Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Implementasi Literasi Dan Numerasi Pada Program MBKM Dan Dampaknya Terhadap Siswa SMP Datuk Ribandang Muhammad Jusmirad; Dita Angraeini; Muh. Faturrahman; Muhammad Syukur; Ibrahim Arifin
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 03 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v4i03.1687

Abstract

Implementasi literasi dan numerasi di dunia pendidikan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung siswa. Hal ini dilakukan melalui program-program yang menekankan pada pembelajaran keterampilan membaca, menulis, dan berhitung secara terpadu dalam kurikulum. Implementasi literasi dan numerasi tidak hanya penting dalam membantu siswa mengembangkan keterampilan dasar, tetapi juga dalam mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan di masa depan. Kemampuan literasi dan numerasi yang baik dapat membantu siswa dalam menyelesaikan tugas-tugas akademik, memahami bahan bacaan yang kompleks, dan berpikir kritis. Namun, implementasi literasi dan numerasi memerlukan dukungan dari berbagai pihak seperti guru, orang tua, dan masyarakat. Dukungan ini diperlukan untuk memastikan bahwa siswa dapat mempraktikkan keterampilan literasi dan numerasi yang telah mereka pelajari di lingkungan yang lebih luas. Dalam kesimpulannya, implementasi literasi dan numerasi sangat penting dalam meningkatkan kemampuan siswa untuk membaca, menulis, dan berhitung, dan mempersiapkan mereka untuk masa depan. Namun, implementasi ini memerlukan dukungan dari berbagai pihak dan harus diintegrasikan ke dalam kurikulum secara terpadu.
Pengaruh Organisasi Terhadap Fokus Belajar Mahasiswa Pendidikan Sosiologi UNM Nurul Anggraeni; Yulianti Eni; M. Ridwan Said Ahmad; M. Syukur; Ibrahim Arifin
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 12 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v2i12.711

Abstract

Organizations are one of the most frequently carried out activities by students in developing their interests and talents. Not only that, organizations can also train leadership, increase insight, improve communication skills, and so on. However, this is actually a debate among students because they think that the organization will disrupt their study focus. This should be a concern for students as to how the organization can have a good impact, including on the focus of student learning.
Analisis Jenis Jenis Dan Penyebab Kekerasan Seksual Di Lingkungan Kampus Irfawandi Irfawandi; Irwanda Hirwan; Zahra Mawarda Aziz; M. Syukur; Ibrahim Arifin
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 04 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v4i04.1747

Abstract

Kekerasan seksual di kampus merupakan masalah serius yang terjadi di berbagai negara, termasuk Indonesia. Jenis-jenis kekerasan seksual di kampus meliputi pelecehan verbal, fisik, dan non-fisik. Pelecehan verbal meliputi kata-kata kasar atau merendahkan, tekanan untuk melakukan hubungan seksual, dan komentar seksual yang tidak diinginkan. Pelecehan fisik meliputi sentuhan, ciuman, atau aksi yang lebih serius seperti pemerkosaan. Penyebab kekerasan seksual di kampus diantaranya seperti kesenjangan kekuasaan antara pelaku dan korban. Selain itu, faktor lingkungan seperti kurangnya pencahayaan atau pengawasan di area kampus tertentu juga dapat meningkatkan risiko kekerasan seksual. pendidikan yang kurang efektif tentang seksualitas, dan norma sosial yang membenarkan kekerasan seksual. Dari pemermasalahan diatas Kampus perlu menerapkan kebijakan dan program yang efektif untuk mengurangi kekerasan seksual di kampus. Program tersebut meliputi pendidikan seksualitas yang terintegrasi, pelatihan untuk mengekspresikan diri dengan tepat dan menerima penolakan, serta tindakan pencegahan lainnya seperti peningkatan keamanan dan pengawasan di area kampus tertentu. Tindakan pencegahan yang efektif dapat membantu mencegah kekerasan seksual di kampus dan menciptakan lingkungan kampus yang lebih aman dan sehat bagi semua orang.
Dampak Aplikasi Kencan Online Tinder Terhadap Kasus Pelecehan Seksual Dikalangan Remaja Yuni Sarah; Usamah Usamah; Irmawati Irmawati; Muhammad Syukur; Ibrahim Arifin
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 12 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v2i12.704

Abstract

Online or online dating applications are currently very trending and are currently in great demand by many people in finding a mate and making new friends. The use of online dating applications is considered more effective in helping someone get a friend or partner compared to the traditional methods that were previously used. This is of course inseparable from the development of information and communication technology that has changed the way individuals interact with other individuals. It is unavoidable that many online dating applications have sprung up to find a mate like Tinder which only uses the medium of a finger to melt someone's heart. However, many online dating applications today use it for things that are dangerous and can harm some people, such as fraud and sexual violence. This article focuses on the discussion regarding the impact of online dating application users on irresponsible crime rates, such as sexual harassment among adolescents. This study aims to analyze the impact of using online dating applications on sexual violence among adolescents. After that the authors conducted interviews and distributed questionnaires to informants about their experiences using the Tinder application.
Fenomena Anak Jalanan di Kota Makassar dan Problematika yang Dihadapi Almaida Almaida; Andi Eka Putri O. A.; Zulkifli Zulkifli; M. Ridwan Said Ahmad; Ibrahim Arifin
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 12 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v2i12.721

