Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik konsumen, hubungan karakteristik terhadap keputusan pembelian sayuran organic di pasar modern (studi kasus pasar buah pekanbaru). Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei yang diterapkan adalah teknik wawancara dan observasi atau supervisi langsung pada Pasar Buah Pekanbaru. Pengarahan wawancara serta ketepatan pengumpulan data yang dibutuhkan berpedoman pada daftar pertanyaan terstruktur. Teknik penetapan sampling lokasi/wilayah dilakukan secara purposive sampling. Cara pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling dimana pada saat itu tim langsung ke Pasar Buah Pekanbaru dan mewawancarai konsumen yang ada di pasar dan sedang membeli sayuran dan tidak. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara. Analisis yang digunakan dalam penelitian adalah analisis logistic binary. Hasil yang dari penelitian ini antara lain Jenis kelamin, Perempuan = 98 orang sedangkan responden Laki-laki = 2 orang; Usia, 37-42 tahun = 42 orang, 31-36 tahun = 34; Pendidikan terakhir, SMA = 69 orang, S1 = 29 orang,; Pekerjaan, Ibu Rumah Tangga (IRT) = 73 orang, Karyawan Swasta = 22 orang; Pendapatan, adalah Rp >500.000-1.499.000 yaitu sebanyak 15 orang atau 15%; pendapatan masyarakat yang terbanyak untuk membeli sayur organic di pasar buah pekanbaru dalam penelitian ini adalah sebesar >Rp. 3.000.000,-, yaitu sebanyak 43 konsumen atau sebesar 43%. Variabel independen yang menjadi faktor yang berpengaruh secara parsial ada 2 variabel independen yang berpengaruh yaitu pendidikan (X2) dan pendapatan (X4). Hal ini terjadi karena nilai sig masing-masing variable lebih kecil dari 0.05% Kata Kunci : Analisis logistic binary, Konsumen, sayur organik