Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

KAJIAN EKSPERIMENTAL POLA RETAK PADA SAMBUNGAN BALOK-KOLOM BETON PRACETAK DENGAN MENGGUNAKAN SAMBUNGAN KERING Cahyani, Kharisma Nur
Prokons: Jurnal Teknik Sipil Vol. 13 No. 1 February 2019
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

There is a major problem in the installation of precast concrete system, namely connection. Connection on precast system must have strength that can withstand the loads that occur. One of the system used in precast concrete connection is by using dry connection method. Dry connection is a connection between precast concrete element using a steel plate as a connector, which is bolted or welded. Judging from the connection problems in precast concrete, a study was conducted to observed the behavior of precast beam-column connection observations are also made to analyze a collapse model, and a crack pattern between the joints of the beam-column precast. Keywords: precast concrete, dry connection, collapse model, crack pattern
PENDAMPINGAN DALAM PENGADAAN PERPUSTAKAAN UNTUK MENINGKATKAN KENYAMANAN PROSES BELAJAR MENGAJAR DI RUMAH TAHFIDZ HIDAYATUL MUBTADIIN, DUSUN SREBET, DESA PESANGGRAHAN, KOTA BATU Rofila El Maghfiroh; Mutia Lina Dewi; Kharisma Nur Cahyani; Kartika Purwitasari; Fuji Asema; Sutikno
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 5: Oktober 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i5.6555

Abstract

Salah satu upaya untuk meningkatkan kecerdasan bangsa adalah menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang unggul melalui budaya literasi. Budaya literasi memiliki peran penting dalam kehidupan, karena ilmu pengetahuan didapat dari kegiatan membaca. Rumah Tahfidz Hidayatul Mubtadiin bergerak di bidang pendidikan agama, dengan fokus kegiatan menghafal Al Qur’an, menghafal hadits, baca tulis Al Qur’an, serta pengetahuan dasar agama Islam. Fasilitas di Rumah Tahfidz Hidayatul Mubtadiin masih terbatas, sehingga pengadaan perpustakaan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kenyamanan proses belajar mengajar. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan mulai menggambarkan desain denah perpustakaan, pengadaan buku-buku yang dibutuhkan, pengadaan rak buku, penataan perpustakaan dan peresmian perpustakaan. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah perpustakaan yang dapat dimanfaatkan dengan baik oleh santri di Rumah Tahfidz Hidayatul Mubtadiin.
Pengujian Eksperimental Model Sambungan Balok-Kolom Beton Pracetak Kharisma Nur Cahyani
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i4.6721

Abstract

The main issue in the implementation of precast concrete systems lies in the connections. The connections in precast systems must possess the strength to withstand the occurring loads. One of the methods used for connecting precast concrete is the dry connection method. To test the connections of precast beam-columns, a quasi-cyclic loading test is utilized, which generates data on the relationship between load (P) and displacement (∆). The test results indicate that test specimens using 4 anchors have a higher maximum capacity compared to those using 2 anchors. Additionally, the cycles that occur in the test specimen with 2 anchors are longer than those in the specimens with 4 anchors and monolithic specimens. The peak load is achieved by the test specimen with 4 anchors, reaching 1488 kg at a displacement of 18 mm, specifically at a 2% drift. Both the monolithic and 4-anchor test specimens have the same drift, reaching 2%. However, the longest cycles occur in the test specimens with 2 anchors, reaching a 4% drift. Consequently, it can be concluded that the test specimens with 4 anchors have a greater capacity and shorter cycles compared to those using 2 anchors and the monolithic specimens.
PERANCANGAN DAN PEMASANGAN CLOSED CIRCUIT TELEVISION (CCTV) PADA JALAN UMUM DI DAERAH RW 15 KEL. LOWOKWARU Fauzi Akbar Rahmawan; Indah Ria Riskiyah; Sumardi, Sumardi; Kharisma Nur Cahyani; Deni Putra Arystianto
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 3 No. 9: September 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v3i9.8655

