Tuberkulosis (TB) diseminata merupakan bentuk berat dari TB yang terjadi akibat penyebaran hematogen Mycobacterium tuberculosis, yang dapat memengaruhi berbagai organ termasuk kulit. TB kutis tergolong jarang, yakni sekitar 1–1,5% dari seluruh kasus TB ekstraparu, dan sering menjadi tantangan diagnosis karena manifestasi klinis yang bervariasi. Pencarian sistematis dilakukan pada basis data PubMed, Scopus, dan EMBASE untuk artikel yang diterbitkan hingga 10 Maret 2025. Studi yang mendeskripsikan keterlibatan kulit pada TB diseminata, termasuk laporan kasus, serial kasus, dan studi observasional dimasukkan. Data mengenai presentasi klinis, teknik diagnosis, dan tata laksana dikumpulkan dan dianalisis. Sebanyak tujuh studi dengan total 797 pasien memenuhi kriteria inklusi. Beberapa bentuk dari TB kutis antara lain lupus vulgaris, skrofuloderma, TB kutis verukosa, dan TB kutis miliaris akan dibahas manifestasi klinis dan pemeriksaan penunjang yang diperlukan. Beragam bentuk TB kutis ini memerlukan pengenalan dini untuk mendapatkan terapi secepatnya. Manifestasi kulit pada TB diseminata menunjukkan gambaran klinis yang bervariasi sehingga memerlukan kewaspadaan diagnosis tinggi. Konfirmasi diagnosis bergantung pada pemeriksaan histopatologi dan molekuler. Terapi antituberkulosis yang dimulai lebih awal memperbaiki prognosis, sehingga pengenalan dini sangat penting.