p-Index From 2021 - 2026
1.836
P-Index
This Author published in this journals
All Journal TEKNO
Alva N. Sarajar
Universitas Sam Ratulangi

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Analisis Kestabilan Lereng Galian Pada Kawasan Perumahan Kharisma Koka, Minahasa Agnes T. Mandagi; Alva N. Sarajar; Kerin M. Luntungan
TEKNO Vol. 24 No. 96 (2026): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v24i96.68147

Abstract

Pembangunan kawasan perumahan pada daerah dengan topografi berbukit memerlukan pekerjaan galian lereng yang berpotensi menimbulkan masalah kestabilan lereng. Kawasan Perumahan Kharisma Koka, Minahasa merupakan salah satu lokasi yang memiliki kondisi lereng galian dengan kemiringan relatif curam sehingga perlu dilakukan analisis stabilitas untuk mengurangi risiko longsor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai faktor keamanan lereng sebelum diberi perkuatan, setelah diberi perkuatan soil nailing, serta setelah diberi perkuatan soil nailing dengan pengaruh beban gempa. Penelitian menggunakan data sekunder berupa hasil uji sondir (Cone Penetration Test/CPT) dan data geometri lereng yang dimodelkan menggunakan AutoCAD. Analisis kestabilan dilakukan secara manual dengan metode Fellenius dan Bishop serta menggunakan perangkat lunak Rocscience Slide 6.0. Analisis dilakukan pada dua lereng dengan kondisi undrained (jangka pendek) dan drained (jangka panjang). Perkuatan lereng direncanakan menggunakan metode soil nailing berdasarkan pedoman FHWA (2003), kemudian dievaluasi kembali terhadap pengaruh beban gempa. Hasil analisis menunjukkan bahwa kondisi lereng eksisting berada dalam keadaan tidak stabil karena seluruh nilai faktor keamanan lebih kecil dari 1,25. Pada Lereng 1 diperoleh FK metode Fellenius sebesar 0,483 (undrained) dan 0,290 (drained), sedangkan metode Bishop sebesar 0,491 (undrained) dan 0,302 (drained). Pada Lereng 2 diperoleh FK metode Fellenius sebesar 0,539 (undrained) dan 0,253 (drained), sedangkan metode Bishop sebesar 0,626 (undrained) dan 0,271 (drained). Setelah diberikan perkuatan soil nailing, nilai faktor keamanan meningkat hingga mencapai 1,644–1,746. Pada kondisi gempa, nilai faktor keamanan berkisar antara 1,137–1,269 sehingga masih memenuhi persyaratan minimum SNI 8460:2017. Dengan demikian, perkuatan soil nailing terbukti efektif meningkatkan kestabilan lereng galian pada kawasan Perumahan Kharisma Koka, Minahasa. Kata kunci: stabilitas lereng, faktor keamanan, soil nailing, beban gempa, metode Fellenius, metode Bishop