Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Evaluasi Sistem Pembumian Peralatan Listrik Pada Gedung Pesantren Mawaridussalam Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang Carles Ritonga; Raja Harahap; Yusmartato Yusmartato; Armansyah Armansyah
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 8, No 1 (2023): Edisi Februari
Publisher : JET (Journal of Electrical Technology)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem pembumian bertujuan untuk mengamankan peralatan-peralatan listrik maupun manusia yang berlokasi di sekitar gangguan dengan cara mengalirkan arus gangguan ke bumi (tanah). Salah satu faktor untuk mendapatkan nilai tahanan pembumian yang kecil yaitu letak elektroda yang akan di tanam, untuk mengetahui nilai pembumian tersebut maka diperlukan pengukuran.Salah satu unsur yang perlu diperhatikan dalam pengukuran suatu sistem pembumian adalah kondisi tanah di daerah di mana sistem pembumian tersebut akan dipasang. Pengukuran dilakukan menggunakan metode tiga titik dengan menancapkan elektroda batang di tanah dan parit berair, di tanah kering  pada kondisi tanah yang berbeda dengan kedalaman bervasiasi. Hasil dari penelitian ini di dapatkan perhitungan untuk tanah berarir kedalaman 0,5 m sebesar 29 Ohm dan kedalaman 1 m sebesar 16 Ohm. Untuk tanah kering kedalaman 0,5 m sebesar 146 Ohm dan kedalaman 1 m sebesar 84 Ohm. Dan untuk tanah krikil  kedalaman 0,5 m sebesar 731 Ohm dan kedalaman 1 m sebesar 420 Ohm. Pengukuran ini bertujuan untuk mengetahui besarnya tahanan pembumian pada tanah dan parit berair dan tanah kering dengan kondisi tanah yang berbeda di areal Pondok Pesantren Mawaridussalam Jalan Peringgan Desa Tumpatan Nibung Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang.
Rancang Bangun Sistem Pengatur Lalu Lintas Otomatis Pada Area Perbaikan Jalan Bebasis Arduino Parwendi Anata; Mahrizal Masri; Raja Harahap
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 8, No 1 (2023): Edisi Februari
Publisher : JET (Journal of Electrical Technology)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi terlihat berkembang begitu pesat dan telah memberikan sebuah perkembangan teknologi yang di buat oleh manusia pada zaman saat ini terutama dalam bidang pengatur lalu lintas yang berfokus pada pengguna penyeberangan jalan di area perbikan jalan. Penelitian ini membahas rancang bangun alat pengatur  lalu lintas otomatis menggunakan arduino uno yang bertujuan untuk menghasilkan perangkat yang akan di rancang ini memiliki nilai manfaat untuk keselamatan pada pengendara maupun pejalan kaki di area perbaikan jalan lalu lintas dan pada pembuatan alat dari Skripsi yang di buat ini lebih menggunakan sistem kerja mikroktroler Atmega328 yang merupakan inti utama dari rancangan alat yang di buat dan berperan sebagai pengendali dari sistem yang ada pada perangkat yang dimana alat tersebut bernama arduino uno.
Rancang Bangun Sistem Kendali Dan Monitoring Pengolahan Air Limbah Berbasis PLC M. Amin; Raja Harahap; Zulfadli Pelawi
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 8, No 2 (2023): Edisi Juni
Publisher : JET (Journal of Electrical Technology)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instalsi pengolahan air limbah merupakan salah satu infrastruktur yang ada di industry manufaktur,hotel, rumah sakit dan lain-lain. pemilihan teknologi pengolahan air limbah harus dipertimbangkan terutama dibidang cara pengoperasiannya. Dimana padasistem pengolahan limbah pada bidang industri, rumah sakit, hotel dan badan usaha lainnya pada umumnya pengoperasian dan pemantauan pada setiap tahapan prosesnya masih banyak yang menngunakan sistem secara manual sehingga mengakibatkan air limbah sering meluap.Untuk mengatasi permasalahan tersebut penulis merancang sebuah sistem kendali atau control untuk pengolahan air limbah yang dapat dioperasikan secara maual maupun otomatis dan dapat. Alat ini terdiri dari tiga bagian yaitu input, proses,dan output. Dimana pada bagian input terdiri atas sensor level switch dan selektor switch, sensor level switch berfungsi untuk membaca level batas bawah dan level atas tanki sedangkan selektor switch berfungsi untuk pilihan pengoperasian pompa secara manual atau auto. Pada bagian proses alat yangdigunakan adalah programmable logic controller (PLC) yang berfungsi untuk membaca sinyal yang dikirim sensor melalui digital input PLC dan kemudian akan mengontrol output berupa pompa  sesuai dengan program yang dibuat. Pada bagian output terdiridari pompa yang berfungsi untuk memindahkan air limbah dari tanki ke tanki sesuai tahapan prosesnya. Rancangan alat ini juga bisa di monitoring menggunakan labtop dengan harapan dapat mempermudah ataupun meringankan pekerjaan operator dalam memantau pengolahan air limbah tersebut.
Analisis Penempatan Transformator Distribusi Berdasarkan Jatuh Tegangan Pada Saluran Distribusi Primer 20 KV Mahrizal Masri; Zulfadli Pelawi; Raja Harahap; Fahrul Halim Pulungan; Ayatullah Komaini
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 9, No 1 (2024): Edisi Februari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v9i1.9759

