Alfauzan Amin
Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Model Keputusan Inovasi Dalam Pendidikan Annisa Tusadia; Dwi Wulan Sari; Alfauzan Amin; Mukhlisuddin Mukhlisuddin
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13005

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengatahui hakikat dan model dalam proses keputusan inovasi. Metode penelitian ini menggunakan literature research atau penelitian kepustakaan yang akan dianalisis dan disimpulkan. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan studi pustaka yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara menggunakan data-data yang berkaitan dengan proses keputusan inovasi dari jurnal, internet, buku, dan sumber lainnya yang relevan. Hasil penelitian ini berupa: Individu mungkin mengembangkan kebutuhan ketika dia mempelajari bahwa inovasi itu muncul. Oleh karena itu, inovasi dapat menuntun pada kebutuhan dan juga sebaliknya. Beberapa agen perubahan menciptakan kebutuhan diantara klien-klien mereka dengan menunjukan keberadaan gagasan-gagasan baru yang diinginkan. Pengetahuan keberadaan inovasi ini dapat menciptakan motivasi untuk pengambilannya. Jenis-Jenis Pengetahuan mengenai Inovasi. Inovasi terdiri dari jenis-jenis pengetahuan yang berbeda. Inovasi secara khusus mengandung informasi software, yang berada dalam inovasi dan berfungsi untuk mengurangi ketidakpastian mengenai hubungan sebab-akibat yang terlibat dalam mencapai hasil yang diinginkan.
Sistem Perubahan Sosial Dan Strategi Perubahan Sosial Rulita Mandasari; Ilham Ma’ruf; Alfauzan Amin
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13621

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengatahui sistem Perubahan Sosial dan Strategi perubahan sosial. Metode penelitian ini menggunakan literature research atau penelitian kepustakaan yang akan dianalisis dan disimpulkan. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan studi pustaka yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara menggunakan data-data yang berkaitan dengan proses keputusan inovasi dari jurnal, internet, buku, dan sumber lainnya yang relevan. Hasil penelitian ini berupa: Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi karena adanya ketidaksesuaian di antara unsur-unsur sosial yang berbeda di dalam kehidupan masyarakat, sehingga menghasilkan pola kehidupan yang baru ( berbeda dengan pola kehidupan sebelumnya). Perubahan sosial mencakup perubahan dalam nilai nilai sosial, norma-norma sosial, susunan lembaga kemasyarakatan, pelapisan sosial, kelompok sosial, interaksi sosial, pola-pola perilaku, kekuasaan dan wewenang, serta berbagai segi kehidupan masyarakat lainnya Beberapa sistem perubahan menciptakan kebutuhan Perubahan sosial di suatu masyarakat muslim biasanya ditunjukkan dengan berkembangnya peradaban di masyarakat muslim tersebut. Jadi bisa diambil konklusi bahwa substansi perubahan sosial tersebut adalah munculnya peradaban Islam yang kuat. Salah satu contoh peradaba yang konkret adalah Pendidikan
Efektivitas Tahapan Proses Pengambilan Keputusan Dalam Program Inovasi Pembelajaran Kurikulum Merdeka Belajar di SMA N 10 Kota Bengkulu Irpini Hayati; Nurul Khofifah; Alfauzan Amin
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13622

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengatahui kurikulum merdeka belajar serta tahapan proses pengambilan keputusan inovasi pada kurikulum merdeka dan inovasi pembelajaran kurikulum merdeka. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif non angka. Metode penelitian ini adalah penelitian kepustakaan. Pendekatan dilakukan dengan cara menganalisis dan menafsirkan hal-hal yang bersifat teoritis yang berkaitan dengan penelitian. Sumber data diperoleh dari berbagai buku-buku, jurnal dan internet, serta sumber lainnya yang relevan. Dimana peneliti berusaha menguak serta menggali tentang 1) Model Proses Inovasi Kurikulum Merdeka; dan 2) implikasi kurikulum merdeka bagi siswa dan guru di indonesia pada abad 21 melalui analisis literatur/kepustakaan. Hasil penelitian ini berupa: Model Proses Inovasi Kurikulum Merdeka dilakukan melalui pengurangan Kompetensi Dasar untuk setiap mata pelajaran sehingga guru dan siswa dapat lebih fokus pada kompetensi esensial untuk kelanjutan pembelajaran di tingkat selanjutnya, dimana Esensi merdeka belajar adalah kebebasan guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Sedangkan implikasi kurikulum merdeka bagi siswa dan guru di Indonesia adalah terkait karakteristik yang digunakan dalam kurikulum ini yakni siswa dan guru secara bersama-sama melaksanakan Pembelajaran berbasis proyek untuk mengembangkan soft skill dan karakter sesuai profil pelajar Pancasila, dimana Fokus kepada materi esensial sehingga ada waktu untuk pembelajaran yang mendalam bagi kompetensi dasar antara lain: literasi dan numerasi.
Proses Keputusan Inovasi Program Bahan Ajar Buku Saku Takhasus di SD Islam Plus Karakter Retha Dianita; Jumrahayani Jumrahayani; Alfauzan Amin
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13623

