Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH KELENGKAPAN FASILITAS PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 10 PEMATANGSIANTAR TAHUN AJARAN 2021/2022 Thiur Dianti Siboro; Marlindoaman Saragih; Sukma Winata Purba
MetaBio : Jurnal Pendidikan (Edisi Elektronik) Vol. 4 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Program Studi Biologi FKIP Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/jmo.v4i2.556

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kelengkapan fasilitas pembelajaran terhadap hasil belajar IPA siswa kelas VII SMP N.10 Pematangsiantar tahun pelajaran 2021/2022. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 224 siswa dan sampel 35 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu random sampling, dengan mengambil 15% dari kelas VII-1 sampai dengan VII - 7. Variabel dalam penelitian ini yaitu berupa variabel bebas dan variabel teikat. Dalam penelitian ini, yang berkedudukan sebagai variabel bebas (X) yaitu kelengkapan fasilitas pembelajaran dan variabel terikat (Y) yaitu hasil belajar IPA siswa kelas VII SMP Negeri 10 Pematangsiantar. Teknik analisis yang dipakai yaitu uji validitas dan reliabilitas, uji korelasi, dan hipotesis dibuktikan dengan menggunakan “uji t” pada taraf signifikan ???? = 0,05. Skor rata - rata hasil belajar IPA siswa 80,2 merupakan rata - rata hasil belajar yang tinggi. Skor rata-rata angket kelengkapan fasilitas pembelajaran IPA siswa kelas VII SMP N.10 Pematangsiantar adalah 73,43, merupakan rata - rata angket yang cukup tinggi. Dari hasil uji korelasi, diperoleh besarnya korelasi kelengkapan fasilitas pembelajaran terhadap hasil belajar IPA siswa kelas VII SMP N.10 Pematangsiantar tahun pelajaran 2021/2022 r = 0,81. Berdasarkan kualifikasi koefisien korelasi, maka korelasi kedua variabel di atas termasuk korelasi sangat tinggi. Dari hasil pengujian hipotesis/dengan uji t, diperoleh thitung = 8,03 dan pada taraf signifikansi ∝= 0,05 dan dk = 33 diperoleh ttabel = 2,034. Jadi thitung lebih besar dari ttabel, maka dalam hal ini Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya ada pengaruh nyata antara kelengkapan fasilitas belajar terhadap hasil belajar IPA siswa kelas VII SMP N.10 Pematangsiantar. Berdasarkan hasil uji determinasi diperoleh kontribusi pengaruh kelengkapan fasilitas pembelajaran terhadap hasil belajar IPA siswa kelas VII SMP N.10 Pematangsiantar sebesar 65,61%. Artinya hasil belajar IPA yang dicapai siswa dipengaruhi oleh kelengkapan fasilitas pembelajaran. Disimpulkan ada pengaruh yang signifikan antara kelengkapan fasilitas pembelajaran terhadap hasil belajar IPA siswa kelas VII SMP N.10 Pematangsiantar Tahun Pelajaran 2021/2022.
PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP DI KELAS VIII SMP Keisya Afrida Julianti; Reva Febriana Arif; Thiur Dianti Siboro
Jurnal Metabio Vol. 8 No. 1 (2026): MetaBio : Jurnal Pendidikan (Edisi Elektronik)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/rhmmqj73

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui penerapan model Discovery Learning pada materi sistem klasifikasi makhluk hidup di kelas VIII SMP. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa dan kurang aktifnya siswa dalam proses pembelajaran IPA. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri dari 10 orang siswa kelas VIII. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Tes yang digunakan berupa pretest dan posttest untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata siswa dari pretest sebesar 83 menjadi posttest sebesar 89 dengan nilai N-Gain sebesar 0,35 yang termasuk kategori sedang. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal dan hasil uji homogenitas menunjukkan data homogen. Selain itu, hasil uji t diperoleh nilai t hitung sebesar 2,87 lebih besar dari t tabel 2,262 sehingga H₁ diterima dan H₀ ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model Discovery Learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi sistem klasifikasi makhluk hidup di kelas VIII SMP.