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis penempatan transformator distribusi berdasarkan jatuh tegangan pada saluran distribusi primer 20 kV. Penempatan transformator distribusi yang tepat sangat penting untuk memastikan distribusi daya listrik yang efisien dan efektif dalam sistem tenaga listrik. Metode analisis yang digunakan melibatkan pemodelan matematis dan simulasi komputer untuk menentukan lokasi optimal penempatan transformator distribusi. Parameter-parameter yang dianalisis meliputi jatuh tegangan, beban saluran, dan karakteristik sistem distribusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penempatan transformator distribusi yang optimal dapat mengurangi jatuh tegangan pada saluran distribusi primer, meningkatkan efisiensi distribusi daya, dan mengoptimalkan kinerja sistem tenaga listrik secara keseluruhan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa analisis penempatan transformator distribusi berdasarkan jatuh tegangan pada saluran distribusi primer 20 kV dapat memberikan informasi yang berharga bagi operator sistem tenaga listrik dalam mengoptimalkan penempatan transformator distribusi guna meningkatkan efisiensi dan kinerja sistem.
Analisis Pencahayaan Kandang Ayam Modern Japfa Comfeed Indonesia Di Pulau Bintan Fahrul Halim Pulungan; Raja Harahap; Jamilah Husna; Zulfadli Pelawi
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 10, No 3 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v10i3.13135

Abstract

Perkembangan teknologi dalam sektor peternakan modern telah mendorong implementasi sistem otomatisasi yang bergantung pada ketersediaan dan keandalan sumber daya listrik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem kelistrikan pada kandang ayam modern milik PT Japfa Comfeed Indonesia yang berlokasi di Pulau Bintan. Fokus utama dari penelitian ini adalah mengevaluasi efisiensi penggunaan energi listrik, kesesuaian instalasi terhadap standar keselamatan, serta identifikasi potensi risiko dan solusi teknis yang dapat diterapkan untuk meningkatkan performa sistem kelistrikan. Metodologi penelitian yang digunakan meliputi observasi langsung di lapangan, wawancara dengan pihak teknis perusahaan, serta analisis data teknis seperti kapasitas beban, konsumsi energi harian, skema distribusi daya, dan sistem proteksi listrik. Selain itu, dilakukan evaluasi terhadap sistem backup listrik, termasuk penggunaan genset dan potensi integrasi energi terbarukan seperti panel surya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem kelistrikan yang digunakan sudah memenuhi sebagian besar standar kelistrikan industri, namun masih ditemukan beberapa kekurangan, seperti ketidakseimbangan beban antar fasa, keterbatasan kapasitas cadangan daya, serta kebutuhan pemeliharaan preventif yang lebih terstruktur. Berdasarkan temuan tersebut, penulis memberikan beberapa rekomendasi teknis seperti perbaikan sistem distribusi, penambahan sistem monitoring energi, serta penerapan manajemen beban untuk meningkatkan efisiensi operasional.
PENGARUH ENDAPAN POLUTAN GARAM PADA ISOLATOR PIRING TERHADAP ARUS BOCOR Raja Harahap; Armansyah Armansyah; Yusmartato Yusmartato; M. Iqbal
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 9, No 1 (2024): Edisi Februari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v9i1.9760

