Siti Mujanah
Universitas 17 Agustus 1945

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS DAMPAK STRUKTUR MODAL DAN PROFITABILITAS TERHADAP KINERJA KEUANGAN DENGAN KEPEMILIKAN MANAJERIAL SEBAGAI VARIABEL MODERASI DALAM SEKTOR PERBANKAN PERIODE 2021-2023 Ana Pertiwi; Riandi Fiyelex Selmury; Siti Mujanah; Achmad Yanu Alif Fianto
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 7 No. 6 (2024): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i1.13979

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak struktur modal dan profitabilitas terhadap kinerja keuangan dengan kepemilikan manajerial sebagai variabel moderasi pada sektor perbankan periode 2021-2023. Pentingnya penelitian ini didorong oleh dinamika perbankan selama masa transisi pasca-pandemi COVID-19 yang mempengaruhi pengelolaan struktur modal dan profitabilitas bank. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi berganda. Sampel penelitian terdiri dari bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2023, dengan data dikumpulkan dari laporan keuangan tahunan. Pengujian hipotesis menggunakan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov dan analisis regresi moderasi Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Struktur modal berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan (sig. 0.023 < 0.05); (2) Profitabilitas berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja keuangan (sig. 0.021 < 0.05); (3) Kepemilikan manajerial secara efektif memoderasi hubungan struktur modal dan kinerja keuangan (sig. 0.015 < 0.05); (4) Kepemilikan manajerial memoderasi hubungan profitabilitas dan kinerja keuangan secara signifikan (sig. 0.034 < 0.05). Penelitian ini memberikan implikasi teoretis dan praktis bagi manajemen bank dalam mengoptimalkan struktur modal dan profitabilitas dengan mempertimbangkan peran kepemilikan manajerial. Model moderasi menunjukkan kekuatan prediksi yang lebih baik dengan R² sebesar 67,3%, mengindikasikan pentingnya peran kepemilikan manajerial dalam meningkatkan kinerja keuangan bank.
Pengaruh Pengalaman Magang, Soft Skill Dan Hard Skill terhadap Kesiapan Kerja (Studi Kasus Pada Mahasiswa Angkatan 2021 Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Aceh) Mimiasri Mimiasri; Abdul Halik; Siti Mujanah
JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Vol. 12 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Sekretariat Pusat Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jemsi.v12i1.5682

Abstract

This study aims to analyze the influence of internship experience, soft skills, and hard skills on the job readiness of students from the 2021 Management Program at the Faculty of Economics, Universitas Muhammadiyah Aceh. The method used is a quantitative approach with multiple linear regression analysis. Data was collected through questionnaires completed by 63 students who have participated in internships. The results show that, partially, internship experience does not have a significant effect on job readiness, while both soft skills and hard skills do have a significant influence. Simultaneously, all three variables positively affect the students' job readiness. This research concludes that the development of soft skills and hard skills needs to be enhanced, while the quality of internship experiences should be improved to better align with industry needs.
PENGARUH LITERASI KEUANGAN DIGITAL, MOTIVASI DIRI, PERSEPSI KEMUDAHAN, DAN PENGARUH SOSIAL TERHADAP MINAT INVESTASI REKSADANA: PERAN MEDIASI EFIKASI DIRI KEUANGAN PADA GENERASI MILENIAL Bondan Wicaksono; Abdul Halik; Siti Mujanah
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i3.11649

Abstract

The wide gap in digital financial inclusion and literacy, according to OJK data, and the surge in young investors, are the background to this research. This issue requires strengthening psychological confidence to improve millennial financial decisions. The focus of this research is to analyze the influence of digital financial literacy, self-motivation, perceived ease of use, and social influence on mutual fund investment interest through the mediation of financial self-efficacy. An explanatory quantitative approach was applied by distributing questionnaires to 150 millennial respondents in South Jakarta. The collected data were analyzed structurally using the SEM-PLS method through a bootstrapping technique of 5,000 subsamples. The quantitative data test results proved that the path coefficient values ​​of digital literacy (beta = 0.312), platform ease of use (beta = 0.267), and social influence (beta = 0.224) had a significant positive effect on financial self-efficacy. Directly, self-motivation (beta = 0.289) and financial self-efficacy (beta = 0.418) were shown to significantly increase investment interest. The study's main conclusion confirms that financial self-efficacy acts as a partial mediator, successfully bridging external factors into actual investment behavior. Financial platform developers are recommended to integrate integrated digital education and intuitive interface design to stimulate millennials' investment confidence. ABSTRAK Tingginya gap inklusi dan literasi keuangan digital berdasarkan data OJK serta lonjakan investor muda melatarbelakangi penelitian ini. Masalah tersebut menuntut adanya penguatan keyakinan psikologis agar keputusan finansial milenial menjadi lebih akurat. Fokus penelitian ini adalah menganalisis pengaruh literasi keuangan digital, motivasi diri, persepsi kemudahan, dan pengaruh sosial terhadap minat investasi reksadana melalui mediasi efikasi diri keuangan. Pendekatan kuantitatif eksplanatori diterapkan dengan menyebarkan kuesioner kepada 150 responden generasi milenial di Jakarta Selatan. Data yang terkumpul dianalisis secara struktural menggunakan metode SEM-PLS melalui teknik bootstrapping 5.000 subsampel. Data kuantitatif hasil pengujian membuktikan nilai koefisien jalur dari literasi digital (beta = 0,312), kemudahan platform (beta = 0,267), dan pengaruh sosial (beta = 0,224) berpengaruh positif signifikan terhadap efikasi diri keuangan. Secara langsung, motivasi diri (beta = 0,289) dan efikasi diri keuangan (beta = 0,418) terbukti meningkatkan minat investasi secara signifikan. Simpulan utama penelitian menegaskan bahwa efikasi diri keuangan bertindak sebagai mediator parsial yang sukses menjembatani faktor eksternal menjadi perilaku investasi aktual. Pengembang platform finansial direkomendasikan untuk mengintegrasikan edukasi digital terpadu dan desain antarmuka yang intuitif guna menstimulasi rasa percaya diri milenial dalam berinvestasi.