Fitri Fujiana
Fakultas Kedokteran, Universitas Tanjungpura

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Hubungan antara Ansietas dan Pola Makan dengan Kejadian Gastritis selama Masa Pandemi Covid-19 Neni Kurnia Hastari; Triyana Harlia Putri; Fitri Fujiana
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.1.2023.215-224

Abstract

Selama masa pandemi Covid-19 banyak aspek kehidupan yang berubah, salah satunya adalah aspek pendidikan dimana pembelajaran luring menjadi daring. Beberapa penyakit yang sering terjadi pada mahasiswa selama masa pandemi covid-19 salah satunya adalah gastritis. Faktor yang menjadi penyebab gastritis adalah pola makan yang tidak baik dan ansietas selama masa pandemi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara ansietas dan pola makan dengan kejadian gastritis selama masa pandemi Covid-19 pada mahasiswa keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura. Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 178 responden, pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebar menggunakan google form. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Chi Square. Berdasarkan hasil chi square menunjukan bahwa nilai signifikansi antara ansietas dan gastritis p value = 0,000 dan nilai signifikansi antara pola makan dengan kejadian gastritis p value = 0,036. Kesimpulanya terdapat hubungan antara ansietas dan pola makan dengan kejadian gastritis selama masa pandemi Covid-19 pada mahasiswa Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG SEKS TERHADAP PERILAKU SEKS PRANIKAH PADA MAHASISWA Nanda Herlia; Fitri Fujiana; Murtilita Murtilita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15032

Abstract

Pendidikan tentang seks dan kesehatan reproduksi masih berada dalam tahap yang memprihatinkan di Indonesia. Hal tersebut  dikarenakan seks dianggap sebagai suatu pantangan untuk dibicarakan. Pendidikan seks tidak hanya didapatkan di sekolah tetapi juga bisa diberikan oleh keluarga. Seks pranikah mengakibatkan banyak dampak negatif bagi remaja seperti penyakit menular seksual, abortus, serta dampak psikosial. Penelitian ini bermaksud untuk mengidentifikasi hubungan antara tingkat pengetahuan tentang seks terhadap perilaku seks pranikah. Penelitian ini menggunakan studi kuantitatif secara observasional - analitik. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa keperawatan aktif dari dengan jumlah 318 orang dan sampel penelitian berjumlah 177 orang. Metode sampling yang digunakan pada penelitian ini yaitu consecutive sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah Pengetahuan tentang seks dan perilaku seks pranikah. Instrument penelitian menggunakan kuesioner yang disebar melalui google form. Pada riset ini digunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil Uji statistik pada tabel 5 menggunakan Uji Korelasi Spearman Rank didapatkan hasil hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku seks pranikah pada mahasiswa yang diamati oleh peneliti menghasilkan responden dengan pengetahuan baik sekaligus memiliki perilaku tidak berisiko sebanyak 31 responden (17,5%). Dari hasil uji statistic yang dilakukan didapatkan p value = 0,951.  Tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan tentang seks terhadap perilaku seks pranikah pada mahasiwa.
Edukasi Kesehatan Pencegahan Penyebaran HIV/AIDS pada Anak Didik Pemasyarakatan (ANDIKPAS LPKA) di Sungai Raya, Kalimantan Barat Fitri Fujiana; Herman Herman; Triyana Harlia Putri; Virgilius Phasacola Tiko Kafaso; Nadya Eulalia; Tamara Septia Chairunisa
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): April-Juni
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.315 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v4i2.1616

Abstract

The risk of HIV/AIDS transmission increases for children in juvenile prisons. This is due to the association of prison children close to factors that trigger transmissions, such as a history of drug use and risky sexual behaviour. Lack of information and education related to HIV/AIDS makes andikpas less concerned about taking care of themselves to avoid transmission of HIV/AIDS. Transmission and prevention of the spread of HIV/AIDS can be done through Health Education. This activity aims to increase understanding of HIV/AIDS for correctional students (ANDIKPAS) at LPKA Sungai Raya, West Kalimantan Province. This activity took place offline on 7 September 2022, involving 23 participants. The results of this activity showed an increase in the knowledge score after being given the intervention. This increase in knowledge is expected to improve the behaviour of LPKA Sungai Raya children in carrying out HIV-AIDS prevention. For the next activity, it is recommended to carry out educational activities as well as VCT screening examinations for LPKA Sungai Raya children so that they can provide first aid as soon as possible for those positively improve prevention for those with negative results.
Hubungan Strategi Koping dengan Tingkat Kecemasan Remaja dalam Menghadapi Menarche Nurul Wafda Marpunir Rahmah; Triyana Harlia Putri; Fitri Fujiana
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 4 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.4.2023.799-808

