S. Bakhri, S.
Center for Nuclear Reactor Technology and Safety, National Nuclear Energy Agency, Puspiptek Area, Serpong, Tangerang 15310, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Modelling and Analysis of iPWR-Type SMR Core Dynamics: Control Rods, Reactivity Feedback, and Thermal-Hydraulic Effects Septawijaya, G.; Sukarman, S.; Bakhri, S.; Subekti, M.
Atom Indonesia Vol 50, No 3 (2024): DECEMBER 2024
Publisher : National Research and Innovation Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/aij.2024.1414

Abstract

Development plans for Nuclear Power Plants (NPPs) in Indonesia have been widely discussed. One of the planned NPP types is the Small Modular Reactor (SMR). Human resource readiness is an essential aspect to be considered before constructing an NPP. Simulators capable of illustrating core dynamics can be used to educate the public about the processes within a nuclear reactor. Core modeling is a key component in developing an NPP simulator. The neutronic behavior of the reactor core is modeled using point kinetics equations, while the thermal-hydraulic aspect uses Mann’s model. The results indicate that the modeled core can operate up to 160 MWt and other operating parameters at maximum power align well with the SMR reactor design certification data.
KAJIAN KUALITAS ENDAPAN ASPAL DI DESA WAANGU-ANGU DAN DESA LAWELE, KABUPATEN BUTON Wakila, M. H.; Thamsi, A. B.; Umar, E. P.; Yusuf, F. N.; Bakhri, S.
Jurnal Pertambangan Vol. 6 No. 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v6i2.1013

Abstract

Eksploitasi sumberdaya aspal yang cukup lama mengakibatkan cadangan aspal semakin menipis. Di sisi lain, dampak pembangunan yang berkelanjutan membuat kebutuhan akan bahan galian aspal meningkat, sehingga diperlukan penelitian (eksplorasi) di daerah-daerah yang baru untuk menemukan atau mengetahui potensi dan kualitas dari endapan aspal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persentase kadar bitumen dan kadar air, serta menentukan kualitas aspal terbaik dari masing-masing daerah. Metodologi penelitian dilakukan dengan dua tahapan yaitu pengambilan data lapangan dan analisa laboratorium dengan Metode Sohklet. Dari hasil analisa laboratorium diketahui bahwa sampel aspal di Desa Lawele memiliki kadar bitumen sebesar 23,14 % dan 24,32 %; dan sampel aspal Desa Waangu-angu memiliki kadar bitumen sebesar 17,07 % dan 18,59 %. Untuk kandungan air sampel aspal di Desa Waangu-angu memiliki kandungan air sebesar 2,20 % dan 2,25 %; dan untuk sampel aspal di Desa Lawele memiliki kadar air yaitu sebesar 7,4 % dan 7,3 %. Maka dapat disimpulkan bahwa Aspal di Desa Lawele memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan aspal dari Desa Waangu-angu karena memiliki nilai kadar bitumen yang lebih tinggi.