Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Keamanan Aplikasi Web silapetro.ub.ac.id Menggunakan Metode VAPT dan WSTG 4.2 Setiawan, Alfonsus Adrian Audie; Hariz Farisi; Aswin Suharsono
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 6 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keamanan aplikasi web silapetro.ub.ac.id menggunakan metodologi Vulnerability Assessment and Penetration Testing (VAPT) serta metode pengujian Web Security Testing Guide (WSTG) versi 4.2. Dilatarbelakangi oleh meningkatnya ketergantungan pada teknologi informasi dan aplikasi web dalam mendukung efisiensi operasional dan penyebaran informasi, penelitian ini menekankan pentingnya pengujian keamanan untuk mencegah serangan siber dan menjaga kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data. Metodologi penelitian mencakup perencanaan, identifikasi celah keamanan, pengumpulan data primer melalui pengujian langsung, rekapitulasi kerentanan, serta analisis kerentanan yang tervalidasi untuk menghasilkan rekomendasi perbaikan berdasarkan nilai keparahan dan dampak yang diperoleh. Hasil penelitian mengungkapkan beberapa celah yang memerlukan penanganan seperti kelemahan autentikasi pada saluran alternatif yang memungkinkan untuk memperoleh hak akses administrator dengan akses minimal, eksposur pada file konfigurasi, nilai dari parameter action pada aplikasi yang dapat diubah, melewati skema otorisasi dengan memperoleh session id pengguna, kebijakan username, password, dan proses registrasi yang lemah, serta kemampuan untuk melakukan enumerasi akun lewat fasilitas forgot password. Berdasarkan temuan tersebut, dirumuskan rekomendasi strategis untuk penguatan sistem keamanan aplikasi seperti menggunakan prinsip Least Privilege (PoLP), menguatkan kontrol akses melalui definisi peran yang jelas, verifikasi identitas tambahan untuk mencegah pendaftaran akun palsu, memberikan respon yang konsisten dan menerapkan rate limiting pada fungsi reset kata sandi, mengintegrasikan langkah keamanan seperti CAPTCHA, menerapan kebijakan username dan password yang kuat, mengikat token seperti SimpleSAML dengan atribut tambahan (misalnya PHPSESSID atau User-Agent) dan diberikan durasi validitas yang terbatas untuk menghindari penyalahgunaan, mencegah akses terhadap file-file sensitif, dan file konfigurasi penting sebaiknya dipindahkan dari web root serta server dikonfigurasi untuk memblokir akses ke file tertentu melalui aturan deny. Penelitian ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keamanan operasional aplikasi web di lingkungan Universitas Brawijaya, tetapi juga dapat menjadi acuan bagi pengembangan sistem keamanan aplikasi web di institusi pendidikan lainnya.
Analisis Tingkat Penerimaan Teknologi LMS BRONE Menggunakan Model UTAUT2: Studi Kasus Mahasiswa Teknologi Informasi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya Irmawan, Rozy Setia; Wijoyo, Satrio Hadi; Hariz Farisi
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 8 (2025): Agustus 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital dalam pendidikan tinggi mendorong Universitas Brawijaya untuk mengimplementasikan Learning Management System (LMS) bernama BRONE sebagai media utama pembelajaran daring. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi tingkat penerimaan teknologi LMS BRONE menggunakan model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 (UTAUT2). Tujuannya adalah memahami sejauh mana variabel Performance Expectancy, Effort Expectancy, Social Influence, Facilitating Conditions, dan Habit memengaruhi Behavioral Intention mahasiswa dalam menggunakan LMS BRONE. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif analitik-deskriptif menggunakan metode survei. Populasi penelitian adalah mahasiswa aktif Program Studi Teknologi Informasi FILKOM UB yang telah berpengalaman menggunakan BRONE. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 99 responden. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner menggunakan skala Likert 5 poin. Data dianalisis dengan pendekatan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui software SmartPLS 4. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari lima variabel independen yang diuji, hanya Facilitating Conditions dan Habit yang berpengaruh signifikan terhadap Behavioral Intention mahasiswa dalam menggunakan LMS BRONE. Variabel Performance Expectancy, Effort Expectancy, dan Social Influence tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan adopsi LMS BRONE sangat bergantung pada kesediaan infrastruktur teknis dan kebiasaan mahasiswa dalam menggunakan sistem.
Analisis Perbandingan Detection Rate OWASP ZAP dan Skipfish Dalam Mendeteksi SQLI Bintang Pamungkas; Hariz Farisi; Dwija Wisnu Brata
Jurnal Pengembangan Teknologi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 13 (2026): Publikasi Khusus Tahun 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Naskah ini akan diterbitkan di Konferensi Internasional INSIGHT
Analisa Efektivitas Modsecurity dengan OWASP CRS Terhadap Serangan Injection Modern Sitompul, Simon; Hariz Farisi; Suharsono, Aswin
Jurnal Pengembangan Teknologi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 6 (2026): Juni 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Serangan SQL Injection masih menjadi salah satu ancaman utama terhadap keamanan aplikasi web karena dapat menyebabkan kebocoran data, manipulasi basis data, hingga pengambilalihan sistem secara tidak sah. Seiring berkembangnya mekanisme pertahanan aplikasi web, SQL Injection juga mengalami perkembangan melalui penggunaan encoding, obfuscation, comment Injection, dan berbagai metode bypass lainnya yang dikenal sebagai SQL Injection modern. Untuk mengatasi ancaman tersebut, banyak organisasi mengimplementasikan Web Application Firewall (WAF), salah satunya ModSecurity yang dikombinasikan dengan OWASP Core Rule Set (CRS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas ModSecurity yang dikonfigurasikan dengan OWASP CRS dalam mendeteksi serangan SQL Injection modern pada berbagai konfigurasi Paranoia Level (PL). Pengujian dilakukan menggunakan OWASP Juice Shop yang dijalankan pada lingkungan berbasis Docker. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan Paranoia Level meningkatkan kemampuan deteksi sistem. Detection Rate yang diperoleh masing-masing sebesar 98,82% pada PL1, 99,98% pada PL2, 99,99% pada PL3, dan 99,99% pada PL4. Namun, peningkatan tersebut diikuti oleh kenaikan False Positive Rate dari 25,93% pada PL1 menjadi 57,43% pada PL2, 66,96% pada PL3, dan 100% pada PL4. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa ModSecurity dengan OWASP CRS efektif dalam mendeteksi SQL Injection modern, namun pemilihan Paranoia Level yang tepat diperlukan untuk memperoleh keseimbangan antara kemampuan deteksi dan tingkat False Positive.