Mahsyar Mahsyar
Institut Agama Islam Negeri Parepare

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Principles of Islamic Business Ethics in the Viral Success of Donat Kampar Galesong: A Review of Islamic Economic Law Hardyansyah Yusuf; Muhammad Kamal Zubair; St Aminah; Mahsyar Mahsyar; Andi Bahri Soi
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol. 10 No. 1 (2025)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jm.v10i1.16559

Abstract

This study aims to analyze the implementation of Islamic business ethics principles in the business activities of Donat Kampar Galesong, a growing local brand. The research employs a qualitative descriptive method with a phenomenological approach, focusing on firsthand experiences and perspectives of Donat Kampar Galesong employees. Islamic business ethics principles in this study are classified into three main variables: management ethics, marketing ethics, and environmental ethics. The findings indicate a high level of adherence to these principles, with implementation scores reaching 94.84% for management ethics, 96.48% for marketing ethics, and 95.89% for environmental ethics, leading to an overall average of 95.74%. These results confirm that Donat Kampar Galesong has successfully integrated Islamic business ethics into its operations, demonstrating a strong commitment to the values of justice (al-‘adl), transparency (al-shafafiyyah), and trustworthiness (al-amanah) within the framework of Sharia Economic Law. The study highlights how ethical business practices align with Islamic principles and contribute to sustainable business success. This study guides businesses to apply Islamic ethics, ensuring sustainability and promoting economic justice and social welfare.Keywords: Islamic Business Ethics; Environmental Ethics; Management Ethics; Marketing Ethics, Sharia Economic Law
PENERAPAN PRINSIP SYARIAH DALAM AKAD PEMBIAYAAN MURABAHAH PADA BANK SYARIAH DI INDONESIA: SUATU KAJIAN KEPUSTAKAAN PERSPEKTIF HUKUM MUAMALAH Andi Muhammad Farham; Mahsyar Mahsyar; Muhammad Satar; Zainal Said; Aris Aris
Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah Vol. 11 No. 2 (2026): Jurnal Ekonomica Sharia : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Ekonomi Syariah -
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/esha.v11i2.1781

Abstract

Akad murabahah merupakan salah satu instrumen pembiayaan yang paling dominan digunakan dalam praktik perbankan syariah di Indonesia. Meskipun secara normatif akad ini telah diatur melalui fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) dan regulasi Otoritas Jasa Keuangan, implementasinya masih memunculkan sejumlah persoalan, khususnya terkait penerapan prinsip-prinsip syariah secara substantif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip syariah dalam akad pembiayaan murabahah pada bank syariah di Indonesia dari perspektif hukum muamalah. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian kepustakaan dengan menelaah buku, fatwa, peraturan perundang-undangan, serta pembatasan pada artikel jurnal ilmiah terbitan 2024–2026 dilakukan untuk memastikan analisis penerapan prinsip syariah dalam akad murabahah mencerminkan perkembangan terbaru. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik murabahah pada bank syariah umumnya telah memenuhi aspek legal-formal akad, seperti kejelasan objek, harga, dan ijab kabul. Namun demikian, penerapan prinsip syariah secara substansial, khususnya prinsip an tarāḍin minkum, keadilan, dan transparansi penetapan margin, masih menghadapi berbagai tantangan. Penetapan margin yang cenderung sepihak dan minim musyawarah berpotensi mengurangi makna kerelaan para pihak dalam akad. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kepatuhan syariah yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga berorientasi pada nilai etika dan keadilan dalam hukum muamalah.