Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Era Digital Terhadap Pengembangan Pembelajaran Mandarin Nike Ardila Ndruru; Rudiansyah Rudiansyah
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 12, No 1 (2022): (Januari 2022)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.703 KB) | DOI: 10.37905/jbsb.v12i1.11930

Abstract

The purpose of this research is to know the influence of the digital age on the development of Mandarin learning. This research is descriptive research with a survey method. The subjects in this study were third-year students from the University of North Sumatra majoring in Chinese Literature, totaling 35 respondents. The results of the study found that the availability of various digital media presenting various learning content in Mandarin makes Mandarin more accessible and learned by its enthusiasts. Efficiency is the reason why learning Mandarin through digital media is growing very rapidly. Hence, it can be said that the digital age has greatly influenced the development of Mandarin.Keywords: Digital Age; The Development;  Mandarin Learning
Tipe Proses Pada Lirik Sutra Kematian Suku Tionghoa Penganut Buddha Mahayana Nike Ardila Ndruru; T. Kasa Rullah Adha; Jessy
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 7 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i7.4238

Abstract

Lirik sutra kematian dalam tradisi masyarakat Tionghoa penganut Buddha Mahayana merupakan bentuk teks religius yang tidak hanya berfungsi sebagai media ritual, tetapi juga merepresentasikan nilai spiritual, keyakinan, dan pandangan filosofis mengenai kematian serta pembebasan. Kajian terhadap struktur kebahasaan dalam teks sutra penting dilakukan untuk memahami bagaimana pengalaman spiritual dikonstruksi melalui bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tipe proses yang terdapat dalam lirik sutra kematian suku Tionghoa penganut Buddha Mahayana berdasarkan perspektif Linguistik Sistemik Fungsional (LSF) Halliday. Penelitian ini menggunakan metode fenomenologi deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data penelitian berupa tiga teks lirik sutra kematian, yaitu Hui Siang Chi, Can Fo Cie, dan Ta Ah Mi Tho Can, yang dianalisis berdasarkan sistem transitivitas dalam teori LSF. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan lima tipe proses, yaitu proses material, relational, existential, behavioral, dan mental dengan total 26 data. Proses material menjadi tipe yang paling dominan sebanyak 13 data (50%), diikuti proses relational sebanyak 5 data (19%), existential sebanyak 4 data (15%), behavioral sebanyak 3 data (12%), dan mental sebanyak 1 data (4%). Dominasi proses material menunjukkan bahwa lirik sutra banyak menggambarkan tindakan spiritual seperti penyelamatan, pembimbingan arwah, dan perjalanan menuju alam suci. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lirik sutra kematian Buddha Mahayana merupakan teks religius yang mengonstruksi pengalaman spiritual melalui berbagai proses kebahasaan serta menjadi media penyampaian ajaran, refleksi batin, dan pemaknaan terhadap kehidupan serta kematian.