Abstract

Keamanan masyarakat adalah aspek krusial dalam pembangunan suatu daerah. Jalan umum dan lingkungan sekitarnya merupakan area yang rentan terhadap berbagai risiko keamanan, termasuk tindakan kriminal dan pelanggaran lainnya. Kelurahan Lowokwaru, khususnya di daerah Jalan Selorejo yang termasuk dalam kawasan RW 15, adalah wilayah yang padat hunian dengan aktivitas masyarakat yang tinggi. Dalam beberapa bulan terakhir, peningkatan kegiatan kriminal di sekitar lingkungan tersebut telah menjadi perhatian khusus. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah proaktif untuk meningkatkan keamanan dan meminimalkan risiko kejahatan di wilayah ini. Pemasangan Closed Circuit Television (CCTV) di jalan umum telah terbukti sebagai metode efektif untuk meningkatkan keamanan. CCTV tidak hanya memberikan deterrensi terhadap aktivitas kriminal, tetapi juga berfungsi sebagai alat bukti yang berharga dalam menyelidiki dan menangani pelanggaran. perancangan dan pemasangan sistem CCTV di sejumlah titik strategis di jalan umum di RW 15 Kelurahan Lowokwaru akan membantu mengawasi gerak-gerik di area publik, memberikan rasa aman kepada warga, dan mendukung tindakan keamanan yang cepat dan tepat. Selain itu, dengan terpasangnya sistem ini, diharapkan akan mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga keamanan lingkungan mereka.
PENANGANAN DAN PENCEGAHAN KEBOCORAN PADA GEDUNG KELOMPOK BERMAIN AL-FURQON, KOTA BATU Maghfiroh, Rofila El; Dewi, Mutia Lina; Khusniah, Rif'atul; Fajarwati, Anisah Nur; Cahyani, Kharisma Nur; Purwitasari, Kartika
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 5: Oktober 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i5.8641

Abstract

Kualitas lingkungan belajar yang baik sangat penting untuk mendukung proses pembelajaran. Perawatan sarana dan prasarana sekolah dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas lingkungan belajar, khususnya pada penanganan dan pencegahan kebocoran gedung. Kebocoran pada gedung sekolah dapat mengganggu aktivitas belajar mengajar dan merusak aset sekolah. Pengabdian pada masyarakat ini berfokus pada upaya penanganan dan pencegahan kebocoran gedung sekolah KB AL-Furqon, Kota Batu. Kegiatan ini meliputi inspeksi menyeluruh terhadap kondisi bangunan, identifikasi titik-titik kebocoran, serta pelaksanaan perbaikan menggunakan material yang tepat. Hasil kegiatan ini adalah kenyamanan dan keamanan pengguna gedung dapat terjamin, serta kondisi bangunan yang layak.
Studi Eksperimental Lendutan Pelat lantai Menggunakan Bata Hebel dengan Perkuatan Besi Siku Deni Putra Arystianto; Fauzi Akbar Rahmawan; Kharisma Nur Cahyani; Harsalim Aimunandar Jayaputra
Jurnal Serambi Engineering Vol. 9 No. 4 (2024): Oktober 2024
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research examines the deflection behavior of floor slabs using Hebel blocks as the main material, reinforced with angle iron. The aim of this study is to understand how angle iron reinforcement can enhance the flexural capacity and stiffness of floor slabs made of Hebel blocks. The methodology involved experimental testing of 200 cm x 200 cm floor slabs using Hebel blocks measuring 20 cm x 60 cm x 7.5 cm and 5/5 angle iron reinforcement, with test loads applied through a water tank up to 250 kg/m². Deflection was measured using dial gauges at three different points: at both supports and the mid-span of the slab. The results of the study showed that the use of angle iron significantly improved the slab's stiffness and load-bearing capacity, with a uniform distribution of deflection. The largest deflection occurred at the mid-span, with an average dial 2 reading of 3.284 mm and a maximum deflection of 5.25 mm. Meanwhile, deflection at the supports showed average readings of 2.958 mm on dial 1 and 2.0978 mm on dial 3. This indicates that the deflection at the mid-span experienced the maximum load and deflection. The deflection at the supports, as measured by dials 1 and 3, was relatively symmetrical. The allowable deflection calculated based on SNI 2847-2019 is 11.11 mm or 16.67 mm, indicating that the slab deflection remains within safe limits.
ANALISIS PERBANDINGAN RESPONS STRUKTUR GEDUNG BETON BERTULANG TERHADAP GEMPA PASCA PERUBAHAN BENTUK PENAMPANG KOLOM Najwa Nabila Bilqis; Kharisma Nur Cahyani
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i1.8764