Abstract

Isolator yang bersih mempunyai tahanan yang sangat besar. Namun bila permukaannya menjadi kotor nilai tahanannya menjadi jauh berkurang. Pengotoran tersebut dapat terjadi karena isolator banyak terpasang di alam terbuka, sehingga bahan-bahan pengotor (polutan) akan mudah menempel pada permukaannya. Bahan-bahan polutan ini berangsur-angsur membentuk suatu lapisan tipis pada permukaan isolator. Untuk isolator-isolator yang terpasang dekat dengan pantai, unsur polutan yang paling berpengaruh terhadap unjuk kerja isolator adalah garam yang terbawa oleh angin. Polutan ini bersifat konduktif terutama pada keadaan cuaca lembab, berkabut atau pada hujan gerimis. Jika cuaca seperti ini terjadi, maka akan terjadi arus bocor melalui polutan tersebut. Adanya arus bocor ini akan memicu terjadinya peluahan parsial pada permukaan isolator.
Rancang Bangun Sistem Kendali Dan Monitoring Pengolahan Air Limbah Berbasis PLC M. Amin; Raja Harahap; Zulfadli Pelawi
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 8, No 2 (2023): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v8i2.7677

Abstract

Instalsi pengolahan air limbah merupakan salah satu infrastruktur yang ada di industry manufaktur,hotel, rumah sakit dan lain-lain. pemilihan teknologi pengolahan air limbah harus dipertimbangkan terutama dibidang cara pengoperasiannya. Dimana padasistem pengolahan limbah pada bidang industri, rumah sakit, hotel dan badan usaha lainnya pada umumnya pengoperasian dan pemantauan pada setiap tahapan prosesnya masih banyak yang menngunakan sistem secara manual sehingga mengakibatkan air limbah sering meluap.Untuk mengatasi permasalahan tersebut penulis merancang sebuah sistem kendali atau control untuk pengolahan air limbah yang dapat dioperasikan secara maual maupun otomatis dan dapat. Alat ini terdiri dari tiga bagian yaitu input, proses,dan output. Dimana pada bagian input terdiri atas sensor level switch dan selektor switch, sensor level switch berfungsi untuk membaca level batas bawah dan level atas tanki sedangkan selektor switch berfungsi untuk pilihan pengoperasian pompa secara manual atau auto. Pada bagian proses alat yangdigunakan adalah programmable logic controller (PLC) yang berfungsi untuk membaca sinyal yang dikirim sensor melalui digital input PLC dan kemudian akan mengontrol output berupa pompa  sesuai dengan program yang dibuat. Pada bagian output terdiridari pompa yang berfungsi untuk memindahkan air limbah dari tanki ke tanki sesuai tahapan prosesnya. Rancangan alat ini juga bisa di monitoring menggunakan labtop dengan harapan dapat mempermudah ataupun meringankan pekerjaan operator dalam memantau pengolahan air limbah tersebut.
Evaluasi Penangkal Petir Eksternal Dengan Membandingkan Metode Sudut Proteksi, Metode Jala-Jala Dan Bola Bergulir (Studi Kasus Gedung Biro Rektor USU) Raja Harahap; Ifan Elekta Sinambela
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 8, No 3 (2023): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v8i3.8803

Abstract

Pada penelitian ini melakukan analisa terkait dan  membandingkan  metode sudut proteksi dan metode bola bergulir pada gedung Biro Rektor Universitas Sumatera Utara dengan melakukan evaluasi system penangkal  petireks ternal dengan membandingkan metode sudut proteksi, metode jala-jala dan bola bergulir dan juga penulis akan melakukan perancangan suatu system pengaman terhadap bahaya sambaran petir pada Gedung Biro Rektor Universitas Sumatera Utara. Hasil analisa pada penelitian ini menunjukkan bahwa Gedung biro rektor Universitas Sumatera Utara memiliki daerah sambaran petir sekitar 33.493,23 m2 dengan rata rata sambaran petir ke tanah sekitar 38,63 Sambaran perkilo meter persegi pertahun, efisiensi system proteksi pada gedung sekitar 0,92 dan masuk kedalam tingkat proteksi level 2. Penggunaan metode sudut proteksi  pada Gedung Biro Rektor Universitas Sumatera Utara masih terdapat beberapa ruangan pada sisi kanan dan kiri di lantai 3 dan lantai 4 yang masih berpotensi terkena sambaran petir dengan pemasangan batang penangkap petir ke-1 dengan tinggi 9 meter dan batang penangkap petir ke-2 dengan tinggi 22 meter. Pemasangan dengan metode bola bergulir tidak lagi berpotensi terkena sambaran petir dengan pemasangan 47 Splitzen pada atap gedung. Metode Bola bergulir dapat mengidentifikasi daerah-daerah yang perlu dilindungi, metode bola bergulir dapat diterapkan untuk semua jenis desain bangunan. Hal ini berbeda dari metode sudut proteksi yang terbatas penggunaannya pada evaluas itingkat efektivitas system perlindungan petir yang telah didesain. Metode jala jala merupakan metode yang paling mudah dalam penerapan akan tetapi biaya investasinya cukup mahal.
Evaluasi Sistem Pembumian Peralatan Listrik Pada Gedung Pesantren Mawaridussalam Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang Carles Ritonga; Raja Harahap; Yusmartato Yusmartato; Armansyah Armansyah
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 8, No 1 (2023): Edisi Februari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v8i1.6829

