Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pengaruh Persediaan dan Penjualan Terhadap Laba Setelah Pajak Di Pt. Tunas Baru Lampung TBK, Jakarta Amanda lestari putri lubis; Sri Setiawati; Gesty Datubara
IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 1 (2023): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 1 Maret 2023
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini ditulis oleh Amanda Putri Lubis, Sri Setiawati dan Gesty Datubara, pada bulan Maret 2022 hingga September 2022, dengan judul : Pengaruh Persediaan dan Penjualan Terhadap Laba Setelah Pajak di PT. Tunas Baru Lampung Tbk, Jakarta. Tujuan penelitian adalah menghasilkan informasi berupa penjelasan yang lebih mendalam tentang pengaruh persediaan dan penjualan terhadap laba setelah pajak, serta memperoleh hasil dari olahan data tentang seberapa besar pengaruh persediaan dan penjualan terhadap laba setelah pajak. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah sebab akibat atau kausalitas dengan metode pengaruh. Bentuk data yang diperoleh baik yang bersifat kuantitatif maupun bersifat kualitatif diteliti menggunakan jenis penelitian deskriptif dan verifikatif. Alat olahan data dipakai menggunakan SPSS dengan angka dari laporan keuangan 32 triwulan tahun 2014-2021. Hasil persamaan regresi linier berganda antara X dan Y adalah 16.503 +0,67 X1+0,008 X2 +…e, ini berarti apabila ada peningkatan 2 variabel independen sebesar 1 poin maka Laba Setelah Pajak akan mengalami peningkatan menjadi sebesar 16.503 +0,67 + 0,008. Hasil dari pengujian hipotesis memiliki nilai sig < 0,05 artinya signifikan. Hasil t hitung X1 = 3,410 dan t tabel= 2,045 ,maka variabel persediaan memiliki hubungan yang signifikan dengan Laba Setelah Pajak.Hasil t hitung X2=0,503<t tabel 2,045, artinya penjualan tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan laba setelah pajak. Hasil F hitung=13.923 > F tabel 3,32 artinya secara simultan X1 dan X2 berpengaruh signifikan terhadap laba setelah pajak. Hasil koefisien korelasi diperoleh nilai R = 0,700 ,berarti variabel Persediaan dan Penjualan secara bersama sama memiliki pengaruh sedang dalam meningkatkan Laba Setelah Pajak. Hasil Koefisien Determinasi ( R2 ) = 0,45 , artinya 45% variabel independen yaitu Persediaan dan Penjualan dapat menjelaskan variabel dependen yaitu Laba Setelah Pajak, sedangkan sisanya 55% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti. Dengan demikian, Uji hipotesis H1 diterima, H2 ditolak, dan H3 diterima
PENGARUH BEBAN PENJUALAN DAN MODAL KERJA BERSIH TERHADAP LABA USAHA PADA PT. MAYORA INDAH TBK, JAKARTA Amanda lestari putri lubis; Sri Setiawati; Almira Mutiara Siwianto
IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 2 (2023): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 2 Juli 2023
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini ditulis oleh Amanda Lestari Putri Lesatri, Sri Setiawati dan Almira MutiaraSiwianto, pada bulan Januari 2022, dengan judul: Pengaruh Beban Penjualan dan Modal Kerja BersihTerhadap Laba Usaha Pada PT. Mayora Indah Tbk, Jakarta. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi berupa penjelasan lebih dalam tentanghubungan dan pengaruh Beban Penjualan dan Modal Kerja terhadap Laba Usaha. Dan mendapatkaninformasi dari olahan data, seberapa besar hubungan dan pengaruh Beban Penjualan dan Modal Kerjaterhadap Laba Usaha. Metode yang digunakan kausalitas murni, dengan jenis penelitian deskripsi dan verifikasi, sertabentuk penelitian adalah kualitatif dan kuantitatif. Sampel 32 data diambil dari Neraca dan Laporan LabaRugi tahun 2014-2021, diolah menggunakan alat olah SPSS Versi 26.00 Hasil Koefisien Korelasi R 0,803 artinya hubungan variabel X dengan variabel Y adalah sangatkuat dan positif atau searah. Hasil koefisien determinasi Adjusted R² sebesar 0,645 artinya pengaruhvariabel X terhadap variabel Y adalah sebesar 64% sisanya sebesar 36% dipengaruhi variabel lain yangtidak diteliti. Persamaan Regresi Y = 2,950 – 0,431 X1 + 0,95 X2 + e , artinya X1 berpengaruh negatifterhadap Y dan X2 berpengaruh positif terhadap Y. Hasil uji hipotesis uji t-hitung X1 = -1,785 dan thitung X2=2,952sedangkant-tabel sebesar 2,037 artinya X1 t-hitung lebih besar daripada t-tabel danX2 t-hitung lebih kecil daripada t-tabel sehinggaHipotesis 1 dan Hipotesis 2 terbukti dan H0 ditolak.Hasil uji hipotesis dengan uji Fhitung 4,980 sedangkan Ftabel = 2,930, Fhitung lebih besar dari Ftabel, sehingga Hipotesis 3 terbukti dan H0 ditolak.
Regional Public Services Agency Income, Retribution Revenue, and Non-Capitation Funds BPJS Health at Kemayoran District Public Health Center, Central Jakarta Administration City Sri Setiawati; Ahmad Muhammad Thantawi; Isnaini Hijriyah Kurniasari; Yanti Budiasih; Amanda Lestari Putri Lubis; Fahmi Iskandar
Journal of Healthcare and Biomedical Science Vol. 2 No. 1 (2023): Journal of Healthcare and Biomedical Science (JHBS)
Publisher : Research Synergy Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31098/jhbs.v2i1.1499

