Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK (PMR) TERINTEGRASI KONTEN BUDAYA LOKAL NGADA PADA POKOK BAHASAN SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL (SPLDV) BAGI SISWA KELAS VIII SMP Bupu, Maria Ansiliana; Rawa, Natalia Rosalina; Bela, Maria Editha
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 1 No. 4 (2021): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v1i4.365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul sistem persamaan linear dua variabel berbasis model pendidikan matematika realistik terintegrasi konten budaya lokal Ngada untuk siswa kelas VIII SMP. Penelitian ini akan menghasilkan produk berupa modul sistem persamaan linear dua variabel berbasis pendidikan matematika realistik terintegrasi konten budaya lokal ngada yang menggunakan model pengembangan ADDIE yang valid dan praktis. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan, mengacu pada model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima langkah yaitu Analyze, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar kusioner ahli desain dan ahli materi untuk mengukur kevalidan bahan ajar, angket respon siswa dan angket respon guru untuk mengukur kepraktisan bahan ajar. Hasil dari penelitian ini adalah bahan ajar berupa modul sistem persamaan linear dua variabel berbasis pendidikan matematika realistik terintegrasi konten budaya lokal Ngada untuk siswa kelas VIII SMP. (1) Berdasarkan penilaian dari ahli desain dan ahli materi terhadap kevalidan bahan ajar mendapat rata-rata skor 4,3 dengan kriteria “Baik” (2) Berdasarkan hasil penilaian dari angket respon siswa dan angket respon guru terhadap kepraktisan bahan ajar, mendapat skor 4,6 dengan kriteria (Sangat Baik). Hal ini terbukti bahwa bahan ajar berupa modul sistem persamaan linear dua variabel berbasis pendidikan matematika realistik terintegrasi konten budaya lokal ngada pada siswa kelas VIII SMP dikatakan valid dan praktis.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MODUL SETTING PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL Beka, Yuliana Ardianti; Wewe, Melkior; Rawa, Natalia Rosalina
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 1 No. 4 (2021): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v1i4.376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar modul pada materi aritmatika sosial berbasis masalah. Jenis penelitian ini adalah penelitian yang mengacu pada model pengembangan ADDIE yaitu analysis,design, development, implementation, dan evaluation.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi para ahli untuk mengukur kevalidan bahan ajar, angket respon guru dan angket respon siswa untuk mengukur kepraktisan bahan ajar.Hasil penelitian ini adalah bahan ajar berupa modul aritmatika sosial berbasis masalah. (1) Berdasarkan hasil penilaian kevalidan bahan ajar, rata-rata skor keseluruhan 4,5 dengan ktiteria “Sangat Baik”. (2) Berdasarkan hasil penilaian kepraktisan rata-rata skor keseluruhan 4,7 dengan kriteria “Sangat Baik”, sehingga dapat disimpulkan bahwa bahan ajar berupa modul aritmatika sosial berbasis masalah untuk siswa kelas VII SMP dikatakan valid dan praktis.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD DI GUGUS VI KECAMATAN GOLEWA SELATAN KABUPATEN NGADA Siwu, Brigita; Lawe, Yosefina Uge; Rawa, Natalia Rosalina
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v1i1.182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA pada siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dengan siswa yang belajar dengan meggunakan model pembelajaran langsung pada siswa kelas V SD gugus VI Kecamatan Golewa selatan Kabupaten Ngada Tahun Ajaran 207/2018. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian Post Test Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD gugus VI Golewa Selatan yang berjumlah 48 orang untuk kelompok eksperimen yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis masalah dan 49 orang untuk kelompok kontrol yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung dengan teknik sampel intaq group. Data dikumpulkan dengan tes hasil belajar pada akhir pertemuan. Bentuk tesnya adalah pilihan ganda (objektif tes) yang terdiri dari 20 butir soal. Pengujian hipotesis menggunakan program SPSS 16. from windows pada kolom Equal variance assumed nilai t-test = 11,634 > 1,98 (dengan db n1+n2-2 (48 + 49 -2= 95, taraf sig. 5%), dan nilai signifikansi = 0,000 < 0,05 sehingga keputusannya H0 ditolak dan H1 diterima. Dari rata-rata hitung bahwa untuk kelompok yang menerapkan model pembelajaran berbasis masalah lebih besar dari kelompok yang menerapkan model pembelajaran langsung ( = 84,37 > = 58,57). Berdasarkan hasil analisis data tersebut maka dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dengan siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran langsung.
