Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Pengekangan Tulangan Lateral Pada Jalur Tekan Terhadap Kapasitas Beban dan Lendutan Balok Beton Bertulangan Bambu Kartika Purwitasari; Nila Kurniawati Sunarminingtyas
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.5897

Abstract

Agar bambu sebagai perkuatan beton pada komponen struktur bangunan dapat digunakan sebagai pengganti baja tulangan, maka diharuskan memiliki perilaku yang menjamin daktilitas balok, yang bisa dilihat antara lain dari perilaku lendutannya saat menerima beban. Sedangkan untuk mengatasi sifat tidak daktail pada balok bertulangan bambu  maka dilakukan perbaikan berupa pemberian kekangan pada jalur tekan. Penelitian ini dilakukan untuk membahas tentang pengaruh pengekangan di jalur tekan terhadap kapasitas beban dan lendutan balok beton bertulangan bambu, Selain itu pada penelitian ini dilakukan penyelidikan tentang pengaruh variasi penggunaan spasing pengekang tulangan lateral. Dari hasil penelitian ditemukan pengekangan pada jalur tekan balok beton bertulang bambu  berpengaruh pada peningkatan kapasitas beban, lendutan dan momen berturut-turut berkisar 82,11%-102,9% ; 30,02%-60,72% dan 80,95%-100,9%. Peningkatan kapasitas lendutan  merupakan indikasi bahwa daktilitas balok juga akan meningkat, demikian juga dengan reduksi spasing yang semakin rapat pada balok beton bertulang bambu terjadi peningkatan kapasitas beban, lendutan dan momen.
Pengaruh Pengekangan Tulangan Lateral Pada Jalur Tekan Terhadap Kapasitas Beban dan Lendutan Balok Beton Bertulangan Bambu Kartika Purwitasari; Nila Kurniawati Sunarminingtyas
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.5897

Abstract

Agar bambu sebagai perkuatan beton pada komponen struktur bangunan dapat digunakan sebagai pengganti baja tulangan, maka diharuskan memiliki perilaku yang menjamin daktilitas balok, yang bisa dilihat antara lain dari perilaku lendutannya saat menerima beban. Sedangkan untuk mengatasi sifat tidak daktail pada balok bertulangan bambu  maka dilakukan perbaikan berupa pemberian kekangan pada jalur tekan. Penelitian ini dilakukan untuk membahas tentang pengaruh pengekangan di jalur tekan terhadap kapasitas beban dan lendutan balok beton bertulangan bambu, Selain itu pada penelitian ini dilakukan penyelidikan tentang pengaruh variasi penggunaan spasing pengekang tulangan lateral. Dari hasil penelitian ditemukan pengekangan pada jalur tekan balok beton bertulang bambu  berpengaruh pada peningkatan kapasitas beban, lendutan dan momen berturut-turut berkisar 82,11%-102,9% ; 30,02%-60,72% dan 80,95%-100,9%. Peningkatan kapasitas lendutan  merupakan indikasi bahwa daktilitas balok juga akan meningkat, demikian juga dengan reduksi spasing yang semakin rapat pada balok beton bertulang bambu terjadi peningkatan kapasitas beban, lendutan dan momen.
Analisis Konfigurasi Shear Wall Struktur Bangunan Podium akibat Respon Gempa dengan Metode Respon Spektrum Yeyen Fajar Herlambang; Kartika Purwitasari; Nila Kurniawati Sunarminingtyas; Yehezkiel Septian Yoganata; Kharisma Nur Cahyani
Composite: Journal of Civil Engineering Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/cjce.v5i1.16439

Abstract

Indonesia berada pada zona pertemuan tiga lempeng tektonik aktif sehingga struktur bangunan, termasuk tipe podium yang memiliki ketidakteraturan vertikal, perlu dirancang untuk memberikan performa seismik yang optimal. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh variasi konfigurasi dinding geser terhadap respons seismik struktur podium. Empat model struktur dengan perbedaan tata letak shear wall dianalisis menggunakan Metode Respons Spektrum berdasarkan SNI 1726:2019 dan SNI 1727:2020. Parameter utama yang dikaji meliputi story shear, story displacement, eksentrisitas COM–COR, dan overturning moment. Hasil analisis menunjukkan bahwa Model 3 memberikan distribusi story shear paling stabil pada arah X dan Y, sementara nilai story displacement terkecil diperoleh pada Model 2 untuk arah X dan Model 3 untuk arah Y. Model 3 dan Model 4 juga menghasilkan eksentrisitas COM–COR dan overturning moment terendah. Temuan ini menegaskan pentingnya penempatan shear wall yang simetris dan strategis dalam meningkatkan stabilitas struktur podium terhadap beban gempa.