Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

KAJIAN EKSPERIMENTAL POLA RETAK PADA SAMBUNGAN BALOK-KOLOM BETON PRACETAK DENGAN MENGGUNAKAN SAMBUNGAN KERING Cahyani, Kharisma Nur
Prokons: Jurnal Teknik Sipil Vol. 13 No. 1 February 2019
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

There is a major problem in the installation of precast concrete system, namely connection. Connection on precast system must have strength that can withstand the loads that occur. One of the system used in precast concrete connection is by using dry connection method. Dry connection is a connection between precast concrete element using a steel plate as a connector, which is bolted or welded. Judging from the connection problems in precast concrete, a study was conducted to observed the behavior of precast beam-column connection observations are also made to analyze a collapse model, and a crack pattern between the joints of the beam-column precast. Keywords: precast concrete, dry connection, collapse model, crack pattern
PENDAMPINGAN DALAM PENGADAAN PERPUSTAKAAN UNTUK MENINGKATKAN KENYAMANAN PROSES BELAJAR MENGAJAR DI RUMAH TAHFIDZ HIDAYATUL MUBTADIIN, DUSUN SREBET, DESA PESANGGRAHAN, KOTA BATU Rofila El Maghfiroh; Mutia Lina Dewi; Kharisma Nur Cahyani; Kartika Purwitasari; Fuji Asema; Sutikno
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 5: Oktober 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i5.6555

Abstract

Salah satu upaya untuk meningkatkan kecerdasan bangsa adalah menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang unggul melalui budaya literasi. Budaya literasi memiliki peran penting dalam kehidupan, karena ilmu pengetahuan didapat dari kegiatan membaca. Rumah Tahfidz Hidayatul Mubtadiin bergerak di bidang pendidikan agama, dengan fokus kegiatan menghafal Al Qur’an, menghafal hadits, baca tulis Al Qur’an, serta pengetahuan dasar agama Islam. Fasilitas di Rumah Tahfidz Hidayatul Mubtadiin masih terbatas, sehingga pengadaan perpustakaan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kenyamanan proses belajar mengajar. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan mulai menggambarkan desain denah perpustakaan, pengadaan buku-buku yang dibutuhkan, pengadaan rak buku, penataan perpustakaan dan peresmian perpustakaan. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah perpustakaan yang dapat dimanfaatkan dengan baik oleh santri di Rumah Tahfidz Hidayatul Mubtadiin.
Pengujian Eksperimental Model Sambungan Balok-Kolom Beton Pracetak Kharisma Nur Cahyani
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i4.6721

Abstract

The main issue in the implementation of precast concrete systems lies in the connections. The connections in precast systems must possess the strength to withstand the occurring loads. One of the methods used for connecting precast concrete is the dry connection method. To test the connections of precast beam-columns, a quasi-cyclic loading test is utilized, which generates data on the relationship between load (P) and displacement (∆). The test results indicate that test specimens using 4 anchors have a higher maximum capacity compared to those using 2 anchors. Additionally, the cycles that occur in the test specimen with 2 anchors are longer than those in the specimens with 4 anchors and monolithic specimens. The peak load is achieved by the test specimen with 4 anchors, reaching 1488 kg at a displacement of 18 mm, specifically at a 2% drift. Both the monolithic and 4-anchor test specimens have the same drift, reaching 2%. However, the longest cycles occur in the test specimens with 2 anchors, reaching a 4% drift. Consequently, it can be concluded that the test specimens with 4 anchors have a greater capacity and shorter cycles compared to those using 2 anchors and the monolithic specimens.
PERANCANGAN DAN PEMASANGAN CLOSED CIRCUIT TELEVISION (CCTV) PADA JALAN UMUM DI DAERAH RW 15 KEL. LOWOKWARU Fauzi Akbar Rahmawan; Indah Ria Riskiyah; Sumardi, Sumardi; Kharisma Nur Cahyani; Deni Putra Arystianto
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 3 No. 9: September 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v3i9.8655

