Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Sistem Informasi Administrasi Surat Menyurat untuk Mendukung Layanan di Desa Karangwidoro Hendry Setiawan; Ekky Rino Fajar Sakti; Windra Swastika; Paulus Lucky Tirma Irawan
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung 2020: Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat (SENAM) 2020
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.096 KB)

Abstract

Lahan pertanian yang luas yang dimiliki desa Karangwidoro sekarang mengalami pergeseran dikarenakan beberapa perumahan mulai berdiri. Hal ini berdampak pada perubahan pola kerja dari penduduk yang ada, dimana sebelumnya mereka banyak yang memiliki profesi sebagai petani, namun sekarang banyak yang beralih ke bidang usaha yang lain. Disamping itu juga dengan adanya perumahan, maka dating pendatang baru yang bermukim di desa tersebut dan terjadi migrasi penduduk masuk dan keluar dari desa tersebut. Dengan keberagaman penduduk yang tinggal di Desa Karangwidoro, kebutuhan tentang pendataan jumlah penduduk maupun keperluan ijin ataupun permohonan surat menyurat senantiasa dilakukan di kantor Desa Karangwidoro. Proses pembuatan surat dilakukan pada kantor Desa Karangwidoro, meskipun telah menggunakan komputer namun pengarsipan data terkait masih dilakukan secara manual sehingga pembuatan surat pencarian data tidak dapat dilakukan dengan efisien. Dari survey dan konsultasi yang telah dilakukan di kantor Desa Karangwidoro, sistem informasi ini telah dirancang untuk membantu pengarsipan surat menyurat, data kependudukan serta memungkin pencarian data lebih mudah. Beberapa fitur yang dapat diakses melalui sistem informasi surat menyurat ini diantaranya surat keterangan, surat pindah keluar/masuk, input data penduduk serta visualisai data kependudukan.
PENERAPAN ETIKA BERMEDIA SOSIAL DALAM MEMBANGUN KARAKTER SISWA ANTI-BULLYING: STUDI KASUS DI SMPK SANTA MARIA 1 MALANG Anwen Steven Athena Cahyono; Edwin Sanjaya Sijoatmodjo; Ignasius Angello Leonel Christiputra Susianto; Imam Rubai Putra; Muhammad Anggoro Binadro; Paulus Lucky Tirma Irawan
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan platform media sosial telah menjadi ruang interaksi utama tanpa batas ruang dan waktu, namun intensitas penggunaannya di kalangan remaja sering kali tidak diimbangi dengan penerapan etika digital yang memadai. Rendahnya kesadaran ini kerap memicu permasalahan serius, khususnya perilaku cyberbullying melalui interaksi daring, termasuk penyalahgunaan second account yang memungkinkan anonimitas tanpa kontrol moral. Permasalahan faktual ini diidentifikasi pada siswa kelas VIII di SMPK Santa Maria 1 Malang, di mana kecenderungan tersebut berpotensi memicu konflik nyata di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan edukasi etika bermedia sosial guna membangun karakter siswa yang anti-bullying. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif partisipatif melalui empat tahapan: pendampingan awal daring (pre-test), pelaksanaan seminar interaktif luring, pendampingan akhir daring (post-test) dan tahap evaluasi kegiatan (refleksi siswa, dan wawancara guru). Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif 80 siswa. Meskipun terdapat dinamika teknis penggunaan gawai di lapangan, tingkat penyelesaian instrumen evaluasi berhasil mencapai lebih dari 90% representasi data valid. Hasil pengukuran menunjukkan pemahaman teoritis awal siswa mengenai etika digital telah berada pada kategori sangat baik, dengan rata-rata ketepatan jawaban 90% saat pre-test. Setelah intervensi melalui simulasi kasus, pemahaman siswa mengalami penguatan (reinforcement) guna menyempurnakan celah pemahaman tersisa hingga mencapai ketuntasan optimal (mendekati 100%). Lebih lanjut, hasil evaluasi pasca-kegiatan mengonfirmasi bahwa siswa secara praktis semakin menyadari dampak psikologis komentar negatif dan pentingnya empati di ruang maya. Dengan demikian, penerapan edukasi etika digital interaktif terbukti efektif mematangkan karakter positif siswa dan mencegah potensi perundungan di sekolah.