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengatahui proses keputusan inovasi Inovasi. Metode penelitian ini menggunakan Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Menurut Sugiyono metode penelitian kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi dan sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, dan analisis data bersifat kuantitatif. Oleh karena itu, inovasi dapat menuntun pada kebutuhan dan juga sebaliknya. Proses keputusan inovasi adalah proses di mana seorang individu (atau unit pembuat keputusan lainnya) berpindah dari pengetahuan pertama tentang inovasi ke pembentukan sikap terhadap inovasi, ke keputusan untuk menerima atau menolak, ke implementasi dan penggunaan ide baru, dan untuk konfirmasi keputusan ini. Langkah utama dalam proses keputusan inovasi: 1) pengetahuan, (2) persuasi, (3) keputusan, (4) implementasi, dan (5) konfirmasi
Difusi Inovasi, Diseminasi Inovasi, Serta Elemen Difusi Inovasi Neca Gemelia Muntaha; Alfauzan Amin
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13624

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengatahui hakikat pengertian Difusi Inovasi,Diseminasi Inovasi,serta Elemen Difusi Inovasi. Metode penelitian ini menggunakan literature research atau penelitian kepustakaan yang akan dianalisis dan disimpulkan. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan studi pustaka yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara menggunakan data-data yang berkaitan dengan proses keputusan inovasi dari jurnal, internet, buku, dan sumber lainnya yang relevan. Hasil penelitian ini berupa: Individu mungkin mengembangkan kebutuhan ketika dia mempelajari bahwa inovasi itu muncul. Oleh karena itu, inovasi dapat menuntun pada kebutuhan dan juga sebaliknya. Beberapa agen perubahan menciptakan kebutuhan diantara klien-klien mereka dengan menunjukan keberadaan gagasan-gagasan baru yang diinginkan. Pengetahuan keberadaan inovasi ini dapat menciptakan motivasi untuk pengambilannya. Jenis-Jenis Pengetahuan mengenai Inovasi. Inovasi terdiri dari jenis-jenis pengetahuan yang berbeda. Inovasi secara khusus mengandung informasi software, yang berada dalam inovasi dan berfungsi untuk mengurangi ketidakpastian mengenai hubungan sebab-akibat yang terlibat dalam mencapai hasil yang diinginkan.
Karakteristik Inovasi, Hakikat Inovasi dan Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Meningktakan Motivasi Belajar Siswa SDN 52 Kota Bengkulu Diana Sari; Dinda Putri Arini; Alfauzan Amin
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13625

Abstract

Inovasi dan metode pembelajaran yang dilakukan guru dapat meningkatkan motivasi dan semangat belajar siswa agar tujuan pembelajaran tercapai agar pelajaran pendidikan agama islam dapat memenuhi tuntutan masyarakat serta pembangunan bangsa disegala bidang. Inovasi pendidikan meningkatkan efisiensi, relevansi, kualitas dan efektivitas sarana serta jumlah peserta didik sebanyak-banyaknya dengan hasil pendidikan sebesar-besarnya. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif (descriptive research) pada umumnya bersifat memaparkan hasil penelitian dan variabel-variabel di dalam penelitian secara akurat. Instrumen yang digunakan tentang Karakteristik Inovasi, Hakikat Inovsi dan Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada siswa dengan pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. fakta di lapangan belum menunjukan hasil yang memuaskan. Dalam menerapkan model pembelajaran inovatif guru masih menemukan kendala dan kesulitan. Berdasarkan observasi yang dilakukan oleh peneliti, secara umum kesulitan yang dialami guru dalam menerapkan pembelajaran inovatif adalah kekurangan dan keterbatasan sarana dan prasarana, dalam menggunakan media pembelajaran seperti infokus, guru harus bergantian dengan guru lain, sehingga waktu yang tersedia sangat kurang.
Inovasi Pembelajaran PAI Berbasis Teknologi Informasi Yelmi Novita Piqriani; Muti’a Yurika; Alfauzan Amin
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13626