Abstract

Keamanan masyarakat adalah aspek krusial dalam pembangunan suatu daerah. Jalan umum dan lingkungan sekitarnya merupakan area yang rentan terhadap berbagai risiko keamanan, termasuk tindakan kriminal dan pelanggaran lainnya. Kelurahan Lowokwaru, khususnya di daerah Jalan Selorejo yang termasuk dalam kawasan RW 15, adalah wilayah yang padat hunian dengan aktivitas masyarakat yang tinggi. Dalam beberapa bulan terakhir, peningkatan kegiatan kriminal di sekitar lingkungan tersebut telah menjadi perhatian khusus. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah proaktif untuk meningkatkan keamanan dan meminimalkan risiko kejahatan di wilayah ini. Pemasangan Closed Circuit Television (CCTV) di jalan umum telah terbukti sebagai metode efektif untuk meningkatkan keamanan. CCTV tidak hanya memberikan deterrensi terhadap aktivitas kriminal, tetapi juga berfungsi sebagai alat bukti yang berharga dalam menyelidiki dan menangani pelanggaran. perancangan dan pemasangan sistem CCTV di sejumlah titik strategis di jalan umum di RW 15 Kelurahan Lowokwaru akan membantu mengawasi gerak-gerik di area publik, memberikan rasa aman kepada warga, dan mendukung tindakan keamanan yang cepat dan tepat. Selain itu, dengan terpasangnya sistem ini, diharapkan akan mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga keamanan lingkungan mereka.
Evaluasi Kapasitas Eksisting Tandon Air Bersih di Desa Wringinsongo, Kabupaten Malang Harsanti, Winda; Hanggara, Ikrar; Wahiddin; Raharjo, Nain Dhaniarti; Lestari, Agustin Dita; Cahyani, Kharisma Nur
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Banyuwangi (Jurnal Abdiwangi) Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Abdiwangi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/abdiwangi.v1i1.2023.32-42

Abstract

Desa Wringinsongo merupakan salah satu desa yang berlokasi di Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Desa ini memiliki sumber daya air dengan debit yang memadahi yang saat ini dimanfaatkan untuk sumber air bersih dan tenaga listrik skala mikro. Di desa ini juga sudah memiliki tandon air bersih yang berkapasitas 32 m3. Namun dengan kapasitas ini belum mampu menampung debit kebutuhan warga, sehingga kapasitas tandon harus diperbesar. Oleh karena itu pada kegiatan pengabdian ini akan dilakukan evaluasi kapasitas eksisting volume air yang tersedia untuk memberikan rekomendasi pemenuhan kebutuhan air bersih di desa. Berdasarkan perhitungan kebutuhan air pada jam puncak, besarnya debit kebutuhan air sebesar 4,949 lt/detik. Dengan menggunakan pompa eksisiting yang dapat memompa air sebesar 3 lt/detik, maka defisit air yang terjadi selama operasional sebesar 217,3 m3. Untuk memenuhi kebutuhan air pada masa defisit air tersebut, maka dimensi tandon yang dibutuhkan sebesar 7 m ´ 7 m ´ 5 m.
PENANGANAN DAN PENCEGAHAN KEBOCORAN PADA GEDUNG KELOMPOK BERMAIN AL-FURQON, KOTA BATU Maghfiroh, Rofila El; Dewi, Mutia Lina; Khusniah, Rif'atul; Fajarwati, Anisah Nur; Cahyani, Kharisma Nur; Purwitasari, Kartika
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 5: Oktober 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i5.8641

