Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENGGUNAAN APLIKASI MENDELEY SEBAGAI REFERENCE TOOL PUBLIKASI KARYA ILMIAH Astuti Muh Amin; Sukardi Abbas; Abu Sahman Nasim; Tamrin Taher; Ilham Putra Usmayani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i2.639-648

Abstract

Mendeley merupakan salah satu software referensi manager yang dapat menunjang penulis dalam melakukan penyusunan dan publikasi karya ilmiah. Aplikasi ini cukup mudah dalam pengoperasionalannya sehingga menjadi pilihan favorit dari penulis dan peneliti. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggunakan metode ceramah, tanya jawab, demonstrasi, penugasan, drill. Peserta kegiatan terdiri dari 35 orang. Kegiatan ini juga disertai dengan pemberian angket repon peserta terkait penggunaan aplikasi mendeley. Berdasarkan hasil respon dan feedback dari peserta diketahui bahwa terdapat (1) peningkatan pemahaman peserta mengenai aplikasi mendeley sebagai reference tool publikasi karya ilmiah; (2) peningkatan kemampuan peserta dalam mengoperasikan aplikasi mendeley sebagai reference tool publikasi karya ilmiah. Peserta menunjukkan antusias dan respon positif di sepanjang pelaksanaan kegiatan. Secara keseluruhan peserta telah mampu membuat kutipan dan daftar dengan menggunakan software mendeley dengan baik. Pelatihan dan pendampingan ini diharapkan dapat meningkatkan semangat dan motivasi bagi peserta untuk menulis dan meningkatkan kualitas karya ilmiah mereka.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENGGUNAAN APLIKASI MENDELEY SEBAGAI REFERENCE TOOL PUBLIKASI KARYA ILMIAH Astuti Muh Amin; Sukardi Abbas; Abu Sahman Nasim; Tamrin Taher; Ilham Putra Usmayani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i2.639-648

Abstract

Mendeley merupakan salah satu software referensi manager yang dapat menunjang penulis dalam melakukan penyusunan dan publikasi karya ilmiah. Aplikasi ini cukup mudah dalam pengoperasionalannya sehingga menjadi pilihan favorit dari penulis dan peneliti. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggunakan metode ceramah, tanya jawab, demonstrasi, penugasan, drill. Peserta kegiatan terdiri dari 35 orang. Kegiatan ini juga disertai dengan pemberian angket repon peserta terkait penggunaan aplikasi mendeley. Berdasarkan hasil respon dan feedback dari peserta diketahui bahwa terdapat (1) peningkatan pemahaman peserta mengenai aplikasi mendeley sebagai reference tool publikasi karya ilmiah; (2) peningkatan kemampuan peserta dalam mengoperasikan aplikasi mendeley sebagai reference tool publikasi karya ilmiah. Peserta menunjukkan antusias dan respon positif di sepanjang pelaksanaan kegiatan. Secara keseluruhan peserta telah mampu membuat kutipan dan daftar dengan menggunakan software mendeley dengan baik. Pelatihan dan pendampingan ini diharapkan dapat meningkatkan semangat dan motivasi bagi peserta untuk menulis dan meningkatkan kualitas karya ilmiah mereka.
SULUP MARRIAGE AND LEGAL PLURALISM: NEGOTIATING CUSTOMARY, ISLAMIC, AND STATE LAW IN TIDORE SOCIETY Abu Sahman Nasim; Syaifuddin Syaifuddin; Marwa Marwa; Rifda Nasir; Muhammad Ufuqul Mubin; Abu Sanmas
JURNAL HAKAM Vol 10, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jhi.v10i2.15150

Abstract

This study examines the socio-legal construction of the Sulawesi marriage tradition as a traditional marriage practice in the community of Gamtufkange Village, Tidore Islands City, as well as its interaction with Islamic law and state law. Nikah sulup is a procession of marriage contracts that is carried out behind closed doors before the implementation of the official contract in front of the headman, which is based on a certain time calculation by the traditional elders by looking at the positions of the moon and stars. This study uses a qualitative method with a sociology of law and 'urf approaches, through observation, interviews, and documentation. The results of the study show that sulup marriage is seen as a form of cultural effort to avoid things that are considered bad in domestic life, as well as provide psychological calm for couples. From a socio-legal perspective, this practice reflects the existence of legal pluralism, where customary norms coexist and negotiate with sharia norms and state law. Normatively, sulup marriage has not met the formal legal requirements of the state so that an official re-contract is still carried out. However, in the perspective of 'urf, this tradition can be categorized as 'urf sahih as long as it does not contradict the basic principles of sharia. This research confirms that law is not only understood as a normative text, but also as a social practice that lives in society.
AL-TA'ASSUF IN GOVERNMENT REGULATION NO. 45 OF 1990 ARTICLE 4 PARAGRAPH 2 Novita Anggraeni; Ahmad Arief; Andi Muh. Taqiyuddin BN; Abu Sahman Nasim; Muh. Bambang Taufik
Indonesian Journal of Shariah and Justice Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga dan Hukum Ekonomi Syariah, Program Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46339/ijsj.v5i2.197

Abstract

The purpose of this research is to reveal the indicators of al-Ta'assuf in Government Regulation No. 45 of 1990 Article 4 paragraph 2 and legal solutions to al-Ta'assuf in Government Regulation No. 45 of 1990 Article 4 paragraph 2. This research is qualitative research, the type of research is library research. The data collection method used is literature study, with normative theological, juridical, and sociological approaches. The results showed that;1) The two indicators of al-ta'assuf in the use of rights have been used to analyze Government Regulation No. 45 of 1990 Article 4 paragraph 2. In accordance with the analysis of al-ta'assuf, Government Regulation No. 45 of 1990 Article 4 paragraph 2, should not conclude its provisions by prohibiting civil servant women as polygynous wives absolutely. Because the absolute prohibition will always be understood in any condition and however, without any conditions. 2) The legal solution to al-Ta'assuf in Government Regulation No. 45 of 1990 Article 4 paragraph 2, namely the government as the competent authority in establishing regulations, should pay attention to the greater good by considering the rights of civil servant women and children who are born later.