PENGEMBANGAN MODUL GEOMETRI RUANG BERBASIS MODEL LEARNING CYCLE 7E UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMP Piu, Maria Dolorosa; Rawa, Natalia Rosalina; Bela, Maria Editha
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v1i2.228

Abstract

Penelitian ini berangkat dari permasalahan yang ada di SMPN 1 Golewa Barat dimana peserta didik merasa sulit dengan pembelajaran matematika di kelas dan pendidik masih menggunakan metode pembelajaran yang konvensional. Penelitian bertujuan untuk mengembangkan modul berbasis model Learning Cycle 7e dan mendeskripsikan kelayakan modul yang memenuhi unsur keabsahan dan kebaikan modul pada pokok bahasan bangun ruang sisi datar. Metode penelitian menggunakan model R & D (Research and Development). Penelitian ini diperluaskan dengan menggunakan lima langkah model perluasan ADDIE yaitu 1) analyze, 2) design, 3)development, 4) implementation, 5) evaluation. Teknik pengambilan data yang digunakan dengan wawancara, observasi dan kuesioner (angket). Data kuantitatif dan kualitatiff dianalisis dengan menggunakan skala likert. Sasaran utama penelitian ini adalah 5 peserta didik SMP Negeri 1 Golewa Barat di Kabupaten Ngada dengan menerapkan Modul berbasis model Learning Cycle 7e yaitu elicit ,engage, explore, explain, elaborate, evaluation, extend. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil tes pakar pokok bahasan/ konten, kualitas/mutu hasil diperoleh jumlah keseluruhan skor 86 dan rerata 4.5 dengan tolak ukur “sangat valid”. Hasil tes oleh pakar Media, kualitas/ mutu hasil diperoleh jumlah keseluruhan skor 68 dan rata – rata 3.8 dengan tolak ukur “ Valid”. Hasil tes pakar Desain, kualitas/ mutu hasil diperoleh jumlah keseluruhan skor 47 dan rata –rata 4.2 dengan tolak ukur “sangat valid”. Sedangkan rerata yang diperoleh dari angket penilaian terhadap 5 peserta didik SMPN 1 Golewa Barat adalah 4,4 dengan skor rerata keterlaksanaan dalam kategori sangat tinggi dan tanggapan positif peserta didik (80%). Dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa penelitin ini menghasilkan modul matematika Learning Cycle 7e dengan tolak ukur sangat valid dan sangat baik serta layak digunakan dalam pembelajaran matematika.
PENGEMBANGAN MEDIA KARTU ANGKA BERGAMBAR UNTUK MELATIH KEMAMPUAN KOGNITIF DALAM MENGENAL LAMBANG BILANGAN PADA ANAK USIA DINI Tai, Maria Anjelina; Meka, Marsianus; Rawa, Natalia Rosalina
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v1i2.266

Abstract

Penelitian ini bertujuan; untuk menghasilkan media kartu angka bergambar yang digunakan untuk melatih kemampuan kognitif dalam mengenal lambang bilangan pada anak usia dini 5-6 tahun di TKK Negeri Kisaraghe dengan tema alam semesta, sub tema mengenal benda-benda langit dan sub-sub tema matahari, bulan, bintang, bumi, pelangi, awan, langit dan hujan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Media kartu angka bergambar ini dikembangkan dengan model ADDIE. Model ini terdiri atas lima langkah yaitu: (1) analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation, dan (5) evaluation. Hasil penelitian pengembangan media kartu angka bergambar ini berdasarkan hasil uji coba ahli dan siswa sebagai pengguna produk adalah sebagai berikut; (1) uji coba ahli media ada pada kategori baik, (2) uji coba ahli konten/isi ada pada kategori sangat baik, (3) uji coba ahli desain pembelajaran ada pada kategori baik, (5) uji coba siswa melalui dua tahap yaitu; 1) uji coba perorangan dengan jumlah enam anak ada pada kategori sangat baik, dan 2) uji coba kelompok kecil dengan jumlah sebelas anak ada pada kategori sangat baik. Berdasarkan hasil coba tersebut maka media kartu angka bergambar ini layak digunakan pada anak usia dini 5-6 tahun.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK TERINTEGRASI KONTEN BUDAYA LOKAL NGADA PADA MATERI PERSAMAAN GARIS LURUS UNTUK SISWA KELAS VIII SMP Weto, Angelus; Bela, Maria Editha; Rawa, Natalia Rosalina
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 1 No. 4 (2021): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v1i4.359

