Khairatun Nisa
Universitas Battuta

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penerapan Pembelajaran Berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) bagi Guru PAUD El-Mumtaz Tahfidz Center Khairatun Nisa; Leni Indrayani
Battuta-Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 2 (2025): Edisi Mei
Publisher : LPPM Universitas Battuta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan akan inovasi dalam pembelajaran anak usia dini semakin mendesak seiring perkembangan zaman dan kompleksitas tantangan pendidikan. Pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) menjadi salah satu strategi pembelajaran yang dinilai mampu mengembangkan keterampilan abad ke-21 pada anak sejak dini. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogis guru-guru PAUD El-Mumtaz Tahfidz Center dalam menerapkan pembelajaran berbasis STEAM secara kontekstual dan menyenangkan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui beberapa tahap, yaitu analisis kebutuhan, penyusunan modul pelatihan, pelatihan dan pendampingan, serta evaluasi hasil pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap konsep STEAM serta kemampuan merancang dan mengimplementasikan kegiatan belajar yang terintegrasi dengan pendekatan tersebut. Guru-guru juga menunjukkan antusiasme tinggi dan keterlibatan aktif selama proses pelatihan dan pendampingan. Kesimpulannya, penerapan pembelajaran berbasis STEAM secara sistematis dan berkelanjutan dapat menjadi solusi strategis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di PAUD, khususnya dalam membentuk karakter, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis anak sejak usia dini.
Strategi Pengurangan Dampak Waktu Layar terhadap Perkembangan Bahasa dan Sosial Anak Usia Dini di Komunitas PAUD Khairatun Nisa; Azizah Muthmainnah
Battuta-Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 1 (2026): Edisi Januari
Publisher : LPPM Universitas Battuta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya paparan waktu layar (screen time) pada anak usia dini menjadi isu krusial dalam konteks pendidikan dan pengasuhan modern, khususnya terkait perkembangan bahasa dan sosial anak. Di lingkungan PAUD, penggunaan gawai yang tidak terkontrol berpotensi mengurangi interaksi verbal, kemampuan komunikasi, serta keterampilan sosial anak. Artikel pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pengurangan dampak negatif screen time melalui program edukatif yang melibatkan guru PAUD dan orang tua di komunitas PAUD. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan pendampingan penggunaan gawai yang sehat, penerapan aktivitas pembelajaran berbasis interaksi langsung, serta evaluasi perubahan perilaku anak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan frekuensi komunikasi verbal anak, kualitas interaksi sosial dengan teman sebaya, serta kesadaran orang tua dan guru dalam mengelola screen time secara bijak. Pembahasan menegaskan bahwa kolaborasi antara satuan PAUD dan keluarga berperan penting dalam meminimalkan dampak negatif teknologi digital pada anak usia dini. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa strategi pengurangan screen time yang terencana, kontekstual, dan berkelanjutan efektif mendukung perkembangan bahasa dan sosial anak serta dapat direplikasi di komunitas PAUD lainnya.
Strategi Meningkatkan Pembelajaran Alat Musik Anak Usia Dini Di PAUD Balita Qur'an El Mumtaz Khairatun Nisa
Edukasia Jurnal Pendidikan Vol. 1 No. 2: September 2024
Publisher : LPPM Universitas Battuta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran alat musik untuk anak usia dini di PAUD seringkali menghadapi berbagai tantangan, seperti kurangnya keterampilan guru, keterbatasan alat musik, dan kurangnya minat dan perhatian anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengembangkan strategi efektif dalam meningkatkan pembelajaran alat musik pada anak usia dini di PAUD. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru dan siswa pada beberapa PAUD di daerah tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang efektif meliputi peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan intensif, penyediaan alat musik yang bervariasi dan menarik, serta pendekatan pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Diskusi tersebut menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara guru, orang tua dan sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi anak-anak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan strategi yang komprehensif dan berkelanjutan secara signifikan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran alat musik pada anak usia dini di PAUD, yang pada akhirnya dapat mendukung perkembangan kognitif, motorik, dan emosional anak secara holistik.
Integrasi Pendekatan STEAM dalam Desain Alat Permainan Edukatif Berbasis Daur Ulang untuk Meningkatkan Kreativitas Anak Usia Dini Khairatun Nisa; Putri Sari Ulfah
Edukasia Jurnal Pendidikan Vol. 2 No. 1: Mei 2025
Publisher : LPPM Universitas Battuta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis anak. Namun, pembelajaran konvensional yang minim inovasi cenderung kurang efektif dalam merangsang keterampilan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) dalam pembuatan alat permainan edukatif berbasis bahan daur ulang sebagai media pembelajaran yang interaktif dan ramah lingkungan. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus yang dilaksanakan di salah satu taman kanak-kanak di Kota Medan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi STEAM dalam desain alat permainan dapat meningkatkan kreativitas anak secara signifikan, terlihat dari kemampuan anak dalam mencipta, menyelesaikan masalah, dan mengeksplorasi ide secara mandiri. Selain itu, penggunaan bahan bekas juga menumbuhkan kesadaran anak terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Kesimpulannya, pendekatan STEAM melalui kegiatan berbasis proyek seperti pembuatan alat permainan edukatif ramah lingkungan terbukti efektif dalam mendukung perkembangan kognitif dan karakter anak usia dini.
Pendidikan Karakter Anak Usia Dini Dalam Keluarga Sebagai Upaya Mitigasi Tantangan Nilai Di Era Globalisasi Khairatun Nisa; Putri Telaumbanua
Edukasia Jurnal Pendidikan Vol. 2 No. 3: Januari 2026
Publisher : LPPM Universitas Battuta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter anak usia dini dalam keluarga memiliki peran strategis dalam menghadapi tantangan degradasi nilai yang muncul akibat derasnya arus globalisasi. Perkembangan teknologi, perubahan sosial, serta pengaruh budaya global berpotensi memengaruhi pola pikir, sikap, dan perilaku anak sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan karakter berbasis keluarga sebagai upaya mitigasi tantangan nilai di era globalisasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan wawancara mendalam terhadap orang tua yang memiliki anak usia dini. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga merupakan lingkungan utama dan pertama dalam pembentukan karakter anak, terutama melalui keteladanan, pembiasaan nilai-nilai moral, komunikasi yang efektif, serta pengawasan terhadap penggunaan media digital. Pendidikan karakter yang konsisten di lingkungan keluarga terbukti mampu menanamkan nilai religius, disiplin, tanggung jawab, dan empati pada anak. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa penguatan pendidikan karakter dalam keluarga menjadi strategi fundamental dalam memitigasi tantangan nilai di era globalisasi, sehingga anak memiliki landasan moral yang kuat untuk menghadapi dinamika kehidupan modern.