Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENGARUH ZPT NABATI DAN MEDIA TUMBUH TERHADAP PEKEMBANGAN KOPI ROBUSTA Setyo Andi Nugroho; Sonia Bagiatus; Ujang Setyoko; Titien Fatimah; Ika Lia Novenda; Pujiastuti Pujiastuti
JURNAL BIOSENSE Vol 5 No 2 (2022): Edisi Desember 2022
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas PGRI Banyuwangi, Jalan Ikan Tongkol No 01, Telp (0333) 421593, 428592 Banyuwangi 68416

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.701 KB) | DOI: 10.36526/biosense.v5i2.2279

Abstract

Indonesia occupies the 4th position of the 5 main coffee producing countries in the world. Coffee plants are a high foreign exchange earner in the Indonesian economy. Data from the Central Statistics Agency (BPS) show that Indonesia's coffee production in 2021 was the highest in the last decade, reaching 774.6 tonnes. This number increased by 2.75% from the previous year of 753.9 thousand tonnes. Coffee seed germination takes a long time due to seed dormancy. Coffee growth can be optimal with the provision of growth regulators. Good planting media can produce quality coffee seeds, because in good media there are nutrients needed by plants. The research was conducted at the Jember State Polytechnic Soil Wire House Laboratory in February-May 2022. Data were analyzed using Factorial RAK with a 5% BNJ follow-up test. The results showed that the combination treatment of planting media and natural ZPT concentrations had a significant effect on the generative growth of Robusta coffee (Coffea canephora L) including germination percentage, root length, height and seedling diameter.
PENGARUH JENIS MEDIA PUPUK KANDANG DAN PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR DAUN LAMTORO TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT VANILI (Vanilla planifolia) Abdurrahman Salim; Ujang Setyoko; Abdul Madjid; Hasyim Asyari
Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Vol 23 No 1 (2023)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jppt.v23i1.2306

Abstract

Provision of nutrients is one of the important things in plant cultivation. One of the nutrients that can be obtained from organic fertilizers. Manure is one type of organic fertilizer that can increase soil nutrients. The manure used in the media is cow and goat manure. In addition to manure, the application of Liquid Organic Fertilizer (POC) of lamtoro leaves can also provide nitrogen elements in the soil. The element nitrogen has good benefits for nurseries because it can accelerate vegetative growth in plants. The purpose of this study was to determine the effect of adding manure media by giving lamtoro leaf POC to vanilla seeds. This research was carried out at the Jember State Polytechnic in July – November 2020. This study used a factorial randomized block design with two factors, namely the first factor was 3 types of planting media consisting of control, addition of cow kendang fertilizer and addition of cow kendang fertilizer. Then the second factor was giving lamtoro leaf liquid organic fertilizer with three levels consisting of control, 25%, and 50%.. The results showed that goat manure showed the best results in increasing shoot length, shoot diameter, leaf width and wet weight of vanilla plants. Application of liquid organic fertilizer with a concentration of 50% gave the best results for increasing shoot length, shoot diameter and wet weight of vanilla plants. Meanwhile, the interaction does not show a significant effect. Keywords:Lamtoro Leaves; Manure; POC; Vanilla plant
Pemanfaatan Buku Sebagai Motivasi Minat Baca Siswa di SD Negeri Pace 05 Kabupaten Jember Setyo Andi Nugroho; Rudi Wardana; Tirto Wahyu Widodo; Ujang Setyoko; Lilik Mastuti; Fandyka Yufriza Ali; Ika Lia Novenda
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimaspen.v4i1.3524

Abstract

SD Negeri Pace 05 Jember terletak di Dusun Sukmo Ilang RT 05 RW 25, Kecamatan Silo Kabupaten Jember. Fasilitas sekolah kurang memadai terutama kelengkapan buku yang ada diperpustakaan. Tujuan menjadikan buku sebagai media meningkatkan minat membaca siswa SD Negeri Pace 05 Jember. Metode pengumpulan data adalah wawancara dan tes uraian singkat berupa pre-test dan post-test yang berisi 7 poin pertanyaan terkait pengetahuan pengajar sekolah terhadap pentingnya buku untuk meningkatkan minat baca. Responden yang digunakan dalam pengumpulan data merupakan Pengajar berjumlah 9 responden. Rancangan yang digunakan adalah rancangan pretest-posttest kelompok tunggal (one group pretest-posttest design) dengan satu jenis sasaran tanpa adanya kelompok kontrol atau pembanding. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif. Hasil Kuisioner menunjukkan bahwa pengajar saat pre-Test belum bisa mengarahkan untuk menuntun siswa memahami buku dengan baik, ini terbukti saat pre-Test skor 50, setelah penyuluhan pengajar memahami bagaimana menuntun siswa memahami buku dengan skor 90. Pengajar juga memberikan penekanan pada kata penting dibuku, memberikan strategi yang baik, dan juga mengetahui kriteria buku yang baik dengan skor Post-Test skor 90. Pengajar belum bisa memaksimalkan perpustakaan, salah satu disebabkan minimnya dana sekolah untuk mengembangkan perpustakaan. Pengembangan perpustakaan pengajar dengan skor 80.
Test of Level of Likes on Fermentation Length and Physical Quality Characteristics of Robusta Coffee After Storage Eva Rosdiana; Jayana Erliana; Fandyka Yufriza Ali; Ujang Setyoko; Devina Cinantya Anindita
Jurnal Riset Perkebunan Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Riset Perkebunan (JRP)
Publisher : Jurusan Budidaya Perkebunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrp.5.2.88-93.2024

