Alfauzan Amin
Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno

Published : 9 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Model Keputusan Inovasi Dalam Pendidikan Annisa Tusadia; Dwi Wulan Sari; Alfauzan Amin; Mukhlisuddin Mukhlisuddin
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13005

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengatahui hakikat dan model dalam proses keputusan inovasi. Metode penelitian ini menggunakan literature research atau penelitian kepustakaan yang akan dianalisis dan disimpulkan. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan studi pustaka yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara menggunakan data-data yang berkaitan dengan proses keputusan inovasi dari jurnal, internet, buku, dan sumber lainnya yang relevan. Hasil penelitian ini berupa: Individu mungkin mengembangkan kebutuhan ketika dia mempelajari bahwa inovasi itu muncul. Oleh karena itu, inovasi dapat menuntun pada kebutuhan dan juga sebaliknya. Beberapa agen perubahan menciptakan kebutuhan diantara klien-klien mereka dengan menunjukan keberadaan gagasan-gagasan baru yang diinginkan. Pengetahuan keberadaan inovasi ini dapat menciptakan motivasi untuk pengambilannya. Jenis-Jenis Pengetahuan mengenai Inovasi. Inovasi terdiri dari jenis-jenis pengetahuan yang berbeda. Inovasi secara khusus mengandung informasi software, yang berada dalam inovasi dan berfungsi untuk mengurangi ketidakpastian mengenai hubungan sebab-akibat yang terlibat dalam mencapai hasil yang diinginkan.
Sistem Perubahan Sosial Dan Strategi Perubahan Sosial Rulita Mandasari; Ilham Ma’ruf; Alfauzan Amin
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13621

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengatahui sistem Perubahan Sosial dan Strategi perubahan sosial. Metode penelitian ini menggunakan literature research atau penelitian kepustakaan yang akan dianalisis dan disimpulkan. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan studi pustaka yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara menggunakan data-data yang berkaitan dengan proses keputusan inovasi dari jurnal, internet, buku, dan sumber lainnya yang relevan. Hasil penelitian ini berupa: Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi karena adanya ketidaksesuaian di antara unsur-unsur sosial yang berbeda di dalam kehidupan masyarakat, sehingga menghasilkan pola kehidupan yang baru ( berbeda dengan pola kehidupan sebelumnya). Perubahan sosial mencakup perubahan dalam nilai nilai sosial, norma-norma sosial, susunan lembaga kemasyarakatan, pelapisan sosial, kelompok sosial, interaksi sosial, pola-pola perilaku, kekuasaan dan wewenang, serta berbagai segi kehidupan masyarakat lainnya Beberapa sistem perubahan menciptakan kebutuhan Perubahan sosial di suatu masyarakat muslim biasanya ditunjukkan dengan berkembangnya peradaban di masyarakat muslim tersebut. Jadi bisa diambil konklusi bahwa substansi perubahan sosial tersebut adalah munculnya peradaban Islam yang kuat. Salah satu contoh peradaba yang konkret adalah Pendidikan
Efektivitas Tahapan Proses Pengambilan Keputusan Dalam Program Inovasi Pembelajaran Kurikulum Merdeka Belajar di SMA N 10 Kota Bengkulu Irpini Hayati; Nurul Khofifah; Alfauzan Amin
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13622

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengatahui kurikulum merdeka belajar serta tahapan proses pengambilan keputusan inovasi pada kurikulum merdeka dan inovasi pembelajaran kurikulum merdeka. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif non angka. Metode penelitian ini adalah penelitian kepustakaan. Pendekatan dilakukan dengan cara menganalisis dan menafsirkan hal-hal yang bersifat teoritis yang berkaitan dengan penelitian. Sumber data diperoleh dari berbagai buku-buku, jurnal dan internet, serta sumber lainnya yang relevan. Dimana peneliti berusaha menguak serta menggali tentang 1) Model Proses Inovasi Kurikulum Merdeka; dan 2) implikasi kurikulum merdeka bagi siswa dan guru di indonesia pada abad 21 melalui analisis literatur/kepustakaan. Hasil penelitian ini berupa: Model Proses Inovasi Kurikulum Merdeka dilakukan melalui pengurangan Kompetensi Dasar untuk setiap mata pelajaran sehingga guru dan siswa dapat lebih fokus pada kompetensi esensial untuk kelanjutan pembelajaran di tingkat selanjutnya, dimana Esensi merdeka belajar adalah kebebasan guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Sedangkan implikasi kurikulum merdeka bagi siswa dan guru di Indonesia adalah terkait karakteristik yang digunakan dalam kurikulum ini yakni siswa dan guru secara bersama-sama melaksanakan Pembelajaran berbasis proyek untuk mengembangkan soft skill dan karakter sesuai profil pelajar Pancasila, dimana Fokus kepada materi esensial sehingga ada waktu untuk pembelajaran yang mendalam bagi kompetensi dasar antara lain: literasi dan numerasi.
Proses Keputusan Inovasi Program Bahan Ajar Buku Saku Takhasus di SD Islam Plus Karakter Retha Dianita; Jumrahayani Jumrahayani; Alfauzan Amin
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13623