Abstract

Remaja perempuan akan mengalami pubertas yang ditandai dengan menarche. Dalam menghadapi kondisi tersebut diperlukan koping yang tepat untuk meminimalisir kecemasan yang terjadi terutama di lingkungan pondok pesantren. Beratnya dampak kecemasan remaja dalam menghadapi menarche di asrama pondok pesantren Ushuluddin Singkawang dikarenakan para santriwati yang mengalami menarche pertama kali di asrama tidak didampingi oleh keluarga maupun orang tua. Tujuan penelitian yaitu untuk mengidentifikasi hubungan strategi koping dengan tingkat kecemasan remaja dalam menghadapi menarche di asrama pondok pesantren Ushuluddin Singkawang. Penelitian merupakan penelitian kuantitatif menggunakan cross sectional dengan instrument kuesioner kecemasan HARS dari penelitian Henny Widyasari pada tahun 2018, teruji reabilitas dan validitas dengan hasil croncbach’s Alpha sebesar 0,793 dan reliabel dengan hasil >0,6 dan kuesioner strategi koping Brief Cope. Teknik sampling yang digunakan yaitu nonprobability dengan metode consecutive sampling dan didapatkan sampel sebanyak 70 orang remaja dengan analisis statistik Kendall’s Tau. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata responden berusia 13 tahun dengan rata-rata lama waktu setelah menarche yaitu 5 bulan. Didapatkan nilai signifikansi antara strategi koping dengan tingkat kecemasan yaitu hasil p-value = 0,121. Kesimpulan penelitian yaitu tidak adanya hubungan yang signifikan antara strategi koping dengan tingkat kecemasan remaja dalam menghadapi menarche di asrama pondok pesantren Ushuluddin Singkawang.
Hubungan Antara Stres dengan Pola Siklus Menstruasi pada Mahasiswi S1 Program Studi Ilmu Keperawatan Tingkat Akhir Hartini Hartini; Triyana Harlia Putri; Fitri Fujiana
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 4 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.4.2023.817-826

Abstract

Jarak dari hari pertama menstruai menuju hari pertama menstruasi setelahnya disebut pola siklus haid. siklus menstruasi wanita mungkin tidak sesuai karena berbagai alasan, termasuk hormon yang berhubungan dengan stres. Mahasiswi adalah salah satu kumpulan yang cenderung terjadi stres yang tinggi. Saat stres, khususnya saat mengerjakan skripsi dan menghadapi berbagai laporan akademik yang harus dijalani. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara stres dengan pola siklus menstruasi pada mahasiswi S1 Program Studi Ilmu Keperawatan tingkat akhir Universitas Tanjungpura. Penelitian bersifat kuantitatif melalui pendekatan cross sectional. Alat ukur penelitian menggunakan kuesioner Perceived Stres Scale (PSS)-10 yang dinyatakan valid dengan nilai CVI (Content Validity Index) yaitu 0,97 dan pertanyaan tentang siklus menstruasi yang telah diuji validitasnya diperoleh nilai Content Validity Index (CVI) 1 dengan pengumpulan data total sampling menggunakan sampel 58 responden yaitu mahasiswi keperawatan Universitas Tanjungpura dari angkatan 2015, 2016, 2017 dan 2018. Pada analisa data univariat yang menampilkan distribusi frekuensi serta analisa bivariat menggunakan uji spearman rho. Hasil uji statistik univariat diperoleh gambaran usia responden 21 tahun sebanyak 29 responden (50%), angkatan 2018 sebanyak 46 responden (79,3%), berat badan >50 kg sebanyak 31 responden (53,4), tingkat stres sedang sebanyak 43 responden (74,1%) dan siklus menstruasi normal sebanyak 47 responden (81%). Hasil uji statistik bivariat didapatkan p-value=0,090 dan r= -0,224. tidak terdapat korelasi antara stres dengan pola siklus menstruasi pada mahasiswi S1 program studi ilmu keperawatan tingkat akhir Universitas Tanjungpura.
KARAKTERISTIK PELAKU KEKERASAN PADA PEREMPUAN SELAMA PANDEMI COVID-19 DI KOTA PONTIANAK Siska Rafhina Dewi; Fitri Fujiana; Triyana Harlia Putri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15079