Abstract

Regional Work Unit of Regional Public Services Agency has been granted the authority to manage the income generated by the services provided to the public in order to improve service quality. Retaliation is deducted from the costs of medical care that the uninsured patient pays. Whereas, Non-capitation funds paid by the Health Social Security Administrator (BPJS Kesehatan). This study aims to know the effect of Health Service Retribution Revenue and Non-Capitation funds of the revenue of BPJS Health toward income, how great the impact is. This study is done in Public Health Center in Kemayoran District. Quantitative method is used as the method of the study. And secondary data is used as the data of the study. Classical Assumption Test and Hypotheses Testing, such as multiple regression equations, are used as the statistic method. T test and f test with significant level 5%. The data is processed using SPSS 25 program. The results are based on Retribution Revenue data, Non-Capitation funds, and Regional Public Services Agency of Public Health Center Revenue in Kemayoran District in 2014 to 2018. All of the data showed that Retribution Revenue data, Non-Capitation funds and Regional Public Services Agency of Public Health Center Revenue results, significantly and positively toward BPJS services.
Smart branding dan Smart funding dalam Tranformasi UMKM Strategi Meningkatkan Daya Saing di Era Ekonomi Digital Sri Setiawati; Rina Apriliani; Amanda Lestari Putri Lubis; Kusmayanti -; Teguh Prakoso
Jurnal Manajemen Riset Bisnis Indonesia Vol. 15 No. 01 (2026): April
Publisher : STIE Manajemen Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64694/jmrbi.v15i01.188

