Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analisis Implementasi Komponen Balanced Scorecard terhadap Pencapaian Nilai Kinerja Organisasi pada Organisasi Sektor Publik (Studi Kasus pada Satuan Kerja di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Barat III Tahun 2017 s.d. 2023) Rizki, Fitria; Pambelum, Yohanes Joni; Hidayah, Zainur
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i11.52397

Abstract

Balanced Scorecard adalah sebuah sistem manajemen yang membantu organisasi memperjelas visi dan strateginya serta mengubahnya menjadi tindakan nyata. Saat ini, Balanced Scorecard banyak digunakan karena kesederhanaan dan kemudahan penerapannya. Pengukuran kinerja di sektor publik dengan menggunakan instrumen Balanced Scorecard berfungsi untuk mengevaluasi pencapaian kinerja dalam mewujudkan akuntabilitas instansi pemerintah. Penelitian ini bertujuan menguraikan bagaimana proses penerapan Balanced Scorecard pada instansi pemerintah dan kemudian menilai pengaruh masing-masing komponen Balanced Scorecard terhadap kinerja organisasi berdasarkan arah dan besarnya perubahan masing-masing komponen Balanced Scorecard. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi dokumentasi dan penelitian pustaka. Penelitian ini dilakukan di Kanwil DJP Jawa Barat III, dengan fokus pada Indikator Kinerja Utama eselon II dan unit-unit di bawahnya, yaitu unit eselon III, unit eselon IV, serta Kelompok Jabatan Fungsional, dengan periode pengamatan dari tahun 2017 hingga 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Balanced Scorecard dengan beberapa modifikasi, sepenuhnya berlaku untuk instansi pemerintah dan sebagian besar komponennya berpengaruh terhadap capaian kinerja organisasi.
Pengaruh Corporate Governance, Intellectual Capital, Leverage dan Ukuran Perusahaan Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan Gunawan, Hervandy Henry; Pambelum, Yohanes Joni; Angela, Leliana Maria
Jurnal Akuntansi dan Governance Andalas Vol. 2 No. 1 (2019): JURNAL AKUNTANSI DAN GOVERNANCE ANDALAS
Publisher : Unand Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jaga.v2i1.15

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dewan komisaris independen, kepemilikan manajerial, intellectual capital, leverage, dan ukuran perusahaan terhadap kinerja keuangan perbankan. Teknik pemilihan sampel menggunakan purposive sampling dan menghasilkan sampel penelitian sebanyak 29 perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Data penelitian berupa laporan keuangan auditan diperoleh dari situs resmi BEI. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dewan komisaris independen dan kepemilikan manajerial berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan, sedangkan intellectualcapital, leverage, dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan.
Pengaruh Carbon Emission Disclosure, ESG Disclosure dan Green Investment terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Pertambangan di Bursa Efek Indonesia tahun 2021-2023 Mulia; Pambelum, Yohanes Joni; Yuniati, Ade
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.980

Abstract

Penelitian tersebut bertujuan untuk menganalisis pengaruh carbon emission disclosure, ESG disclosure dan green investment terhadap kinerja keuangan perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2023. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal dan sampel penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji regresi ltersebuter berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian memperlihatkan pengungkapan emisi karbon dan ESG tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan, sedangkan green investment berpengaruh positif dan signifikan. Temuan tersebut memperlihatkan investasi berkelanjutan memberikan dampak nyata terhadap kinerja, sementara pengungkapan keberlanjutan belum cukup memengaruhi hasil keuangan.
PENGARUH RETURN EXPECTATION, PERSONAL EXPERIENCE, DAN MOTIVATION TERHADAP INVESTMENT DECISION PADA PNS BKAD PROVINSI KALTENG Nadia Callistin; Yohanes Joni Pambelum; Glenn Andrenossa; Lockoneco
Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Akuntansi Dan Bisnis Indonesia (JABISI)
Publisher : Program Studi Akuntansi Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/jabisi.v7i1.2072

Abstract

Studi ini mengkaji pengaruh return expectation, personal investment experience, dan investment motivation terhadap investment decision Pegawai Negeri Sipil Badan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Kalimantan Tengah. Dengan metode kuantitatif, data dikumpulkan dari 53 responden dari populasi 69 orang melalui teknik non probability sampling. Dan dianalisis menggunakan uji validitaas, reliabilitas, asumsi klasik, uji F, uji T, serta regresi. Temuan menunjukkan bahwa secara parsial, return expectation berpengaruh positif terhadap investment decision, personal investment experience berpengaruh signifikan negatif, sedangkan investment motivation tidak signifikan.
IMPLEMENTASI KEGIATAN MAGANG DALAM MENDUKUNG PENGELOLAAN ARSIP INAKTIF DI BPKP PERWAKILAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH Arminto Arminto; Yohanes Joni Pambelum; Theresia Mentari
PARADIGM : Journal Of Multidisciplinary Research and Innovation Vol 4 No 1 (2026): PARADIGM : Journal Of Multidisciplinary Research and Innovation
Publisher : Pusat Studi Ekonomi Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/paradigm.v4i1.2397

Abstract

Inactive records management in government institutions still faces various challenges, including limited human resources, manual systems, and weak interdepartmental coordination. An internship program conducted by students at BPKP Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah aimed to support inactive records management through a participatory approach over four months. The methods applied included direct observation, active participation, discussions, and consultations with mentors. The results demonstrated students’ contributions in recapitulating inactive records into Microsoft Excel, labeling archives, organizing files systematically, developing the Lentera loan system based on Looker Studio, and preparing a user manual book. Challenges such as limited time and dependence on manual input were addressed through scheduled task distribution and continuous mentor guidance. The internship program proved effective in supporting inactive records governance while also providing practical experience and improving students’ competencies in archival management and public administration.
Monetary Risk and Market Dynamics as Drivers of Capital Market Deepening in ASEAN: A Sustainable Development Perspective Yohanes Joni Pambelum; Ronni Haga; Sunaryo Neneng
Integrated Journal of Business and Economics (IJBE) Vol 10, No 1 (2026): Integrated Journal of Business and Economics
Publisher : Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/ijbe.v10i1.1253

Abstract

This study investigates the drivers of capital market deepening in ASEAN countries from a sustainable development perspective. It focuses on the influence of stock market returns, GDP growth rate, inflation rate, and IPO activity on the market capitalization-to-GDP ratio. Using a panel dataset covering six ASEAN countries from 2010 to 2024, the study applies the System Generalized Method of Moments (System GMM) to account for endogeneity and dynamic effects. The results reveal that stock market returns and inflation rate have a significant positive impact on capital market deepening, while GDP growth rate and IPO count do not show significant effects. These findings highlight the importance of financial market performance and monetary conditions in enhancing financial depth in emerging markets. The study offers valuable insights for policymakers aiming to strengthen capital markets as a means of supporting inclusive and sustainable economic development in the ASEAN region.