Abstract

Indonesia merupakan negara yang rawan gempa karena terletak di wilayah cincin api. Kondisi ini menuntut bangunan dirancang dengan struktur yang mampu menahan gaya lateral. Kolom merupakan salah satu elemen struktural utama dalam menahan gaya lateral. Penampang kolom dapat berbentuk persegi panjang, persegi, atau bulat. Penelitian sebelumnya telah membahas performa bentuk kolom, namun sebagian besar terbatas pada evaluasi gaya dalam. Penelitian ini bertujuan membandingkan respons struktur dengan variasi bentuk penampang kolom berdasarkan parameter jumlah ragam, simpangan antar tingkat, dan diagram interaksi kolom menggunakan bantuan perangkat lunak analisis struktur. Ketiga model struktur memiliki dimensi, material, dan pembebanan yang sama, perbedaannya hanya pada bentuk penampang kolom. Hasil jumlah ragam ke-6 menunjukkan bahwa kolom persegi panjang memiliki periode terpendek pada arah X sebesar 0,58 detik dan terpanjang pada arah Y sebesar 0,62 detik. Kolom persegi memiliki periode 0,6 detik pada kedua arah, sedangkan kolom bulat menunjukkan periode 0,6 detik pada arah X dan 0,61 detik pada arah Y. Berdasarkan simpangan antar tingkat, kolom persegi panjang mengalami simpangan terkecil pada arah X sebesar 18,011 mm dan terbesar pada arah Y sebesar 20,519 mm. Kolom persegi menunjukkan simpangan terkecil di kedua arah, yaitu 19,111 mm (X) dan 19,356 mm (Y), sementara kolom bulat memiliki simpangan 19,425 mm (X) dan 19,672 mm (Y), yang semuanya masih di bawah batas izin. Diagram interaksi optimal ditunjukkan oleh kolom persegi panjang dengan Pn 4255,3 kN dan Mn 1546,5 kNm, diikuti kolom persegi (4000 kN; 1427,59 kNm) dan kolom bulat (3629,6 kN; 1316,6 kNm). Dari segi biaya, kolom persegi paling ekonomis sebesar Rp21.389.990.737,16, diikuti kolom persegi panjang Rp21.397.826.950,82 dan kolom bulat Rp21.420.129.799,49. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kolom persegi memberikan respons gempa dan efisiensi biaya terbaik, sementara kolom persegi panjang unggul dalam menahan kombinasi beban aksial dan momen.
VARIASI SILICA FUME TERHADAP KUAT TEKAN BETON NORMAL DENGAN PERAWATAN AIR TAWAR DAN AIR LAUT Rizky Febrian Saputra Febrian; Kharisma Nur Cahyani
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i2.9541

Abstract

Penelitian ini membandingkan dampak penggunaan silika fume (SF) terhadap kekuatan tekan beton setelah direndam dalam air tawar dan air laut selama 7 dan 21 hari. Kota Semarang yang merupakan kota pesisir mengalami masalah intrusi udara laut yang mempengaruhi kualitas infrastruktur, terutama beton yang rentan rusak karena kandungan klorida dan garam. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana variasi penambahan SF (0%, 3%, 7%, 13%) mempengaruhi kekuatan tekan beton. Dibuat 4 variasi campuran beton yang diuji setelah direndam dalam air tawar dan air laut selama 7 dan 21 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan SF meningkatkan kekuatan tekan beton.Pada usia 7 hari, hasil kekuatan tekan dengan perawatan air tawar adalah BN (13.81 Mpa, 13.02 Mpa, 16.65 Mpa), SF 3% (16.76 Mpa, 9.85 Mpa, 17.95 Mpa), SF 7% (16.59 Mpa, 13.87 Mpa, 16.31 Mpa), SF 13% (17.04 Mpa, 17.66 Mpa, 21.34 Mpa).Sementara itu, dengan perawatan air laut, BN (13.70 Mpa, 15.57 Mpa, 12.97 Mpa), SF 3% (15.63 Mpa, 15.63 Mpa, 15.68 Mpa), SF 7% (12.74 Mpa, 10,87 Mpa, 13.59 Mpa), SF 13% (16.02 Mpa, 15.29 Mpa, 10.08 Mpa).Pada usia 21 hari, hasil kekuatan tekan dengan perawatan air tawar adalah BN (25.70 Mpa, 18.63 Mpa, 20.10 Mpa), SF 3% (15.68 Mpa, 22.76 Mpa, 24.18 Mpa), SF 7% (26.27 Mpa, 34.54 Mpa, 31.42 Mpa), SF 13% (19.82 Mpa, 21.51 Mpa, 25.42 Mpa).Sedangkan dengan perawatan air laut, BN (27.23 Mpa, 20.21 Mpa, 25.48 Mpa), SF 3% (21.12 Mpa, 21,23 Mpa, 23.44 Mpa), SF 7% (24.97 Mpa, 24.63 Mpa, 29.44 Mpa), SF 13% (20.33 Mpa, 24.57 Mpa, 23.21 Mpa). Kekuatan tekan terbaik diperoleh pada penambahan SF sebesar 7%, yang menghasilkan nilai kekuatan tekan tertinggi dibandingkan variasi lainnya baik saat dicelup dalam air tawar maupun air laut.Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi SF sebanyak 7% efektif untuk meningkatkan kekuatan tekan beton, sehingga berpotensi digunakan dalam aplikasi struktural.
Analisis Konfigurasi Shear Wall Struktur Bangunan Podium akibat Respon Gempa dengan Metode Respon Spektrum Yeyen Fajar Herlambang; Kartika Purwitasari; Nila Kurniawati Sunarminingtyas; Yehezkiel Septian Yoganata; Kharisma Nur Cahyani
Composite: Journal of Civil Engineering Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/cjce.v5i1.16439