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan metode pengembangan ADDIE ialah Analisis (Analyze), Desain (Desaign), Pengembangan (Development), Implementasi (Implementatio), Evaluasi (Evaluation). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika dengan materi persamaan garis lurus masih kurang baik (75% belum mencapai KKM <70), Pembelajaran matematika masih menggunakan pendekatan konvensional yang didominasi guru dalam proses pembelajaran terlihat kurang efektif, sehingga minat belajar siswa terhadap pelajaran matematika pada materi persamaaan garis lurus sangat menurun, Bahan ajar yang digunakan dalam pelajaran matematika dengan materi persamaan garis lurus yaitu Lembar Kerja Siswa (LKS). Lembar Kegiatan Siswa (LKS) yang digunakan hanya berisi ringkasan materi dan soal-soal yang harus dikerjakan oleh siswa, Guru sangat jarang mengaitkan budaya lokal dalam proses pembelajaran khususnya pada materi persamaan garis lurus. Oleh karena itu, peneliti bertujuan untuk mengembangkan buku matematika dengan pendekatan saintifik terintegrasi budaya lokal pada materi persamaan garis lurus untuk siswa kelas VIII SMP yang valid dan praktis. Penelitian ini dilaksanakan di SMPS Soegijapranata Mataloko oleh pakar desain yaitu dosen STKIP Citra Bakti Ngada dan pakar materi guru SMP Citra Bakti, insturumen yang dilakukan adalah kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukan kelayakan bahan ajar dengan pendekatan saintifik terintegrasi budaya lokal untuk siswa kelas VIII SMP dengan nilai kevalidan 4,05 dengan kriteria baik serta nilai kepraktisan 4,05 dan kriteria baik.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DENGAN PENDEKATAN PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS ETNOMATEMATIKA PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR SMP KELAS VIII Dama, Yohanes Florianus; Bhoke, Wilibaldus; Rawa, Natalia Rosalina
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 1 No. 4 (2021): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v1i4.360

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan bahan ajar dengan pendekatan Problem Based Learning berbasis etnomatematika pada materi bangun ruang sisi datar SMP kelas VIII. Model pengembangan yang digunakan yaitu model ADDIE dengan tahapan yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar validasi untuk ahli materi dan ahli desain untuk mengukur kevalidan bahan ajar, angket respon guru dan angket respon siswa untuk mengukur kepraktisan bahan ajar. Pada penelitian ini terdapat dua metode analisis data, yaitu analisis data kualitatif dan analisis data kuantitatif. Metode analisis data kualitatif peneliti lakukan pada tahap awal proses penyusunan proposal skiripsi dengan metode wawancara, sedangkan analisis data kuantitatif dilakukan untuk menghitung kevalidan dan kepraktisan bahan ajar dari data yang dikumpulkan menggunakan instrumen penilaian. Penelitian dilaksanakan di SMPN 1 Golewa. Hasil penelitian ini diperoleh penilaian kevalidan dengan skor 3,85 yang berkriteria sangat valid serta penilaian kepraktisan dengan skor 3,53 yang berkriteria praktis. Maka modul bangun ruang sisi datar berbasis etnomatematika ini memenuhi kriteria valid dan praktis.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK (PMR) TERINTEGRASI KONTEN BUDAYA LOKAL NGADA PADA POKOK BAHASAN SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL (SPLDV) BAGI SISWA KELAS VIII SMP Bupu, Maria Ansiliana; Rawa, Natalia Rosalina; Bela, Maria Editha
