Akbar
Universitas Muhammadiyah Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kinerja Kelembagaan Terhadap Distribusi Pupuk Bersubsidi (Studi Kasus pada Gapoktan Sepakat di Desa Pattinoang Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar) Asti Ananda; Jumiati; Akbar
KaliAgri Journal Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal KaliAgri
Publisher : Program Studi Agribisnis Universitas Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56869/kaliagri.v4i1.470

Abstract

Gapoktan as a socio-economic organization aims to increase economies of scale and business efficiency. The Gapoktan institution in Pattinoang Village is one of the most important parts in managing the formulation of the distribution of subsidized fertilizers. However, the process of distributing subsidized fertilizers must be initiated by the proposed fertilizer needs of the farmers as outlined in the RDKK (Definitive Plan for Group Needs). The sampling technique used is purposive sampling. The results showed that (1) The institutional performance of the Association of Farmer Groups (Gapoktan) agreed on the distribution of subsidized fertilizers in Pattinoang Village, Galesong District, Takalar Regency, in the high category with an average of 81.8. of 3 variables based on the quantity of subsidized fertilizer, service quality and timeliness of distribution. (2) The distribution pattern of subsidized fertilizer in Pattinoang village on time according to the concept of the Definitive Plan for Group Needs (RDKK) is not implemented properly and its implementation has not been implemented in accordance with the guidelines for implementing subsidized fertilizer subsidies from the government.
Penerapan Terapi Inhalasi Nebulizer Pada Anak Dalam Pemenuhan Kebutuhan Oksigenasi Aslinda; Akbar; Ratna Mahmud; Zulfia Samiun
Jurnal Mitrasehat Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v12i2.332

Abstract

Ketidakefektifan jalan napas merupakan merupakan ketidakmampuan untuk menjaga kebersihan jalan napas dari sekret yang kental, penumpukan sekret dan benda asing yang sulit dikeluarkan. Terganggunya transportasi pengeluaran dahak dapat membuat penderita sulit mendapatkan O2 dan mengeluarkan CO2 serta kesulitan bernapas.adapun kondisi yang berkaitan dengan ketidakefektifan jalan napas pada anak adalah penyakit asma dan pneumonia. Untuk menghindari terjadinya pneumonia dan untuk mengefektifkan bersihan jalan napas penting dilakukan pencegahan maupun penanganan yang tepat sesuai dengan standar operasional prosedur seperti terapi inhalasi nebulizer. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan terapi inhalasi nebulizer pada anak dalam pemenuhan kebutuhan oksigenasi. Penelitian ini menggunakan rancangan studi kasus, dimana peneliti mengkaji kebutuhan pasien sebelum dan setelah Tindakan terapi inhalasai nebulizer. Teknik pengkajian menggunakan teknik pengkajian kebutuhan oksigenasi melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setelah diberikan terapi inhalasi nebulizer pada An’A 3 kali sehari selama 3 hari bersihan jalan napas meningkat dengan kriteria produksi sputum menurun, mengi menurun dan frekuensi napas membaik. Ibu pasien mengatakan anaknya kadang – kadang batuk, bersin – bersin dan mengeluarkan sedikit lender dihidung, frekuensi napas 30x/i. saran : dalam pemenuhan kebutuhan oksigenasi pada bersihan jalan napas tidak efektif pada anak bronchopneumonia diharapkan memberikan terapi inhalasi nebulizer.