Abstract

One of the stages in the wet processing of coffee that can affect its flavor is fermentation. Fermentation is the process of removing the mucilage layer that still adheres to the coffee beans, which results in a distinctive coffee aroma and reduces caffeine content, especially in robusta coffee. After the fermentation process, packaging and storage are carried out. Storage is the stage where raw coffee beans are kept to maintain their quality until the next process. This study aims to determine the effect of fermentation duration on panelists' preference levels and the impact of storage duration on the physical quality characteristics of robusta coffee. This research employs both quantitative and qualitative descriptive methods. The results show that storage duration does not affect the physical quality characteristics of robusta coffee beans. The moisture content parameter after storage was found to be 12.2%, the density parameter averaged 0.691 gr/ml, and the defect value parameter fell into grade 3. The study also shows that different fermentation durations do not significantly affect the panelists' preference levels, with an average score of 3-4,1.
Pemberian Zat Pengatur Tumbuh Ekstrak Bawang Merah Terhadap Pertumbuhan Akar Setek Lada(Piper ningrum L.) Varietas Kerinci Hasan Basri; Ujang Setyoko
Jagad Tani: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 1 No 2 (2024)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/t88kfa68

Abstract

Pendahuluan. Lada (Piper nigrum L.) merupakan salah satu tanaman rempah paling tua dan populer didunia. Perbanyakan  lada dengan setek membutuhkan waktu kurang lebih dua bulan untuk pertumbuhan akar. Salah satu cara untuk memacu terbentuknya akar yaitu dengan cara pemberian Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) alami. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh pemberian konsentrasi ekstrak bawang merah terhadap pertumbuhan setek lada. Metode Pengumpulan Data. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan bulan Mei 2023 yang bertempat di lahan Politeknik Negeri Jember (-8,1590464, 113,7240660). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial. Faktor yang digunakan yaitu berbagai konsentrasi ekstrak bawang merah dengan 5 level perlakuan pada konsentrasi, K0 = 0% (kontrol), K1 = 12,5%, K2 = 25%, K3 = 37,5 %, K4 = 50%. Setiap perlakuan terdiri dari 4 ulangan, dengan total 20 unit dan setiap unit terdiri dari 10 setek. Data yang telah didapatkan dari hasil pengujian kemudian dianalisis menggunakan uji F (Anova). Apabila terdapat pengaruh nyata maka dilakukan uji lanjut menggunkan BNT pada taraf 5%. Parameter pengamatan meliputi jumlah akar, panjang akar (cm), volume akar (ml). Hasil dan Diskusi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa  konsentrasi ektra bawang merah berbeda sangat nyata terhadap jumlah akar, panjang akar,dan volume akar berbeda tidak nyata pada semua parameter pengamatan. Simpulan. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa pemberian ektrak bawang merah terhadap jumlah akar, panjang akar, dan volume akar pada 10 minngu setelah tanam berpengaruh berbeda tidak nyata.
Pengaruh Sinergitas Mikroba Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Tebu (Saccharum Offichinarum. L) di Kebun Ramban Wetan 1 PG Pradjekan Bondowoso Nurul Hidayat; Anni Nuraisyah; Abdurrahman Salim; Ujang Setyoko
Jagad Tani: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 1 No 2 (2024)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/d26x7817