Abstract

Kualitas lingkungan belajar yang baik sangat penting untuk mendukung proses pembelajaran. Perawatan sarana dan prasarana sekolah dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas lingkungan belajar, khususnya pada penanganan dan pencegahan kebocoran gedung. Kebocoran pada gedung sekolah dapat mengganggu aktivitas belajar mengajar dan merusak aset sekolah. Pengabdian pada masyarakat ini berfokus pada upaya penanganan dan pencegahan kebocoran gedung sekolah KB AL-Furqon, Kota Batu. Kegiatan ini meliputi inspeksi menyeluruh terhadap kondisi bangunan, identifikasi titik-titik kebocoran, serta pelaksanaan perbaikan menggunakan material yang tepat. Hasil kegiatan ini adalah kenyamanan dan keamanan pengguna gedung dapat terjamin, serta kondisi bangunan yang layak.
Studi Eksperimental Lendutan Pelat lantai Menggunakan Bata Hebel dengan Perkuatan Besi Siku Deni Putra Arystianto; Fauzi Akbar Rahmawan; Kharisma Nur Cahyani; Harsalim Aimunandar Jayaputra
Jurnal Serambi Engineering Vol. 9 No. 4 (2024): Oktober 2024
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research examines the deflection behavior of floor slabs using Hebel blocks as the main material, reinforced with angle iron. The aim of this study is to understand how angle iron reinforcement can enhance the flexural capacity and stiffness of floor slabs made of Hebel blocks. The methodology involved experimental testing of 200 cm x 200 cm floor slabs using Hebel blocks measuring 20 cm x 60 cm x 7.5 cm and 5/5 angle iron reinforcement, with test loads applied through a water tank up to 250 kg/m². Deflection was measured using dial gauges at three different points: at both supports and the mid-span of the slab. The results of the study showed that the use of angle iron significantly improved the slab's stiffness and load-bearing capacity, with a uniform distribution of deflection. The largest deflection occurred at the mid-span, with an average dial 2 reading of 3.284 mm and a maximum deflection of 5.25 mm. Meanwhile, deflection at the supports showed average readings of 2.958 mm on dial 1 and 2.0978 mm on dial 3. This indicates that the deflection at the mid-span experienced the maximum load and deflection. The deflection at the supports, as measured by dials 1 and 3, was relatively symmetrical. The allowable deflection calculated based on SNI 2847-2019 is 11.11 mm or 16.67 mm, indicating that the slab deflection remains within safe limits.
Study of WF Profile Analysis as a Compression Element Reviewed Based on the Weight to Strength Ratio Using the LRFD Method Kharisma Nur Cahyani; Yoganata, Yehezkiel Septian; Khusniah, Rif’atul; Purwitasari, Kartika
International Journal Science and Technology Vol. 4 No. 3 (2025): November: International Journal Science and Technology
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/ijst.v4i3.2407

Abstract

This study investigates the efficiency of WF steel profiles as compression members by evaluating the strength-to-weight ratio using the Load and Resistance Factor Design (LRFD) method. The analysis was conducted on seven variations of WF profiles made of ASTM A36M steel (Fy = 250 MPa, Fu = 450 MPa). The primary parameters considered were axial compressive capacity and profile weight, which were used to determine the strength-to-weight ratio as an indicator of material efficiency. This study contributes to existing research by integrating a systematic strength-to-weight–based evaluation to support optimal WF profile selection beyond conventional strength verification. The results indicate that the strength-to-weight ratio ranges from 592.15 to 611.31, with the highest value obtained for profile 300.300.9.14. In contrast, the maximum compressive capacity of 260,599 kg was achieved by profile 300.300.11.17. Overall, WF profiles with 300×300 dimensions demonstrate superior performance compared to 250×250 profiles in terms of both strength and efficiency. The findings suggest that profile selection may be adapted to design priorities, emphasizing either material efficiency or maximum load-carrying capacity.
ANALISIS PERBANDINGAN RESPONS STRUKTUR GEDUNG BETON BERTULANG TERHADAP GEMPA PASCA PERUBAHAN BENTUK PENAMPANG KOLOM Najwa Nabila Bilqis; Kharisma Nur Cahyani
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i1.8764