Abstract

Indonesia berada pada zona pertemuan tiga lempeng tektonik aktif sehingga struktur bangunan, termasuk tipe podium yang memiliki ketidakteraturan vertikal, perlu dirancang untuk memberikan performa seismik yang optimal. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh variasi konfigurasi dinding geser terhadap respons seismik struktur podium. Empat model struktur dengan perbedaan tata letak shear wall dianalisis menggunakan Metode Respons Spektrum berdasarkan SNI 1726:2019 dan SNI 1727:2020. Parameter utama yang dikaji meliputi story shear, story displacement, eksentrisitas COM–COR, dan overturning moment. Hasil analisis menunjukkan bahwa Model 3 memberikan distribusi story shear paling stabil pada arah X dan Y, sementara nilai story displacement terkecil diperoleh pada Model 2 untuk arah X dan Model 3 untuk arah Y. Model 3 dan Model 4 juga menghasilkan eksentrisitas COM–COR dan overturning moment terendah. Temuan ini menegaskan pentingnya penempatan shear wall yang simetris dan strategis dalam meningkatkan stabilitas struktur podium terhadap beban gempa.
Pelatihan Mitigasi Bencana Gempa untuk Santri Pondok Pesantren Al Mukhlisin Putri, Kota Batu Martince Novianti Bani; Anisah Nur Fajarwati; Ayisya Cindy Harifa; Fuji Asema; Kharisma Nur Cahyani; Rizki Putri Ramadhani
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Februari
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v5i1.366

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Mukhlisin Putri, Kota Batu bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan santri tehadap potensi bencana, khususnya bencana gempa bumi. Kegiatan ini dilaterbelakangi oleh kondisi pondok yang padat serta minimnya pengetahuan santri dan pengajar mengenai langkah-langkah penyelamatan diri saat bencana gempa terjadi. Tambahannya yaitu kurangnya pemantauan berkala terhadap kondisi fisik bangunan pondok. Berangkat dari permasalahan ini maka, para santri dan pengajar menunjukkan keingintahuan yang tinggi terhadap edukasi kebencanaan khususnya bencana gempa sebagai upaya untuk melindungi diri dan lingkungan sekitar. Melalui pendekatan kualitatif, tim pelaksana melakukan observasi sehingga diperoleh informasi kondisi fisik bangunan pondok, persepsi dan kebutuhan peserta terhadap pengetahuan mitigasi gempa bumi. Berdasarkan hasil temuan maka kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan berupa penyajian materi interaktif yang melibatkan kerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Kota Batu. Hasil evaluasi kegiatan menunjukan bahwa adanya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan santri dalam mengidentifikasi dan tanggap menghadapi situasi darurat gempa. Santri juga dapat mengetahui langkah-langkah penyelamatan diri di titik-titik aman (life safety zone) seperti konsep “triangle of life. Selain peningkatan kapasitas individu, kegiatan ini juga memberikan sumbangsih secara nyata pada lingkungan pondok pesantren yaitu berupa pemasangan jalur evakuasi dan titik kumpul aman (safe assembly point) yang sesuai dengan standar keselamatan kebencanaan. Keberadaan rambu tersebut juga dapat membangun budaya kesiapsiagaan dan memperkuat sistem mitigasi di lingkungan sekitar.