Abstract

Pendahuluan. Tanaman tebu (Saccharum officinarum L.) merupakan tanaman penghasil gula yang menjadi salah satu penghasil karbohidrat. Produksi gula tahun 2020 yang mencapai 2,12 juta ton mengalami penurunan dari tahun 2019 yang sebanyak 2,23 juta ton. Rendahnya produksi gula tersebut diakibatkan oleh rendahnya produktivitas tebu yang hanya mencapai 52,2 ton per hektar.Hal ini disebabkan oleh kondisi lahan yang kritis akibat penggunaan pupuk anorganik yang belum tepat dan efisien dalam meningkatkan pertumbuhan. Upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kesuburan tanah salah satunya dengan melakukan penambahan bahan organik yang tergabung dalam sebuah zat yaitu sinergitas mikrobia. Sebab bahan organik dapat meningkatan porositas tanah, status kadar air dalam tanah, dan memperbaiki struktur tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sinergitas mikrobia terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman tebu (Saccharum officinarum.L)   Metode Pengumpulan Data. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2022 sampai bulan Maret 2023 di lahan Ramban Wetan 1 PG Pradjekan Bondowoso. Metode penelitian yang digunakan yaitu Uji Independent Simple T-tes yang terdiri atas 2 perlakuan, yaitu perlakuan pertama tanaman kontrol (pupuk ZA 8 kw/ha, SP36 2 kw/ha, KCL 2 kw/ha) dan perlakuan kedua yaitu ( pupul blotong, bakteri tanah, bakteri PGPR akar tebu, asam amino) + pupuk anorganik dosis 50% (ZA, SP36 dan KCL). Terdiri dari 2 Perlakuan yaitu tanaman tebu kontrol atau A0 (pupuk Za 8kw/ha, SP36 2kw/ha, KCL 2kw/ha) dan tanaman tebu aplikasi atau A1 (pupuk blotong, bakteri tanah, PGPR akar tebu, asam amino + pupuk Za 4kw/ha, SP36 1kw/ha, KCL 1kw/ha). Hasil dan Diskusi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang sangat nyata pada parameter jumlah anakan (tunas), tinggi batang (cm) dan diameter batang (mm). Sedangkan pada parameter jumlah daun menunjukkan hasil yang tidak berpengaruh nyata. Selain itu pada kandungan klorofil daun tebu menunjukkan perlakuan A1 lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan A0. Simpulan. Perlakuan pemberian sinergitas mikrobia terhadap pertumbuhan vegetative tanaman tebu memberikan pengaruh yang tidak berbeda nyata terhadap parameter jumlah daun, Namun memberikan pengaruh yang sangat berbeda nyata pada parameter jumlah anakan, tinggi batang dan diameter batang. Kandungan klorofil pada perlakuan A1 lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan A0
Pertumbuhan Bibit Vanili (Vanilli planifolia Andrews) Pada Berbagai Komposisi Media Tanam Muhammad Yusuf Qomarul Huda; Ujang Setyoko
Jagad Tani: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 2 No 1 (2025)
Publisher : Yayasan Jagad Aksara Kita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71333/mx4xar02

Abstract

Pendahuluan. Tanaman vanili (Vanilla planifolia Andrews) merupakan jenis tanaman dari keluarga Orchidaceae dan salah satu anggrek-tanaman keluarga. Pembibitan tanaman vanili yang optimal akan menghasilkan tanaman buah vanili yang berkualitas dengan tingkat hasil panen yang maksimal. Media tanam merupakan faktor penting sekaligus syarat utama pertumbuhan tanaman. Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh komposisi media tanam terhadap pembibitan tanaman vanili.  Metode Pengumpulan Data. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus-Desember 2023 di Rumah Kawat Kebun Koleksi Politeknik Negeri Jember. Metode penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak kelompok (RAK) non faktorial. Analisa Data. Terdiri dari 5 Perlakuan komposisi media tanam P1 ( Top Soil: Pupuk Kandang Sapi: Pasir (1:1:1), P2 ( Top Soil: Pupuk Kandang Sapi: Arang Sekam (1:1:1), P3 ( Top Soil: Pupuk Kompos Kulit Kopi: Arang Sekam (1:1:1), dan P4 ( Top Soil: Pupuk Kompos Kulit Kopi: Arang Sekam (2:1:1), P5 ( Top Soil: Pupuk Kompos Kulit Kopi: Arang Sekam (1:2:1), serta P6 ( Top Soil: Pupuk Kompos Kulit Kopi: Arang Sekam (1:1:2) dengan  sebanyak 144 bibit vanili. Hasil dan Diskusi. Hasil terbaik penelitian serta parameter yang digunakan terjadi pada umur 56 HST pada perlakuan P3 yaitu dengan komposisi media ( Top Soil: Pupuk Kompos Kulit Kopi: Arang Sekam (1:1:1), parameter jumlah daun dengan rata-rata 1,60 helai, parameter diameter bibit dengan rata-rata 3,48 mm, parameter tinggi bibit dengan rata-rata 8,18 cm, berat basah total bibit dengan rata-rata 6,12 gram, berat kering bibit dengan rata-rata 0,36 gram, Panjang akar dengan rata-rata 4,6 cm, jumlah akar 1,5, berat basah akar dengan rata-rata 0,25 gram dan berat kering akar dengan rata-rata 0,17 gram.    Simpulan. Perlakuan yang terbaik yaitu perlakuan P3.