Rosly Zunaedi
STIKES Widyagama Husada

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Karakteristik Penjadwalan Kerja Perawat di Era Pandemi Covid-19 Rosly Zunaedi; Frengki Apryanto
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan: Maret 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.112 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i1.907

Abstract

Penjadwalan kerja perawat masih menjadi masalah khususnya pada era pandemi covid-19. Perlu perhatian lebih agar tidak muncul dampak negatif dari pengaturan jadwal kerja yang tidak tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dari karakteristik penjadwalan kerja perawat di era pandemi covid-19 berdasarkan dari 6 variabel karakteristik penjadwalan. Metode penelitian menggunakan deskriptif retrospektif. Populasinya adalah seluruh perawat pelaksana di Rumah Sakit. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling sebanyak 88 responden. Metode pengumumpulan data survei dengan menggunakan kuesioner. Hasil yang didapatkan, sebagian besar responden (88.64%) menilai baik dengan nilai mean terendah adalah coverage (2,59) dan tertinggi adalah cost (2,96). Penilaian karakteristik penjadwalan berdasarkan 6 variabel sudah baik, namun perlu diperhatikan untuk memenuhi kecukupan dari jumlah perawat agar kualitas layanan keperawatan lebih optimal.
HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG KESELAMATAN PASIEN DENGAN PELAKSANAAN ASESMEN PENCEGAHAN RISIKO JATUH ROSLY ZUNAEDI; JUNETH RIRIHENA; RAHMANIAH RAMADHANI
Media Husada Journal Of Nursing Science Vol. 4 No. 1 (2023): Maret
Publisher : LPPMK STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/mhjns.v4i1.116

Abstract

Latar Belakang: Pengetahuan perawat akan keselamatan pasien sangat diperlukan untukmencegah kesalahan atau tindakan yang tidak diinginkan. Untuk itu perlu adanya pengetahuanyang baik bagi perawat untuk bisa menghasilkan suatu tindakan yang baik kedepannya. TujuanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan perawat tentang keselamatanpasien dengan pelaksanaan asesmen pencegahan risiko jatuh di RSI Unisma Malang. MetodeDesain penelitian ini menggunakan studi deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional.Teknik pengambilan sampling yang digunakan adalah purposive sampling, yaitu sejumlah 67orang. Intrumen yang digunakan dalam penelitian adalah kuesioner. Uji statistik yang digunakandalam penelitian ini adalah perhitungan Somers’d. Hasil Data penelitian menunjukkan bahwapengetahuan perawat tentang keselamatan pasien baik sebanyak (83,6%) dan cukup (16,4%).Sedangkan pelaksanaan asesmen pencegahan risiko jatuh ditemukan baik sebanyak (89,6%) dancukup (10,4%). Hasil analisa statistik menggunakan uji Somers’d diperoleh p value 0,002 (<0,05).Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pengetahuan perawat tentang keselamatan pasien denganpelaksanaan asesmen pencegahan risiko jatuh di RSI Unisma Malang.
Efektifitas Terapi Benson Benson Pada Lansia Yang Insomnia Dengan Penyakit Tidak Menular DiPosyandu Dawuhan Kecamatan Poncokusumo Nita Octa Wulandari; Mizam Ari Kurniyanti; Rosly Zunaedi
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.27223

Abstract

Abstrak Insomnia adalah gangguan tidur yang sering terjadi pada lansia. Menurut hasil yang didapatkan sekitar 52% penderita insomnia adalah seorang yang berusia dari 60-69 tahun. Insomnia dapat diatasi dengan terapi non farmakologi, salah satunya menggunakan terapi relaksasi benson. Terapi relaksasi benson adalah Teknik nafas, dengan Latihan yang teratur dan dilakukan dengan tubuh akan menjadi lebih rileks, untuk menghilangkan ketegangan saat mengalami stress dan bebas dari ancaman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas terapi benson pada lansia yang insomnia dengan penyakit tidak menular. Penelitian ini menggunakan dengan metode pre-eksperimen dan pendekatan one group pretest and posttest yang dilakukan pada 25 lansia insomnia yang menderita penyakit tidak menular dengan menggunakan total sampling. Uji analisis dalam penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian berdasarkan uji Wilcoxon saat setelah diberikan terapi benson pada lansia yang mengalami insomnia didapatkan nilai P= 0,000 n (< ? 0,05) yang artinya terdapat penurunan terapi relaksasi benson pada lansia yang insomnia dengan penyakit tidak menular. Dari data penelitian dapat disimpulkan penelitian ini membuktikan terdapat efektifitas terapi benson pada lansia yang insomnia dengan penyakit tidak menular. Kata Kunci: Terapi benson, Lansia, Insomnia Abstract Insomnia is a sleep disorder that often occurs in the elderly. According to the results obtained, around 52% of insomnia sufferers were people aged 60-69 years. Insomnia can be treated with non-pharmacological therapy, one of which is Benson relaxation therapy. Benson relaxation therapy is a breathing technique, with regular exercise and done with the body will become more relaxed, to relieve tension when experiencing stress and free from threats. The aim of this study was to determine the effectiveness of Benson therapy in elderly insomniacs with non-communicable diseases. This research used a pre-experimental method and a one group pretest and posttest approach which was carried out on 25 elderly people with insomnia using total sampling. The analysis test in this study used the Wilcoxon test. The results of the research based on the Wilcoxon test after being given Benson therapy to elderly people who experienced insomnia showed a P value of 0.000 n (< ? 0.05), which means there was a decrease in Benson relaxation therapy in elderly people with insomnia who had non-communicable diseases. From the research data, it can be concluded that this research proves that Benson therapy is effective in elderly people with insomnia and non-communicable diseases. Keywords: Benson therapy, Elderly, Insomnia