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengatahui proses keputusan inovasi Inovasi. Metode penelitian ini menggunakan Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Menurut Sugiyono metode penelitian kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi dan sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, dan analisis data bersifat kuantitatif. Oleh karena itu, inovasi dapat menuntun pada kebutuhan dan juga sebaliknya. Proses keputusan inovasi adalah proses di mana seorang individu (atau unit pembuat keputusan lainnya) berpindah dari pengetahuan pertama tentang inovasi ke pembentukan sikap terhadap inovasi, ke keputusan untuk menerima atau menolak, ke implementasi dan penggunaan ide baru, dan untuk konfirmasi keputusan ini. Langkah utama dalam proses keputusan inovasi: 1) pengetahuan, (2) persuasi, (3) keputusan, (4) implementasi, dan (5) konfirmasi
Difusi Inovasi, Diseminasi Inovasi, Serta Elemen Difusi Inovasi Neca Gemelia Muntaha; Alfauzan Amin
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13624

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengatahui hakikat pengertian Difusi Inovasi,Diseminasi Inovasi,serta Elemen Difusi Inovasi. Metode penelitian ini menggunakan literature research atau penelitian kepustakaan yang akan dianalisis dan disimpulkan. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan studi pustaka yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara menggunakan data-data yang berkaitan dengan proses keputusan inovasi dari jurnal, internet, buku, dan sumber lainnya yang relevan. Hasil penelitian ini berupa: Individu mungkin mengembangkan kebutuhan ketika dia mempelajari bahwa inovasi itu muncul. Oleh karena itu, inovasi dapat menuntun pada kebutuhan dan juga sebaliknya. Beberapa agen perubahan menciptakan kebutuhan diantara klien-klien mereka dengan menunjukan keberadaan gagasan-gagasan baru yang diinginkan. Pengetahuan keberadaan inovasi ini dapat menciptakan motivasi untuk pengambilannya. Jenis-Jenis Pengetahuan mengenai Inovasi. Inovasi terdiri dari jenis-jenis pengetahuan yang berbeda. Inovasi secara khusus mengandung informasi software, yang berada dalam inovasi dan berfungsi untuk mengurangi ketidakpastian mengenai hubungan sebab-akibat yang terlibat dalam mencapai hasil yang diinginkan.
Karakteristik Inovasi, Hakikat Inovasi dan Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Meningktakan Motivasi Belajar Siswa SDN 52 Kota Bengkulu Diana Sari; Dinda Putri Arini; Alfauzan Amin
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13625

Abstract

Inovasi dan metode pembelajaran yang dilakukan guru dapat meningkatkan motivasi dan semangat belajar siswa agar tujuan pembelajaran tercapai agar pelajaran pendidikan agama islam dapat memenuhi tuntutan masyarakat serta pembangunan bangsa disegala bidang. Inovasi pendidikan meningkatkan efisiensi, relevansi, kualitas dan efektivitas sarana serta jumlah peserta didik sebanyak-banyaknya dengan hasil pendidikan sebesar-besarnya. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif (descriptive research) pada umumnya bersifat memaparkan hasil penelitian dan variabel-variabel di dalam penelitian secara akurat. Instrumen yang digunakan tentang Karakteristik Inovasi, Hakikat Inovsi dan Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada siswa dengan pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. fakta di lapangan belum menunjukan hasil yang memuaskan. Dalam menerapkan model pembelajaran inovatif guru masih menemukan kendala dan kesulitan. Berdasarkan observasi yang dilakukan oleh peneliti, secara umum kesulitan yang dialami guru dalam menerapkan pembelajaran inovatif adalah kekurangan dan keterbatasan sarana dan prasarana, dalam menggunakan media pembelajaran seperti infokus, guru harus bergantian dengan guru lain, sehingga waktu yang tersedia sangat kurang.
Inovasi Pembelajaran PAI Berbasis Teknologi Informasi Yelmi Novita Piqriani; Muti’a Yurika; Alfauzan Amin
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13626

