Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi Destinasi Pariwisata di Kecamatan Srandakan, DPD Segoro Kidul, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta Almas Nabili Imanina; Debby Fifiyanti; Muhammad Luqman Taufik
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmpp.v6i1.58146

Abstract

Perkembangan pariwisata di Kabupaten Bantul khususnya DPD Segoro Kidul dari tahun ketahun semakin pesat. Berdasarkan Rencana Induk dan Rencana Detail KSPN Pansela dan sekitarnya tahun 2016, dibutuhkan pengembangan dan pengelolaan destinasi wisata yang berkelanjutan dan terintegrasi agar menjadi destinasi berkelas dunia dan berkelanjutan tahun 2025. Melalui konsep 3A (Atraksi, Amenitas, Aksesibilitas) yang dilakukan di Kecamatan Srandakan pada penilitian ini bertujuan untuk menggali wisata yang telah ada dan yang berpotensi untuk dikembangkan. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Dari hasil penelitian dapat dikatakan bahwa potensi wisata Kecamatan Srandakan sangatlah tinggi melihat dari sudah adanya penerapan CHSE selama pandemi, variasi aktifitas wisata yang beragam serta pengelolaan yang terarah. Namun masih terdapat isu-isu strategi seperti banyaknya pungutan liar ketika musim libur, Kawasan prostitusi yang sulit untuk dihilangkan.
Mengembangkan Budaya Jawa Terhadap Kebiasaan Masyarakat Desa Wisata Jungsemi, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah Almas Nabili Imanina; Desika Nur Jannah; Bram Arvianto; Inggrit Susitaningrum; Devira Aprillia Hartanu
JURNAL KEPARIWISATAAN Vol 23 No 1 (2024): Jurnal Kepariwisataan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52352/jpar.v23i1.1312

Abstract

One of the areas that still try to preserves Central Javanese culture is Jungsemi Tourism Village, Kangkung District, Kendal Regency, Central Java. Various kinds of culture are still preserved in the village, one of which is the Merdi Deso tradition. This is done by the community to preserve regional arts, culture and local wisdom inherited from the ancestors of the Indonesian people. This research was conducted using descriptive qualitative methods and through observations and interviews and concepts from Ife (2014) regarding components of cultural development for data collection with the aim of finding out what cultures can be developed. Based on research results, the Jungsemi tourist village does not yet have its own local specialties, traditional dances and traditional clothing and still relies on Indah Kemangi Beach to become a leading tourist attraction, but the Jungsemi Tourism Village does not close itself off from continuing to learn and develop in order to maintain tourism to improve local economy income.