Abstract

Transformasi digital telah membawa perubahan signifikan dalam ekosistem bisnis, khususnya bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran smart branding dan smart funding dalam meningkatkan daya saing UMKM di era ekonomi digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi literatur dan analisis konseptual berdasarkan fenomena transformasi digital UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa smart branding berperan dalam membangun identitas, kepercayaan, dan loyalitas konsumen, sedangkan smart funding memberikan akses pembiayaan yang lebih fleksibel dan inovatif. Integrasi keduanya terbukti mampu meningkatkan keberlanjutan usaha dan memperkuat posisi UMKM di pasar digital.
Ekonomi Kreatif Digital Berbasis Limbah Tekstil: Transformasi Komunitas Kain Perca Jogja sri setiawati; Ahmad Muhammad Thantawi; Kusmayanti -; Dwi Budi Prasetyo; Amanda Lestari Putri Lubis
Jurnal Manajemen Riset Bisnis Indonesia Vol. 14 No. 03 (2025): Desember
Publisher : STIE Manajemen Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64694/jmrbi.v14i03.157

Abstract

Abstrak ini membahas masalah limbah tekstil yang semakin meningkat seiring pertumbuhan industri fesyen dan konveksi di Indonesia. Sisa produksi kain perca seringkali tidak dikelola dengan baik dan mencemari lingkungan. Di sisi lain, ekonomi kreatif digital memberikan peluang baru untuk mengelola limbah tekstil dengan menggunakan teknologi digital, inovasi, dan kreativitas. Studi kasus Komunitas Kain Perca Jogja dan Rumah Kreatif Tukik digunakan untuk menganalisis transformasi ekonomi kreatif digital berbasis limbah tekstil, dengan melakukan pengembangan desain produk dan fotografi produk sebagai strategi persiapan memasuki pasar global. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif yang melibatkan penelitian literatur dan analisis dokumen. Kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan kain perca melalui prinsip ekonomi sirkular, pemberdayaan komunitas, dan transformasi digital yang didukung oleh desain produk berorientasi ekspor serta fotografi produk yang sesuai dengan standar pemasaran digital tingkat global yang mampu meningkatkan nilai tambah produk kain perca, dapat menghasilkan nilai tambah ekonomi, meningkatkan kesejahteraan anggota komunitas, dan mengurangi jumlah limbah tekstil. Digitalisasi sangat penting untuk memperluas pasar UMKM kreatif dan meningkatkan keberlanjutan usaha berbasis komunitas. Diharapkan bahwa penelitian ini akan memberikan referensi akademik dan praktis untuk mengembangkan ekonomi kreatif berkelanjutan di Indonesia.
MANAJEMEN LEGALITAS USAHA: STRATEGI PENGELOLAAN PERIZINAN DAN KEPATUHAN HUKUM UNTUK UMKM/KOPERASI DI KECAMATAN CIPAYUNG, DEPOK Muhammad Rizki Syafrudin; Sifa Hamdayani; Hidayani -; Mohhamad Ridwan; Elvin Sanjaya; Angga Pradana; Robi Ali; sri setiawati; Amanda Lestari Putri Lubis; Elly Siti Nurliyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Program Pemberdayaan Masyarakat Nasional Vol. 2 No. 02 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat : Program Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : STIE Manajemen Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64694/propernas.v2i02.57

Abstract

Fokus utama kegiatan ini adalah peningkatan pemahaman dan kesadaran pelaku usaha terhadap pentingnya legalitas usaha, yang meliputi proses perizinan (seperti NIB, PIRT), pengesahan badan usaha, serta kepatuhan terhadap regulasi hukum yang berlaku, termasuk perpajakan dan perlindungan konsumen. Metode pelaksanaan kegiatan PKM dibagi ke dalam tiga tahap, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan mencakup observasi lapangan, penyusunan materi dan modul, serta koordinasi dengan mitra UMKM dan narasumber. Tahap pelaksanaan terdiri atas sesi pemaparan materi oleh narasumber, diskusi interaktif, dan kegiatan post-test berbasis aplikasi (Quizizz) untuk mengukur tingkat pemahaman peserta. Tahap evaluasi dilakukan melalui observasi langsung, dokumentasi kegiatan, dan penilaian perubahan sikap serta tindakan peserta terhadap proses pengurusan legalitas usaha. Hasil dari kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai pentingnya legalitas usaha dan langkah-langkah pengurusannya secara mandiri melalui sistem OSS (Online Single Submission). Selain itu, peserta menunjukkan minat tinggi untuk segera mengurus izin usaha seperti NIB dan PIRT, serta menyadari pentingnya memisahkan keuangan usaha dari keuangan pribadi Dampak positif lain yang tercapai adalah tumbuhnya semangat kolaboratif dalam komunitas UMKM untuk berbagi informasi dan saling membantu dalam proses legalisasi usaha.
Narasi Promosi Perdagangan dan Investasi Indonesia dalam Diplomasi Ekonomi Digital Rahmaini Rahmaini; Nanda Putu Winata; Muhammad Faizal Fazri; Amanda Lestari Putri Lubis; Elis Teti Rusmiati
KELOLA: Jurnal Ilmiah Manajemen Vol 12, No 1 (2026): In Press
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/kelola.v12i1.7973