Abstract

Indonesia merupakan negara yang rawan gempa karena terletak di wilayah cincin api. Kondisi ini menuntut bangunan dirancang dengan struktur yang mampu menahan gaya lateral. Kolom merupakan salah satu elemen struktural utama dalam menahan gaya lateral. Penampang kolom dapat berbentuk persegi panjang, persegi, atau bulat. Penelitian sebelumnya telah membahas performa bentuk kolom, namun sebagian besar terbatas pada evaluasi gaya dalam. Penelitian ini bertujuan membandingkan respons struktur dengan variasi bentuk penampang kolom berdasarkan parameter jumlah ragam, simpangan antar tingkat, dan diagram interaksi kolom menggunakan bantuan perangkat lunak analisis struktur. Ketiga model struktur memiliki dimensi, material, dan pembebanan yang sama, perbedaannya hanya pada bentuk penampang kolom. Hasil jumlah ragam ke-6 menunjukkan bahwa kolom persegi panjang memiliki periode terpendek pada arah X sebesar 0,58 detik dan terpanjang pada arah Y sebesar 0,62 detik. Kolom persegi memiliki periode 0,6 detik pada kedua arah, sedangkan kolom bulat menunjukkan periode 0,6 detik pada arah X dan 0,61 detik pada arah Y. Berdasarkan simpangan antar tingkat, kolom persegi panjang mengalami simpangan terkecil pada arah X sebesar 18,011 mm dan terbesar pada arah Y sebesar 20,519 mm. Kolom persegi menunjukkan simpangan terkecil di kedua arah, yaitu 19,111 mm (X) dan 19,356 mm (Y), sementara kolom bulat memiliki simpangan 19,425 mm (X) dan 19,672 mm (Y), yang semuanya masih di bawah batas izin. Diagram interaksi optimal ditunjukkan oleh kolom persegi panjang dengan Pn 4255,3 kN dan Mn 1546,5 kNm, diikuti kolom persegi (4000 kN; 1427,59 kNm) dan kolom bulat (3629,6 kN; 1316,6 kNm). Dari segi biaya, kolom persegi paling ekonomis sebesar Rp21.389.990.737,16, diikuti kolom persegi panjang Rp21.397.826.950,82 dan kolom bulat Rp21.420.129.799,49. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kolom persegi memberikan respons gempa dan efisiensi biaya terbaik, sementara kolom persegi panjang unggul dalam menahan kombinasi beban aksial dan momen.
VARIASI SILICA FUME TERHADAP KUAT TEKAN BETON NORMAL DENGAN PERAWATAN AIR TAWAR DAN AIR LAUT Rizky Febrian Saputra Febrian; Kharisma Nur Cahyani
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i2.9541

Abstract

Penelitian ini membandingkan dampak penggunaan silika fume (SF) terhadap kekuatan tekan beton setelah direndam dalam air tawar dan air laut selama 7 dan 21 hari. Kota Semarang yang merupakan kota pesisir mengalami masalah intrusi udara laut yang mempengaruhi kualitas infrastruktur, terutama beton yang rentan rusak karena kandungan klorida dan garam. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana variasi penambahan SF (0%, 3%, 7%, 13%) mempengaruhi kekuatan tekan beton. Dibuat 4 variasi campuran beton yang diuji setelah direndam dalam air tawar dan air laut selama 7 dan 21 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan SF meningkatkan kekuatan tekan beton.Pada usia 7 hari, hasil kekuatan tekan dengan perawatan air tawar adalah BN (13.81 Mpa, 13.02 Mpa, 16.65 Mpa), SF 3% (16.76 Mpa, 9.85 Mpa, 17.95 Mpa), SF 7% (16.59 Mpa, 13.87 Mpa, 16.31 Mpa), SF 13% (17.04 Mpa, 17.66 Mpa, 21.34 Mpa).Sementara itu, dengan perawatan air laut, BN (13.70 Mpa, 15.57 Mpa, 12.97 Mpa), SF 3% (15.63 Mpa, 15.63 Mpa, 15.68 Mpa), SF 7% (12.74 Mpa, 10,87 Mpa, 13.59 Mpa), SF 13% (16.02 Mpa, 15.29 Mpa, 10.08 Mpa).Pada usia 21 hari, hasil kekuatan tekan dengan perawatan air tawar adalah BN (25.70 Mpa, 18.63 Mpa, 20.10 Mpa), SF 3% (15.68 Mpa, 22.76 Mpa, 24.18 Mpa), SF 7% (26.27 Mpa, 34.54 Mpa, 31.42 Mpa), SF 13% (19.82 Mpa, 21.51 Mpa, 25.42 Mpa).Sedangkan dengan perawatan air laut, BN (27.23 Mpa, 20.21 Mpa, 25.48 Mpa), SF 3% (21.12 Mpa, 21,23 Mpa, 23.44 Mpa), SF 7% (24.97 Mpa, 24.63 Mpa, 29.44 Mpa), SF 13% (20.33 Mpa, 24.57 Mpa, 23.21 Mpa). Kekuatan tekan terbaik diperoleh pada penambahan SF sebesar 7%, yang menghasilkan nilai kekuatan tekan tertinggi dibandingkan variasi lainnya baik saat dicelup dalam air tawar maupun air laut.Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi SF sebanyak 7% efektif untuk meningkatkan kekuatan tekan beton, sehingga berpotensi digunakan dalam aplikasi struktural.