Abstract

Sistem pembumian bertujuan untuk mengamankan peralatan-peralatan listrik maupun manusia yang berlokasi di sekitar gangguan dengan cara mengalirkan arus gangguan ke bumi (tanah). Salah satu faktor untuk mendapatkan nilai tahanan pembumian yang kecil yaitu letak elektroda yang akan di tanam, untuk mengetahui nilai pembumian tersebut maka diperlukan pengukuran.Salah satu unsur yang perlu diperhatikan dalam pengukuran suatu sistem pembumian adalah kondisi tanah di daerah di mana sistem pembumian tersebut akan dipasang. Pengukuran dilakukan menggunakan metode tiga titik dengan menancapkan elektroda batang di tanah dan parit berair, di tanah kering  pada kondisi tanah yang berbeda dengan kedalaman bervasiasi. Hasil dari penelitian ini di dapatkan perhitungan untuk tanah berarir kedalaman 0,5 m sebesar 29 Ohm dan kedalaman 1 m sebesar 16 Ohm. Untuk tanah kering kedalaman 0,5 m sebesar 146 Ohm dan kedalaman 1 m sebesar 84 Ohm. Dan untuk tanah krikil  kedalaman 0,5 m sebesar 731 Ohm dan kedalaman 1 m sebesar 420 Ohm. Pengukuran ini bertujuan untuk mengetahui besarnya tahanan pembumian pada tanah dan parit berair dan tanah kering dengan kondisi tanah yang berbeda di areal Pondok Pesantren Mawaridussalam Jalan Peringgan Desa Tumpatan Nibung Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang.
Sistem Penguatan Medan Magnet Tanpa Sikat Pada Generator Sinkron Armansyah Armansyah; Jamilah Husna; Raja Harahap; Zulfadli Pelawi
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 10, No 2 (2025): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v10i2.12217

Abstract

Saat ini kebutuhan energi listrik cukup besar, untuk memenuhi energi listrik tersebut, maka kita memerlukan sumber energi listrik yang dapat mensuplay energi listrik secara kontiniu. Altenator atau generator ac adalah suatu mesin yang dapat mengubah energi mekanik menjadi energi listrik. Generator ac yang akan dibahas adalah generator yang termasuk jenis mesin serempak (mesin sinkron) dimana frekuensi listrik yang dihasilkannya sebanding dengan jumlah kutub dan putaran yang dimilikinya. Dalam hal pemilihan generator, sistem penguatan (eksitasi) pada medan magnet generator juga menentukan apakah generator itu bisa bekerja secara kontiniu tanpa sering mengalami pemeliharaan atau kerusakan. Sistem penyaluran arus penguat (eksitasi) ke medan magnet generator dapat dilakukan dengan sistem eksitasi pakai sikat dan sistem eksitasi tanpa sikat. Pada penyaluran sistem eksitasi tanpa sikat yaitu arus searah bisa disalurkan langsung ke kumparan medan generator tanpa menggunakan sikat dan cincin geser. Dimana generator ac kecil dipasang pada poros yang sama dengan generator utama yang digunakan sebagai pengeksitasi, pengeksitasi ac mempunyai jangkar yang berputar, keluarannya kemudian disearahkan oleh penyearah dioda silikon yang juga dipasang pada poros utama, keluaran yang telah disearahkan dari pengeksitasi ac diberikan langsung dengan hubungan yang diisolasi sepanjang poros ke medan generator sinkron yang berputar. Jadi sistem eksitasi tanpa sikat tidak mempunyai komutator, cincin slip atau sikat-sikat yang sangat memperbaiki keandalan dan menyederhanakan pemeliharaan mesin