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 1 No. 4 (2021): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v1i4.365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul sistem persamaan linear dua variabel berbasis model pendidikan matematika realistik terintegrasi konten budaya lokal Ngada untuk siswa kelas VIII SMP. Penelitian ini akan menghasilkan produk berupa modul sistem persamaan linear dua variabel berbasis pendidikan matematika realistik terintegrasi konten budaya lokal ngada yang menggunakan model pengembangan ADDIE yang valid dan praktis. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan, mengacu pada model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima langkah yaitu Analyze, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar kusioner ahli desain dan ahli materi untuk mengukur kevalidan bahan ajar, angket respon siswa dan angket respon guru untuk mengukur kepraktisan bahan ajar. Hasil dari penelitian ini adalah bahan ajar berupa modul sistem persamaan linear dua variabel berbasis pendidikan matematika realistik terintegrasi konten budaya lokal Ngada untuk siswa kelas VIII SMP. (1) Berdasarkan penilaian dari ahli desain dan ahli materi terhadap kevalidan bahan ajar mendapat rata-rata skor 4,3 dengan kriteria “Baik” (2) Berdasarkan hasil penilaian dari angket respon siswa dan angket respon guru terhadap kepraktisan bahan ajar, mendapat skor 4,6 dengan kriteria (Sangat Baik). Hal ini terbukti bahwa bahan ajar berupa modul sistem persamaan linear dua variabel berbasis pendidikan matematika realistik terintegrasi konten budaya lokal ngada pada siswa kelas VIII SMP dikatakan valid dan praktis.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MODUL SETTING PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL Beka, Yuliana Ardianti; Wewe, Melkior; Rawa, Natalia Rosalina
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 1 No. 4 (2021): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v1i4.376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar modul pada materi aritmatika sosial berbasis masalah. Jenis penelitian ini adalah penelitian yang mengacu pada model pengembangan ADDIE yaitu analysis,design, development, implementation, dan evaluation.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi para ahli untuk mengukur kevalidan bahan ajar, angket respon guru dan angket respon siswa untuk mengukur kepraktisan bahan ajar.Hasil penelitian ini adalah bahan ajar berupa modul aritmatika sosial berbasis masalah. (1) Berdasarkan hasil penilaian kevalidan bahan ajar, rata-rata skor keseluruhan 4,5 dengan ktiteria “Sangat Baik”. (2) Berdasarkan hasil penilaian kepraktisan rata-rata skor keseluruhan 4,7 dengan kriteria “Sangat Baik”, sehingga dapat disimpulkan bahwa bahan ajar berupa modul aritmatika sosial berbasis masalah untuk siswa kelas VII SMP dikatakan valid dan praktis.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD DI GUGUS VI KECAMATAN GOLEWA SELATAN KABUPATEN NGADA Siwu, Brigita; Lawe, Yosefina Uge; Rawa, Natalia Rosalina
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v1i1.182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA pada siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dengan siswa yang belajar dengan meggunakan model pembelajaran langsung pada siswa kelas V SD gugus VI Kecamatan Golewa selatan Kabupaten Ngada Tahun Ajaran 207/2018. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian Post Test Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD gugus VI Golewa Selatan yang berjumlah 48 orang untuk kelompok eksperimen yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis masalah dan 49 orang untuk kelompok kontrol yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung dengan teknik sampel intaq group. Data dikumpulkan dengan tes hasil belajar pada akhir pertemuan. Bentuk tesnya adalah pilihan ganda (objektif tes) yang terdiri dari 20 butir soal. Pengujian hipotesis menggunakan program SPSS 16. from windows pada kolom Equal variance assumed nilai t-test = 11,634 > 1,98 (dengan db n1+n2-2 (48 + 49 -2= 95, taraf sig. 5%), dan nilai signifikansi = 0,000 < 0,05 sehingga keputusannya H0 ditolak dan H1 diterima. Dari rata-rata hitung bahwa untuk kelompok yang menerapkan model pembelajaran berbasis masalah lebih besar dari kelompok yang menerapkan model pembelajaran langsung ( = 84,37 > = 58,57). Berdasarkan hasil analisis data tersebut maka dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dengan siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran langsung.