Aztyara Ismadharliani
Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Kinerja Makroekonomi Terhadap Dana Pihak Ketiga Perbankan Syariah Indonesia Inti Selvia; Putri Apria Ningsih; Aztyara Ismadharliani
Student Research Journal Vol. 1 No. 2 (2023): April : Student Research Journal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to find out empirical evidence about the effect of inflation, exchange rates and interest rates on third party funds. The independent variables in the research are inflation, exchange rates and interest rates. The type of research used is quantitative. Quantitative research. The objects in this study are all BUS (Sharia Commercial Banks) whose data is listed on the Financial Services Authority (OJK) website in 2018-2021. Sources of data in this study are: Secondary data. Where secondary data is data obtained from a second source or secondary source of the data we need. Secondary data sources obtained through the OJK, BPS and BI websites from 2018-2021. The sampling method in this study is the number of companies that were sampled in this study were 15 companies. The data used in this study is secondary data in the form of financial reports. Statistical methods using multiple linear regression analysis, t test, f test and analysis of the coefficient of determination. The results of this study indicate that the inflation variable t test (X1) has an effect on Third Party Funds. The Exchange Rate Variable (X2) has an effect on third party funds. Interest Rate Variable (X3) has no effect on third party funds. This study test F (simultaneous test) Inflation (X1), Exchange Rates (X2) and Interest Rates (X3) Obtain the result that the Independent variInflation, Exchange Rates, Interest Rates and Third Party Funds.able has a simultaneous (simultaneous) influence on Third Party Funds, namely 0.000 <0 ,05.
Analisis Perbandingan BOPO, Kredit Bermasalah Dan Kebijakan Dividen Bank Konvensional Dan Bank Syariah  Di Indonesia Terhadap Nilai Perusahaan Periode 2018-2024 Latifa Utrija; Rofiqoh Ferawati; Aztyara Ismadharliani
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.11624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), Kredit Bermasalah (NPL/NPF), Kebijakan Dividen yang diproksikan dengan Dividend Payout Ratio (DPR), dan Dummy Dividen terhadap nilai perusahaan pada bank konvensional dan bank syariah periode 2018–2024. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis perbedaan pengaruh BOPO, NPL/NPF, dan DPR terhadap nilai perusahaan antara bank konvensional dan bank syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori komparatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder dengan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 40 bank dan 280 observasi selama periode penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan EViews. Perbedaan pengaruh antara bank konvensional dan bank syariah diuji menggunakan variabel dummy bank dan variabel interaksi. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa BOPO berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan dengan koefisien sebesar 0,014089 dan probabilitas 0,0000. Kredit Bermasalah (NPL/NPF) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan dengan koefisien sebesar -0,262529 dan probabilitas 0,0018. Sementara itu, DPR dan Dummy Dividen tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan dengan nilai probabilitas masing-masing sebesar 0,5055 dan 0,3372. Secara simultan, seluruh variabel dalam model berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan dengan probabilitas F-statistic sebesar 0,000128. Hasil analisis tambahan mengindikasikan bahwa tidak terdapat perbedaan pengaruh BOPO, NPL/NPF, dan DPR terhadap nilai perusahaan antara bank konvensional dan bank syariah pada tingkat signifikansi 5%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kualitas kredit merupakan faktor yang paling konsisten memengaruhi nilai perusahaan perbankan, sedangkan kebijakan dividen belum menjadi pertimbangan utama investor dalam menilai perusahaan.