Abstract

The problem of street children is a problem that has become a problem in every city, especially big cities like Makassar. The problem that is present actually arises in children in the underage age group who have to feel the harshness of life on the streets. Busking, begging, selling, and committing crimes to survive. Being a street kid is not a desirable option for everyone, especially when it comes to safety. Street children are often considered a problem, and there are no regulations that can overcome this phenomenon. This study used a literature study to explore the causes, life order, and vulnerabilities faced by street children who tend to behave deviantly. The results of the study showed that the existence of street children was caused by poverty, personality deviations, and external factors of the child. They have their own living order and are often regarded as the scum of society. Street life that is not conducive and lack of supervision from the family makes street children very vulnerable to various forms of violence. Therefore, to overcome the problem of street children, a complete change is needed so that they do not return to live and work on the streets again.
Meninjau Tantangan Dan Hambatan Dalam Pendidikan Anak Jalanan: Studi Kasus Pada Anak-Anak Jalanan Di Kota Makassar Octafani Rempe; Muh. Yusril Ilyas; Ahmad Fajri Shafwan; Muhammad Syukur; Ibrahim Arifin
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 05 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v4i05.1761

Abstract

Anak jalanan merupakan kelompok rentan yang seringkali menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan. Salah satu tantangan yang paling signifikan adalah akses mereka ke pendidikan formal. Anak jalanan seringkali menghadapi hambatan dalam pendidikan formal, seperti kemiskinan, kurangnya kesempatan, stigma sosial, dan kurangnya motivasi. Pendidikan merupakan hak dasar setiap anak, termasuk anak jalanan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Seperti yang dikemukakan Sugiyono dalam (Rukajat, 2018), pendekatan kualitatif ini memandang realitas sosial secara holistrik/utuh, kompleks, dinamis dan sarat makna. Jenis penelitian ini adalah menggunakan data sekunder yang diperoleh atau dikumpulkan dari sumber yang ada oleh orang yang melakukan penelitian. Anak-anak yang menjadi anak jalanan dengan alasan atau sebab yang berbeda-beda dan dapat dikelompokkan menurut pola tertentu. Remaja menjadi anak jalanan disebabkan oleh banyak faktor, yaitu faktor kemiskinan, faktor keluarga dan masyarakat. Eksploitasi ekonomi terhadap anak berdampak negatif bagi anak. Selain itu, anak-anak yang dipaksa bekerja seringkali tidak dapat memperoleh pekerjaan formal karena belum kompetitif dan nilai tukar layanan yang mereka berikan belum sepadan. Berdasarkan penelitian dan pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa banyak faktor penyebab munculnya anak jalanan, seperti faktor ekonomi atau kemiskinan, faktor keluarga dan faktor masyarakat. Eksploitasi terhadap anak, khususnya anak jalanan, masih marak terjadi. Bentuk eksploitasi berupa pemaksaan anak jalanan untuk bekerja di sektor informal, seperti mengemis dan mengamen.
Pengaruh Globalisasi Media Dan Penyerapan Budaya Korea Dikalangan Remaja Kota Makassar Nur Fadillah; Andi Muh. Nur Syaiqul Arsyi; Ibrahim Arifin; M. Ridwan Said Ahmad
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v3i1.764

Abstract

Di negara-negara berkembang seperti Indonesia dampak globalisasi telah memberikan dampak yang luar biasa, terutama efek dalam hal budaya. Kota Makassar atau biasa juga di sebut (Macassar, Mangkasar, atau Ujung pandang (1971-1999)) merupakan salah satu kota metropolitan dan juga sebagai ibu kota provinsi Sulawesi Selatan. Kota Makassar ini merupakan kota terbesar di kawasan Timur Indonesia dan terbesar keempat di Indonesia. Media di kota Makassar secara tidak langsung telah menyerap konten adalah globalisasi. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk melihat dampak media globalisasi terhadap identitas budaya remaja di kota Makassar. penelitian ini menggunakan dua pendekatan yaitu kualitatif dan kuantitatif agar mendapatkan hasil yang mendalam. Data-data dikumpulkan melalui survei dan wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa globalisasi telah memberikan pengaruh terhadap remaja di kota Makassar untuk meninggalkan budaya mereka sendiri sehingga melaksanakan budaya yang lain. Budaya populer Korea yang telah tersebar luas melalui media mampu menyerap bagi remaja di kota Makassar.
Mengungkap Ketidakadilan Gender dalam Film Before, Now & Then (Nana) Karya Kamila Andini M. Mahmud Mannuntungi; Hijriana Hijriana; Maya Apriliah R.; M. Ridwan Said Ahmad; Ibrahim Arifin; Nur Qadri Malabbi
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 02 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v3i02.825

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang didasarkan pada data alamiah yang mendeskripsikan objek yang diteliti. Data dalam penelitian ini berupa kata-kata dan dialog, tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan bentuk-bentuk ketidakadilan gender yang terdapat dalam film Before Now & Then (Nana). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakter perempuan dalam film mendapatkan berbagai bentuk ketidakadilan gender yang diantaranya marginalisasi, streotipe, kekerasan dan beban kerja.