Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS KOMPOSISI DAN KELIMPAHAN BAKTERI Vibrio sp. PADA BUDIDAYA UDANG VANNAMEI (Litopenaeus vannamei) SISTEM INTENSIF Bambang Suprakto; Mitaqul Dwi Lestari; Deni Aulia; Nisa Hakimah; Sri Wartini
Jurnal Perikanan Unram Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v14i1.777

Abstract

Udang vannamei (Litopenaeus vannamei) adalah spesies udang yang paling ekonomis. Kehadiran bakteri Vibrio sp. pada budidaya udang sistem intensif sebagai penyebab timbulnya penyakit Vibriosis menyebabkan kerugian baik secara sosial maupun ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis komposisi dan kelimpahan bakteri Vibrio sp. pada budidaya udang vannamei sistem intensif. Sampel yang diambil berupa media budidaya (air) dan udang (hepatopancreas dan usus) dari 4 kolam berbeda masing-masing 2 kolam di tambak Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Analisis dilakukan dengan menggunakan media agar TCBS. Bakteri Vibrio sp. yang tumbuh yaitu koloni bakteri berwarna hijau (green), dan kuning (yellow) dengan bentuk koloni membundar dan tepi koloni utuh. Komposisi bakteri yang tumbuh yaitu koloni kuning (90,4%) lebih banyak jika dibandingkan jumlah koloni hijau (9,60%). Kelimpahan bakteri Vibrio sp. pada media budidaya udang vannamei sistem intensif yang ditemukan dalam penelitian ini berkisar antara 7,75 x 102 – 15,80 x 102 CFU/ml. Sedangkan kelimpahan bakteri Vibrio sp. pada sampel hepatopancreas dan usus udang yaitu 1,0 x 101 - 3,02 x 104. Kelimpahan bakteri tidak dipengaruhi oleh umur budidaya udang. Jumlah Vibrio sp. pada budidaya udang vannamei system intensif masih dalam batas aman.
Persepsi Konsumen Terhadap Keamanan Dan Kualitas Produk Olahan Perikanan Di Platform Digital: Studi Kasus pada UMKM di Jawa Timur Sri Wartini; Jefri Putri Nugraha; Bambang Supriyadi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3699

Abstract

Perkembangan platform digital telah memberikan peluang baru bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) produk olahan perikanan dalam memperluas jangkauan pasar. Namun, aspek keamanan dan kualitas produk masih menjadi faktor kunci yang memengaruhi kepercayaan dan keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi konsumen terhadap keamanan dan kualitas produk olahan perikanan yang dipasarkan melalui platform digital, dengan fokus pada UMKM di Jawa Timur. Metode penelitian menggunakan survei terhadap 150 responden yang pernah membeli produk olahan perikanan secara daring dalam 12 bulan terakhir. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta uji sederhana, meliputi uji korelasi Pearson, t-test, ANOVA, dan Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi konsumen terhadap keamanan produk berada pada kategori sedang–tinggi (mean = 3,87), sedangkan persepsi kualitas berada pada kategori tinggi (mean = 3,94). Terdapat hubungan positif dan signifikan antara persepsi keamanan dan kualitas (r = 0,42; p < 0,001). Selain itu, perbedaan persepsi keamanan ditemukan antar platform digital yang digunakan, serta konsumen yang membaca ulasan menunjukkan tingkat persepsi keamanan lebih tinggi dibandingkan yang tidak. Temuan ini mengindikasikan bahwa transparansi informasi keamanan, kualitas kemasan, serta ulasan konsumen merupakan faktor penting dalam membangun kepercayaan dan loyalitas konsumen. Penelitian ini merekomendasikan agar UMKM produk olahan perikanan memperkuat strategi komunikasi digital dengan menekankan aspek keamanan dan kualitas produk guna meningkatkan daya saing di pasar digital.
Evaluasi Risiko Finansial Dan Non-Finansial Pada Usaha Budidaya Ikan Nila Dengan Pendekatan Enterprise Risk Management (ERM) Bambang Supriyadi; Jefri Putri Nugraha; Sri Wartini
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3700

Abstract

Budidaya ikan nila merupakan salah satu subsektor perikanan budidaya yang memiliki prospek ekonomi tinggi, namun rentan terhadap berbagai risiko yang dapat mengganggu keberlanjutan usaha. Risiko tersebut tidak hanya terbatas pada aspek finansial, tetapi juga mencakup risiko non-finansial seperti lingkungan, sosial, operasional, dan reputasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi risiko finansial dan non-finansial pada usaha budidaya ikan nila dengan menggunakan pendekatan Enterprise Risk Management (ERM). Metode penelitian yang digunakan adalah survei lapangan terhadap pelaku usaha budidaya ikan nila, dilengkapi dengan analisis kualitatif dan kuantitatif melalui tahapan identifikasi, pengukuran, pemetaan, serta strategi mitigasi risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko finansial yang dominan meliputi fluktuasi harga pakan dan ketidakstabilan harga jual, sedangkan risiko non-finansial yang signifikan mencakup serangan penyakit ikan, kualitas air, serta ketergantungan pada pasar lokal. Penerapan ERM memungkinkan pelaku usaha mengelola risiko secara lebih sistematis melalui integrasi strategi mitigasi, seperti diversifikasi produk, pemanfaatan teknologi monitoring kualitas air, dan penguatan akses pasar digital. Dengan demikian, implementasi ERM dapat meningkatkan ketahanan usaha budidaya ikan nila, sekaligus mendukung pengembangan agribisnis perikanan yang berkelanjutan.