Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN KETERAMPILAN MOTORIK KASAR MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL KUCING DAN TIKUS DI TK CIFOR CERIA DEPOK TAHUN 2021 Puji Yulianty; Winda Yunica; Ririn Tjahyaningsih
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 11 No 2: Desember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v11i2.2529

Abstract

Permainan bagi anak-anak bukan hanya terkait dengan alat permainan, kawan bermain, tempat bermain atau lingkungan bermain. Anak dapat mengekspresikan diri dalam memperoleh pengetahuan dan pengalaman yang akan dialami ketika bermain. Keterampilan motorik kasar anak dapat dikembangkan salah satunya dengan permainan tradisional, misalnya kucing dan tikus. Permainan tradisonal sangat penting diperkenalkan pada anak karena mereka dapat mengetahui permainan tempo dulu serta dapat memainkannya sendiri tanpa bantuan dari orang dewasa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan motorik kasar anak melalui permainan tradisional kucing dan tikus di TK B Cifor Ceria Kota Depok 2021. Subjek penelitian ini terdiri dari 10 orang anak. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang mengacu pada model Kemmis dan Mc. Taggart meliputi empat tahap yaitu (1) perencanaan (2) tindakan (3) observasi (4) refleksi. Penelitian ini terdiri dari 1 siklus, dengan dua kali pertemuan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan instrument observasi, wawancara, dokumentasi, catatan lapangan dan diskusi. Hasil penelitian ini menyatakan adanya peningkatan keterampilan motorik kasar anak melalui permainan tradisional, dibuktikan dengan skor rata-rata keterampilan motorik kasar awal anak 63,61% dan siklus I79,33%. Temuan penelitian bahwa permainan tradisional kucing dan tikus dapat meningkatkan keterampilan motorik kasar anak TK B Cifor Ceria.
Pendampingan Orangtua dalam Mengimplementasikan Fun Litercy di Desa Pamegarsari Puji Yulianty
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 3, No 3 (2023): Abdira, Juli
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v3i3.327

Abstract

Pengembangan Literasi menjadi salah satu hal yang sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang anak. Literasi merupakan aspek perkembangan bahasa dalam pendidikan anak usia dini. Literasi sering dilekatkan pada istilah membaca dan menulis, walaupun terminologi literasi lebih luas dari baca-tulis. Prinsip belajar sambil bermain tidak boleh hilang pada pembelajaran di PAUD. Tujuan pendampingan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan orangtua dalam pengembangan literasi anak. Penulis menggunakan metode pelatihan berupa kegiatan demonstrasi fun literacy kepada orangtua murid di PAUD Nurul Qolbu dan Al-Ihsani Desa Pamegarsari Parung Bogor. Kegiatan fun literacy ditujukan agar anak mengenal simbol untuk persiapan membaca, dapat mengenal huruf awal dari nama benda, menuliskan dan mengucapkan huruf a-z dan anak dapat menuliskan nama sendiri. Berdasarkan evaluasi dan refleksi yang dilaksanakan kegiatan pendampingan ini sangat bermanfaat bagi orangtua murid di PAUD Nurul Qolbu dan Al Ihsani salah satunya adalah orang tua dapat mempraktikkan di rumah cara mengajarkan fun literacy ke anak melalui kegiatan yang menyenangkan sesuai dengan prinsip anak usia dini.
PEMANFAATAN PERMAINAN EDUKATIF DALAM MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF PADA ANAK USIA DINI DI TKS ISLAM ARAFAH NEGLASARI BOGOR Puji Yulianty
Jurnal Anak Bangsa Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Anak Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jas.v3i1.59

Abstract

Development is a change in the structure and function of the body that lasts a lifetime, becoming more complex in terms of gross movement, fine movement, ability to speak and language, as well as socialization and independence. Cognitive development is a thinking process, namely the ability to connect, evaluate and consider an event or events. Cognitive potential is determined at the moment of fertilization (fertilization), but whether it is realized or not depends on the environment and the opportunities offered. Learn the importance of educational toys and learn how to apply learning to improve cognitive aspects with simple APE developed by TKS Islam Arafah Neglasari Bogor. This research is descriptive research using data collection techniques through interviews and observation. The subjects of this research were children aged 2 years and then class teachers, as well as children aged 3-4 years from kindergarten group A. Role playing helps children develop social skills. By role playing, you learn to share, line up or take turns and communicate with friends. Ability to manage emotions, including understanding feelings of fear, frustration, sadness, anger and jealousy. Children learn to manage and understand these emotions. To increase creativity and discipline, children usually adopt daily rules and patterns as well as the habits of children or parents and even adults around the child