Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH PERBEDAAN LANTAI DAN KEPADATAN KANDANG TERHADAP PRODUKSI DAN BOBOT TELUR AYAM NIAGA PETELUR Mohammad luthfi Nur fauzi; Elly Tugiyanti; Imam Suswoyo
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 4 No 2 (2022): JURNAL ANGON
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1361.544 KB) | DOI: 10.20884/1.angon.2022.4.2.p169-175

Abstract

Background. The study entitled "The effect of in Type and Density of Cages on egg production and Weight of Commercial Laying Hens" was to determine the effect of floor type and density on egg production of laying hens. and determine the effect of floor type and density on egg weight of laying hens. Materials and Methods. The material used in this study was 120 female Isa Brown laying hens aged 18 weeks and weighing about 1.5 kg. Each treatment unit consisted of 40 slat cages, the slat floor contained 20 laying commercial chickens and 1 commercial laying hens, 20 layers and 40 litter cages, the litter floor contained 20 laying commercial chickens and filled with 1 commercial chicken laying plots of 20 plots with each size of 40x50x30 . This research was conducted using a completely randomized design (CRD) method with 4 treatments and 5 replications. The treatments included (Litter floor with a density of 2 tail), (Littery floor with a density of 1 tail), (Slat floor with a density of 2 tail) and (Slat floor with a density of 1 tail). Results. The results showed that the average egg production in treatments P1, P2, P3, P4 respectively were 33.47 ± 1.9959, 32.14 ± 2.1761, 34.63 ± 2.0667 and 37.39± 2.2468 percent. The average egg weights in treatments P1, P2, P3, P4 respectively were 48 ± 5.27870, 49 ± 8.95229, 50 ± 4.31113 and 51 ± 5.73045 weight/grams. Conclusion. It shows that there is no effect of floor type and cage density on egg production.
PENGARUH PEMBERIAN PROBIOTIK DAN ANTIBIOTIK TERHADAP JUMLAH TELUR DAN MASSA TELUR ITIK TEGAL YANG DIPELIHARA SECARA TERKURUNG Putri Lembah Hati; Ismoyowati Ismoyowati; Imam Suswoyo
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 7 No 1 (2025): ANGON: Journal of Animal Science and Technology
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian “Pengaruh Pemberian Probiotik dan Antibiotik Terhadap Jumlah Telur Dan Massa Telur Itik Tegal Yang Dipelihara Secara Terkurung” telah dilaksanakan pada tanggal 15 juni – 19 agustus 2024. Penelitian probiotik lacsacpro dan antibiotic zinc bacitracin bertujuan untuk melihat pengaruh probiotik lacsacpro terhadap jumlah telur dan massa telur Itik Tegal. Penelitian ini berlokasi dikandang kelompok Peternak Itik “Berkah Abadi” yang berlokasi di Desa Pesurungan Lor, Kecamatan Margadana, Kota Tegal. Materi dan bahan penelitian terdiri atas Itik Tegal berusia produktif (12 bulan) yang berjumlah 540 ekor, Antibiotik Zinc Bacitracin, Probiotik  Lacsacpro. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan yang terdiri dari L1 (pakan basal + antibiotic zinc bacitracin), L2 (pakan basal + probiotik lacsapro), L3 (pakan basal) sebagai control, setiap unitperlakuan berisi 30 ekor itik dengan masing-masing perlakuan diulang sebanyak 6 kali. Data penelitian telah dilakukan analisis data dengan menggunakan analisis variansi (ANAVA). Hasil penelitian diperoleh rataan jumlah telur yaitu 710,7 ± 34,23 butir sampai dengan 749,5 ± 78,82 butir dari 30 ekor itik Tegal selama 40 hari dan nilai dari massa telur 37,21 ± 0,17 gram sampai dengan 39,59 ± 0,21 gram. Hasil analisis variansi menunjukan bahwa pemberian probiotik lacsacpro dan antibiotik berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap jumlah telur dan massa telur itik Tegal. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa probiotik lacsacpro dan antibiotik belum dapat meningkatkan jumlah telur dan massa telur itik tegal umur 12 bulan
EVALUASI PERFORMA PRODUKSI AYAM BROILER DI EKO SETIA B FARMDITINJAU DARI KONVERSI PAKAN, RATAAN BOBOT BADAN, DAN MORTALITAS Zahwa Ainur Praselia; Imam Suswoyo; Mohandas Indraji
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 7 No 3 (2025): ANGON: Journal of Animal Science and Technology
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan performa pemeliharaan ayam broiler di Eko Setia B farm dengan standar produksi internal yang mencakup konversi pakan (Feed Conversion Ratio), bobot badan rata-rata, dan tingkat mortalitas. Penelitian dilakukan selama satu periode pemeliharaan dari September hingga Oktober 2024 pada ayam broiler strain CP 707 berpopulasi 40.500 ekor yang dipelihara di kandang closed house tiga lantai. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan rekaman produksi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa nilai FCR mingguan rata-rata 1,295 ± 0,204 yang setara dengan standar produksi (1,299 ± 0,279). Bobot badan rata-rata ayam di Eko Setia B farm lebih tinggi dari standar produksi dengan rata-rata pertambahan mencapai 475,67 ± 235,55 gram/ekor, serta bobotakhir mendekati 2,9 kg pada minggu keenam. Tingkat mortalitas selama periode pemeliharaan juga lebih rendah dibandingkan standar produksi, yaitu 2,10% ± 1,08% vs 2,65% ± 1,32%. Pencapaian bobot badan yang tinggi sejalan dengan pengurangan mortalitas menunjukkan manajemen pemeliharaan yang efektif dan efisien, sehingga usaha peternakan berada pada posisi menguntungkan untuk memperoleh nilai ekonomi maksimal. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan pakan, lingkungan, dan kesehatan dalam mendukung pertumbuhan optimal ayam broiler.