesia): Diversifikasi usaha dan implikasinya terhadap kesejahteraan masyarakat nelayan tradisional Desa Uso,Kecamatan Batui,Kabupaten Luwuk Banggai,Provinsi Sulawesi Tengah This study aims to determine the business diversification selected by the fishing community in maintaining family life, to determinethe difference in choice of business diversificationas well as the implications on the fishing communityof Uso Village, Batui District, Banggai Regency, Central SulawesiProvince. This study used a mixed method, which is a research approach that combines qualitative and quantitative research. Data used in this research is both descriptive and analytical. Comparative test was performed using Student’s t-test. The results of this study concluded that 1) there is diversification outside the fishing effort by the fishermen of the village,such asworking as construction workers, company workers, motorcycle taxi drivers, merchants and farming, 2) there is a significant difference between fishing effort and business diversifications in which the contsruction workers have lower income then the fishing efforts, while the income of business diversifications as company workers, motorcycle taxi drivers, and farmers are not significant, 3) diversification of fishing effort has a positive impact on the lives of fishermen to use their spare time not to fish due to weather factors, replace lost income because it does not go to the sea, and combines a variety of businesses in outside the fishing business potential in increasing the family income of fishermen in the village, and 4) cash-flow and financial analysis shows fishing effort is feasible, as well as diversification is feasible as the support of fishing effort.Penelitian ini bertujuanuntuk menentukan diversifikasi usaha yang dipilih oleh masyarakat nelayan dalam mempertahankan hidup keluarga,untukmenentukan perbedaan pilihan diversifikasi usaha danimplikasinyapada masyarakat nelayan Desa Uso,Kecamatan Batui,Kabupaten Banggai,Provinsi Sulawesi Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu mixed-method.Analisis data menggunakandeskriptif analitik. Uji perbandingan menggunakan uji-t. Hasil penelitian dapat disimpulkan, 1) diversifikasi usaha, yangdilakukan selain usaha penangkapan ikan, yaitu bekerja sebagai buruh bangunan, buruh perusahaan, tukang ojek, pedagang dan bertani, 2) terdapat perbedaan nyata antara usaha penangkapan ikan dengan diversifikasi usahadi mana pendapatan sebagai buruh bangunan lebih rendah daripendapatan nelayan. Sedangkan diversifikasi usahasebagai buruh perusahaan, tukang ojek,dan bertani,tidak berbeda nyata, 3) diversifikasi usaha nelayan berimplikasi positif pada kehidupan nelayan dalam memanfaatkan waktu luangsaattidak melaut karena faktor cuaca, mengganti kehilangan pendapatan karena tidak melaut, dan mengkombinasikan berbagai usaha di luar usaha penangkapan ikan yang berpotensi pada peningkatan pendapatan keluarga nelayan, dan 4) Cash-flowdan analisis finansial menunjukkanbahwausaha perikanan tangkap layak dilaksanakan, demikian pula diversifikasi usaha sebagai penunjang usaha nelayan.