Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE RELATIONSHIP BETWEEN WORKLOAD AND STRESS ON NURSES DURING THE COVID-19 PANDEMIC IN INTENSIVE CARE UNIT (ICU) OF MERAUKE HOSPITAL Bekti Sukoco; Frans Manangsang; Endah Purwanti; Renona Delianna L Tobing
International Journal Of Health Science Vol. 3 No. 1 (2023): March : International Journal of Health
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ijhs.v3i1.1347

Abstract

Workload becomes a source of stress if the amount is not proportional to both physical ability and expertise and the time available to nurses. In addition, nurses are faced with the covid-19 pandemic situation which requires them to work longer and more carefully due to the infectious nature of the virus, especially in intensive care rooms. Patient care in the ICU during the pandemic requires nurses to go the extra mile because they are at the forefront of their response. This study will examine the relationship between workload and stress in nurses in the ICU room of Merauke Hospital. The method used is quantitative association with Cross Sectional approach. A total of 40 nurses were designated as research samples with total sampling techniques. The research measuring instrument used questionnaires using univariate data analysis using frequency distribution and bivariate data analysis using rho spearman. The results of the analysis of the relationship between the two variables using the Spearman rho correlations statistical test with the help of the SPSS program showed significant (p) = 0.000 smaller than (α) = 0.05. This means that there is a significant relationship between workload and nurse work stress in the ICU room of Merauke Hospital. With the Spearman correlation coefficient rho (r) = 0.964. This means that it has a strong level of relationship strength and a positive correlation coefficient value so that the relationship is unidirectional. There is a meaningful relationship between workload and nurse work stress in the ICU room of Merauke Hospital. The higher the workload, the higher the nurse's work stress level
Pengaruh Edukasi Berbasis Komunitas Terhadap Tingkat Pengetahuan Masyarakat tentang Pencegahan Malaria pada Anak Dedy Arisjulyanto; Nofita Dewi Kok Mesa; Frans Manangsang; Neni San Agustina Siregar; Ardhanari Hendra Kusuma
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52203

Abstract

Malaria masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Papua, termasuk Kabupaten Kepulauan Yapen, dengan angka kasus yang tinggi pada anak. Tingkat pengetahuan masyarakat tentang pencegahan malaria berperan penting dalam menurunkan risiko penularan. Edukasi berbasis komunitas, seperti penyuluhan menggunakan media leaflet, terbukti dapat meningkatkan pengetahuan dan perilaku preventif masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi berbasis komunitas melalui media leaflet terhadap tingkat pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan malaria pada anak di Kampung Turu, Distrik Yapen Selatan, Kabupaten Kepulauan Yapen. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest. Sampel sebanyak 30 responden dipilih dengan purposive sampling, memenuhi kriteria usia ≥18 tahun, berdomisili minimal satu tahun, dan bersedia mengikuti seluruh rangkaian penelitian. Instrumen berupa kuesioner pengetahuan dengan 10 item pilihan ganda yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Data dikumpulkan melalui pretest, intervensi edukasi menggunakan leaflet, dan posttest, kemudian dianalisis dengan uji paired sample t-test pada tingkat signifikansi 0,05. Hasil menunjukkan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 10,34 ± 2,80 menjadi 17,34 ± 2,10, dengan peningkatan signifikan (t = 15,35; p < 0,001). Temuan ini menegaskan bahwa edukasi berbasis komunitas menggunakan media leaflet efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan malaria pada anak. Intervensi ini disarankan diterapkan secara berkelanjutan dengan keterlibatan kader lokal untuk memperluas jangkauan pengetahuan dan perilaku preventif.