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengatahui inovasi pembelajaran pai berbasis teknologi informasi. Metode penelitian ini menggunakan literature research atau penelitian kepustakaan yang akan dianalisis dan disimpulkan. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan Pendekatan ini bersifat kualitatif yang ingin melihat inovasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini bersifat kualitatif dengan mengkaji sumber-sumber yang relevan dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Didalamnya kajian perpustakaan, dengan cara mengumpulkan, mengklasifikasi, menganalisis data-data dari berbagai sumber yang relevan dengan cara pengamatan atau observasi. Oleh karena itu, inovasi teknologi dapat menuntun pada kebutuhan dan juga sebaliknya. Beberapa agen perubahan menciptakan kebutuhan diantara klien-klien mereka dengan menunjukan keberadaan gagasan-gagasan baru yang diinginkan. Pengetahuan keberadaan inovasi ini dapat menciptakan motivasi untuk pengambilannya. Jenis-Jenis Pengetahuan mengenai Inovasi. Inovasi terdiri dari jenis-jenis pengetahuan yang berbeda. Inovasi secara khusus mengandung informasi software, yang berada dalam inovasi dan berfungsi untuk mengurangi ketidakpastian mengenai hubungan sebab-akibat yang terlibat dalam mencapai hasil yang diinginkan.
Efektivitas Tahapan Proses Pengambilan Keputusan dalam Program Inovasi Pembelajaran Kurikulum Merdeka Belajar di SMA N 10 Kota Bengkulu Irpini Hayati; Nurul Khofifah; Alfauzan Amin
Journal on Education Vol 5 No 4 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 4 Mei-Agustus 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper aims to find out the independent learning curriculum and the stages of the innovation decision-making process in the independent curriculum and independent learning curriculum innovations. This research method uses non-quantitative qualitative. This research method is library research. The approach is carried out by analyzing and interpreting theoretical matters related to research. Data sources were obtained from various books, journals and the internet, as well as other relevant sources. Where researchers try to uncover and explore about 1) the Independent Curriculum Innovation Process Model; and 2) the implications of the independent curriculum for students and teachers in Indonesia in the 21st century through literature/library analysis. The results of this study are: The Independent Curriculum Innovation Process Model is carried out through reducing Basic Competency for each subject so that teachers and students can focus more on essential competencies for continuing learning at the next level, where the essence of independent learning is the freedom of teachers and students in the learning process. Meanwhile, the implications of the independent curriculum for students and teachers in Indonesia are related to the characteristics used in this curriculum, namely students and teachers jointly carrying out project-based learning to develop soft skills and character according to the Pancasila student profile, where the focus is on essential material so that there is time to in-depth learning for basic competencies including: literacy and numeracy.
Pemanfaatan Media Sosial dalam Mendukung Perkembangan Inovasi Pendidikan Agama Islam Alfauzan Amin; Friti Sulastri
Journal of Education and Instruction (JOEAI) Vol. 7 No. 2 (2024): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v7i2.11139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa media sosial dalam mendukung perkembangan Inovasi PAI, media sosial sebagai wadah untuk berdakwah, dan dampak positif serta negatif penggunaan media sosial dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan. Adapun hasil penelitian: 1). Media sosial merupakan laman (situs) bagi setiap orang untuk dapat membuat halaman jejaring (web page) pribadi, kemudian terhubung dengan teman-teman untuk berbagi informasi dan berkomunikasi. Media sosial populer yang dapat digunakan pada inovasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam adalah tiktok, Instagram, Facebook, dan Youtube. 2).Media sosial dijadikan sebagai wadah dalam penyebaran dakwah Pendidikan Agama Islam melalui postingan video ceramah agama yang dibagikan oleh da’i atau ustadz terkenal, misalnya Ustadz Hanan Attaki dan Ustadz Adi Hidayat dengan jumlah penonton yang sangat banyak. 3). Dibalik banyaknya manfaat media sosial bagi Pendidikan Agama Islam terdapat dampak postif dan negatifnya. Dampak Positif: (1) Mempermudahkan proses pembelajaran, (2) Semakin mempermudah berinteraksi kepada orang lain, (3) Menambah wawasan, (4) Mendukung untuk materi pembelajaran PAI. Dampak Negatif: (1) Merusak moral pelajar karena ada situs terlarang, (2) Membutuhkan biaya kuota untuk mengaksesnya, (3) Menganggu kesehatan mata. Kata kunci: Media Sosial, Inovasi, Pendidikan Agama Islam
Pendidikan Agama Islam sebagai Alat Pembentuk Generasi Milenial Berkarakter Islami Rizki Febriansyah; Alfauzan Amin
Journal of Education and Instruction (JOEAI) Vol. 7 No. 2 (2024): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v7i2.12492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter Islami pada generasi milenial serta mengidentifikasi tantangan dan strategi untuk meningkatkan efektivitasnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi di sebuah sekolah menengah atas di Bengkulu. Subjek penelitian ini adalah guru Pendidikan Agama Islam dan siswa generasi milenial yang menjadi penerima pendidikan PAI di sekolah. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Islam memiliki peran penting dalam membentuk karakter Islami pada generasi milenial. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait metode pengajaran dan keterbatasan waktu. Untuk meningkatkan efektivitas PAI, diperlukan inovasi dalam metode pembelajaran, pemanfaatan teknologi, serta peningkatan kerja sama antara sekolah dan keluarga. Kata Kunci: Pendidikan Agama Islam, Karakter Islami, Generasi Milenial, Metode Pengajaran, Teknologi