Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Hubungan Efikasi Diri dengan Pengambilan Keputusan Karir Siswa Kelas XII SMA Negeri 1 Sukakarya Hani Agnia; Dwi Dasalinda
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (767.275 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i8.759

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan efikasi diri sisa SMA Negeri 1 Sukakarya, penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif kolerasional. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas 12 SMA Negeri 1 Sukakarya yang berjumlah 323 siswa, sample yang digunakan sebanyak 179 yang di ambil dengan menmggunakan teknik simple random sampling. Alat pengumpulan data pada penelitian ini berupa kuesioner efikasi diri dan kuesioner terkait ppengambilan keputusan karir. Analisis data menggunakan teknik korelasi product momment. Berdasarkan hasil yang didapatkan menunjukan bahwa adanya hubungan positif dan signifikan antara efikasi diri dengan pengambilan keputusan karir siwa SMA Negeri 1 Sukakarya, diperoleh hasil uji lenearilitas (test from lenearity) sebanyak 0,00 < 0,05. Berdasarkan acuan pengambilan keputusan bahwa Jika taraf signifikan pada uji linearitas (test for linearity) terbilang < 0,05 maka dapat dikatakan bahwa kedua variabel penelitian linear, dan dapat diketahui bahwa hasil pearson correlation sebesar 0,761 berada pada korelasi kuat, maka dari itu hubungan yang terdapat adalah hubungan positif antara efikasi diri dengan pengambilan keputusan karir.
Pengaruh Layanan Konseling Kelompok Terhadap Konsep Diri Peserta Didik SMP Indy Rahma Aulia; Dwi Dasalinda; Eka Heriyani; Haning Tri Widiastuti
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.6875

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang muncul pada peserta didik yang berkaitan dengan konsep diri. Berdasarkan permasalahan tersebut peneliti melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling kelompok dalam meningkatkan konsep diri peserta didik  di  SMPN  9  Tambun  Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif pra-eksperimen model one group pre-test post-test. Berdasarkan analisis statistik didapatkan nilai sig. sebesar 0.001 untuk mendapatkan titik ‘t’ dengan taraf signifikansi 5%. df=8-1=7, t0=5,33 dan tt= 2,36. Berdasarkan hasil uji analisis membuktikan bahwa Konseling Kelompok berpengaruh signifikan dalam meningkatkan konsep diri peserta didik di SMPN 9 Tambun Selatan. Penelitian ini penting dilakukan untuk meningkatkan konsep diri peserta didik, karena konsep diri positif mampu memberikan dampak baik dalam bidang akademik maupun sosial. Kata kunci: konseling kelompok, konsep diri, peserta didik
Analisis Perilaku Membolos Siswa Berdasarkan Jenis Kelamin Pada Siswa Kelas XI di SMA Negeri 99 Jakarta Barokah Asmaul Husna; Dwi Dasalinda
DA'WA: Jurnal Sosial dan Dakwah Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam Fakultas Dakwah IAI Miftahul Ulum Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/dawa.v4i1.514

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh siswa mencoba mencari teman untuk berinteraksi dengan orang lain dan ia akan menentukan tipe teman yang akan menjadi pilihannya sendiri. Ini yang disebut dengan kelompok sebaya yang memberi pengaruh terhadap perilaku siswa. Golongan itu dapat memilih, menerima, dan menghargainya. Apabila siswa yang baik tetapi berteman dengan golongan yang tidak baik maka ia akan menjadi siswa yang tidak baik pula. Sehingga siswa yang membolos adalah siswa yang berteman dengan golongan yang tidak baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran perilaku membolos siswa di SMA Negeri 99 Jakarta. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus dengan pendekatan penelitian kualitatif untuk mengetahui bagaimana tingkat membolos siswa di SMA Negeri 99 Jakarta dengan cara mengumpulkan data sebanyak banyak nya melalui observasi dan wawancara yang dilakukan di sekolah kemudian data yang diperoleh di interpretasikan oleh peneliti. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan oleh peneliti ditemukan tiga siswa yang sering melakukan perilaku membolos diantaranya berinisial MF, ZN dan MI yang merupakan siswa kelas XI di SMA Negeri 99 Jakarta. Selanjutnya peneliti melalui pendekatan lebih dalam dan memberikan pengarahan tentang apa saja akibat dan dampak yang diperoleh dari perilaku membolos dengan harapan perilaku membolos di sekolah dapat terselesaikan dengan baik dan siswa secara perlahan meninggalkan perilaku negatif tersebut.
Pengaruh Layanan Konseling Kelompok Terhadap Konsep Diri Peserta Didik SMP Indy Rahma Aulia; Dwi Dasalinda; Eka Heriyani; Haning Tri Widiastuti
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.6875

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang muncul pada peserta didik yang berkaitan dengan konsep diri. Berdasarkan permasalahan tersebut peneliti melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling kelompok dalam meningkatkan konsep diri peserta didik  di  SMPN  9  Tambun  Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif pra-eksperimen model one group pre-test post-test. Berdasarkan analisis statistik didapatkan nilai sig. sebesar 0.001 untuk mendapatkan titik ‘t’ dengan taraf signifikansi 5%. df=8-1=7, t0=5,33 dan tt= 2,36. Berdasarkan hasil uji analisis membuktikan bahwa Konseling Kelompok berpengaruh signifikan dalam meningkatkan konsep diri peserta didik di SMPN 9 Tambun Selatan. Penelitian ini penting dilakukan untuk meningkatkan konsep diri peserta didik, karena konsep diri positif mampu memberikan dampak baik dalam bidang akademik maupun sosial. Kata kunci: konseling kelompok, konsep diri, peserta didik