Abstract

Perempuan merupakan salah satu korban kekerasan yang sering menjadi perhatian dan pemberitaan disetiap tahun tidak hanya bersifat fisik, seperti pemukulan, pembunuhan, penyerangan, pelecehan seksual,  dan  tindak kekerasan fisik lainnya, tetapi juga sikap pelecehan atau  melontarkan kata-kata yang tidak pantas. Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang telah ditetapkan di beberapa   zona   merah mengakibatkan perempuan khawatir terhadap situasi dan durasi pandemi yang berkelanjutan. Perempuan dapat mengalami tindak kekerasan dikarenakan kemajuan teknologi yang semakin pesat teknologi yang seharusnya menjadi media yang bernilai positif, kurangnya perekonomian dalam keluarga, adanya pemakaian narkoba, broken home, serta kurangnya kasih sayang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pelaku kekerasan pada perempuan selama  pandemi Covid-19 di kota pontianak bersifat kuantitatif dengan metode survey dan pendekatan cross sectional dengan teknik snowball sampling digunakan dalam penelitian ini. Analisa data menggunakan Analisa Univariat Karakteristik responden di kota pontianak dalam penelitian ini adalah berusia 25 tahun, pekerjaan responden terbanyak yakni mahasiswa dan status pernikahan belum menikah. Pendidikan pelaku kekerasan di kota pontianak sebagian besar berada di jenjang perguruan tinggi kemudian yang berada di jenjang sma. Pekerjaan pelaku kekerasan di kota pontianak sebagian besar sebagai wiraswasta. Suku pelaku kekerasan di kota pontianak sebagian besar bersuku melayu. Status pernikahan pelaku kekerasan di kota pontianak sebagian besar sudah menikah. Tindakan responden dalam hal menyikapi kekerasan yang dialami sebagian besar berdiam diri. Terdapat karakteristik pelaku kekerasan pada perempuan selama masa pandemi Covid-19 di kota pontianak
GAMBARAN USIA MENARCHE DAN SIKLUS MENSTRUASI PADA MAHASISWI KEPERAWATAN Shania Ghina Sabila; Fitri Fujiana; Ichsan Budiharto
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15081

Abstract

Memasuki masa usia pubertas perempuan akan mengalami menstruasi untuk pertama kalinya yang diketahui sebagai menarche. Usia menarche yang dialami oleh perempuan terjadi dengan usia yang berbeda-beda pada setiap individu. Tidak menutup kemungkinan perempuan bisa mengalami ketidakteraturan siklus menstruasi. Mahasiswi merupakan salah satu kelompok perempuan yang telah masuk masa usia pubertas dan masa reproduksi. Usia menarche salah satu dari sekian banyak aspek yang mempengaruhi ketidakteraturan dari siklus menstruasi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran usia menarche serta siklus dari menstruasi pada mahasiswi keperawatan. Penelitian kuantitatif dengan menggunakan survei dan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian diambil seluruh mahasiswi jurusan keperawatan Prodi S1 Univeritas Tanjungpura dari angkatan 2018 sampai dengan 2021 total 267 orang. Jumlah sampel sebanyak 160 orang pengambilan dengan teknik consecutive sampling. Variabel penelitian yaitu usia menarche dan siklus menstruasi. Data dikumpulkan melalui google form yang kemudian diolah menggunakan Uji Univariat menentukan distribusi frekuensi pada setiap Variabel. Hasil uji Univariat didapatkan Distribusi Frekuensi pada Mahasiswi keperawatan yang mengalami usia menarche dalam rentang usia menarche normal (74,4%) dan mengalami siklus menstruasi yang normal (82,5%). Gambaran usia menarche dan siklus menstruasi pada mahasiswi keperawatan didapatkan hasil sebagian besar dalam rentang normal yakni rentang usia menarche normal 11 hingga 13 tahun dan siklus 28 sampai 35 hari.
Sikap Remaja terhadap Perilaku Perjudian Triyana Harlia Putri; Fitri Fujiana; Dini Tryastuti; Maria Frani Ayu Andari Dias; Djoko Priyono
Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 November 2023
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/kepo.v4i2.710

Abstract

Judi merupakan permainan yang umum dilakukan oleh remaja hampir di seluruh dunia. Namun, berbagai permasalahan perjudian dapat mengancam kesehatan masyarakat, untuk itu penting untuk mengevaluasi sikap remaja dalam berjudi yang menjadi alasan remaja memutuskan untuk berkontribusi dalam perjudian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap terhadap perilaku perjudian pada remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional, jumlah populasi adalah 594 siswa SMP yang seluruhnya berpartisipasi dalam pengisian kuesioner, sehingga sampel diambil dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala Sikap terhadap perjudian (ATGS-8). Penelitian ini melaporkan mayoritas berada pada usia 14 tahun, berjenis kelamin perempuan, mayoritas merupakan remaja dengan riwayat keluarga berstatus ekonomi sedang, mayoritas memiliki riwayat keluarga tidak pernah berjudi dan tidak pernah mengonsumsi rokok dan minuman beralkohol. Hasil ATGS-8 menunjukkan bahwa separuh remaja menggambarkan sikap negatif, namun memiliki kecenderungan netral terhadap perjudian sebesar 52,5% atau rata-rata sikap sebesar 23,14 (±3,31). Penelitian ini melaporkan bahwa separuh remaja menggambarkan sikap negatif, namun cenderung netral terhadap perjudian.