Abstract

Digital economic diplomacy has become increasingly important because trade and investment promotion no longer takes place only through negotiations or face-to-face forums, but also through narratives disseminated by ministries and diplomatic missions to international audiences. This study analyzes how Indonesia’s trade and investment promotion narratives are constructed in digital economic diplomacy, focusing on economic offerings, intended partners, supporting evidence, and the position of Indonesia represented through official communication. The study employs a qualitative approach and thematic analysis of official publications issued by the Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia and Indonesian diplomatic missions abroad concerning exports, trade, investment, business partnerships, exhibitions, and economic forums. The findings reveal three interconnected narrative patterns: introducing Indonesian products to target markets, offering investment opportunities based on specific sectors and locations, and connecting business actors through business forums and business matching. These patterns position Indonesia as a product supplier, an investment destination, and an economic cooperation partner. However, digital narratives require stronger value propositions, clearer differentiation, measurable evidence of benefits, and more operational follow-up mechanisms. The study confirms that digital diplomatic communication functions both as an instrument of economic diplomacy and as a promotional management practice in international business relations.
Tata Kelola bagi Pengurus Koperasi Kelurahan Merah Putih Kecamatan Cimanggis, Kota Depok Amanda Lestari Putri Lubis; Santi Octavia; Ilham Fikri; Destiana Hidayaturahmah; Zahrah Irsyani; Yessy Ak Tambunan; Meri Puspitasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Program Pemberdayaan Masyarakat Nasional Vol. 3 No. 01 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat : Program Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : STIE Manajemen Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) merupakan instrumen strategis pemberdayaan ekonomi kerakyatan di tingkat akar rumput yang dikukuhkan melalui Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2025. Namun, pengurus KKMP di Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, masih menghadapi kendala fundamental terkait standardisasi tata kelola, pemenuhan aspek legalitas, dan transparansi pelaporan keuangan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan penguatan kapasitas pengurus melalui penerapan prinsip Good Cooperative Governance (GCG) dan pembentukan pola pikir (mindset) kewirausahaan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pembinaan terpadu yang bersifat edukatif dan partisipatif, mencakup tahap persiapan, pelaksanaan penyampaian materi, serta evaluasi komprehensif menggunakan instrumen pre-test dan post-test melalui platform Quizizz. Hasil kegiatan yang dilaksanakan pada 28 Juli 2026 menunjukkan peningkatan pemahaman dan tingginya antusiasme peserta dalam membedah tata kelola organisasi, legalitas kelembagaan (NIB dan AD/ART), serta penerapan prinsip-prinsip dasar koperasi. Kesimpulan dari kegiatan ini menegaskan bahwa kepatuhan pada regulasi hukum dan tata kelola yang sehat mutlak diperlukan untuk menjamin keberlanjutan organisasi dan melindungi anggota. Direkomendasikan adanya tindak lanjut berupa pendampingan teknis aplikatif seperti klinik legalitas, pembuatan Standard Operating Procedure (SOP) sederhana, dan digitalisasi pencatatan keuangan.