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengatahui inovasi pembelajaran pai berbasis teknologi informasi. Metode penelitian ini menggunakan literature research atau penelitian kepustakaan yang akan dianalisis dan disimpulkan. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan Pendekatan ini bersifat kualitatif yang ingin melihat inovasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini bersifat kualitatif dengan mengkaji sumber-sumber yang relevan dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Didalamnya kajian perpustakaan, dengan cara mengumpulkan, mengklasifikasi, menganalisis data-data dari berbagai sumber yang relevan dengan cara pengamatan atau observasi. Oleh karena itu, inovasi teknologi dapat menuntun pada kebutuhan dan juga sebaliknya. Beberapa agen perubahan menciptakan kebutuhan diantara klien-klien mereka dengan menunjukan keberadaan gagasan-gagasan baru yang diinginkan. Pengetahuan keberadaan inovasi ini dapat menciptakan motivasi untuk pengambilannya. Jenis-Jenis Pengetahuan mengenai Inovasi. Inovasi terdiri dari jenis-jenis pengetahuan yang berbeda. Inovasi secara khusus mengandung informasi software, yang berada dalam inovasi dan berfungsi untuk mengurangi ketidakpastian mengenai hubungan sebab-akibat yang terlibat dalam mencapai hasil yang diinginkan.
Efektivitas Tahapan Proses Pengambilan Keputusan dalam Program Inovasi Pembelajaran Kurikulum Merdeka Belajar di SMA N 10 Kota Bengkulu Irpini Hayati; Nurul Khofifah; Alfauzan Amin
Journal on Education Vol 5 No 4 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 4 Mei-Agustus 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper aims to find out the independent learning curriculum and the stages of the innovation decision-making process in the independent curriculum and independent learning curriculum innovations. This research method uses non-quantitative qualitative. This research method is library research. The approach is carried out by analyzing and interpreting theoretical matters related to research. Data sources were obtained from various books, journals and the internet, as well as other relevant sources. Where researchers try to uncover and explore about 1) the Independent Curriculum Innovation Process Model; and 2) the implications of the independent curriculum for students and teachers in Indonesia in the 21st century through literature/library analysis. The results of this study are: The Independent Curriculum Innovation Process Model is carried out through reducing Basic Competency for each subject so that teachers and students can focus more on essential competencies for continuing learning at the next level, where the essence of independent learning is the freedom of teachers and students in the learning process. Meanwhile, the implications of the independent curriculum for students and teachers in Indonesia are related to the characteristics used in this curriculum, namely students and teachers jointly carrying out project-based learning to develop soft skills and character according to the Pancasila student profile, where the focus is on essential material so that there is time to in-depth learning for basic competencies including: literacy and numeracy.
The Effect of Problem Based Learning (PBL) Model on Akidah Akhlak Learning on the Religious Moderation Attitude of MAN IC Central Bengkulu Students Imam Ghozali; Alfauzan Amin
Journal Evaluation in Education (JEE) Vol 6 No 1 (2025): January
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jee.v6i1.1263

Abstract

Purpose of the Study: This study aims to analyze the impact of implementing the Problem-Based Learning (PBL) model on fostering religious moderation attitudes among class XI students at MAN IC Bengkulu Tengah. Methodology: The research employs a quantitative approach with a sample of class XI students at MAN IC Bengkulu Tengah. Data were analyzed using the Spearman Rank correlation to determine the relationship between PBL implementation and students' religious moderation attitudes. Observations, pretests, and posttests were conducted to support data reliability and validity. Main Findings: The results demonstrate that the PBL model significantly contributes to developing religious moderation attitudes, with a 92% improvement observed among the participants. Through active engagement in problem-solving, students enhanced their critical thinking and analytical skills, enabling them to apply balanced and moderate perspectives in religious and social contexts. The study highlights that integrating real-world issues into Akidah Akhlak lessons through PBL effectively encourages students to embrace diversity and avoid radical tendencies. Novelty/Originality of the Study: This research pioneers the application of PBL in Islamic education, particularly in fostering religious moderation, a critical value in pluralistic societies. It addresses a significant gap in the literature by offering evidence-based insights into the role of innovative pedagogical models in shaping attitudes aligned with inclusivity and tolerance. The study also underscores the potential of PBL to modernize Islamic education by bridging theoretical knowledge with practical, real-world applications, thereby advancing students' holistic character development.