Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

TINGKAT KESUKAAN KONSUMEN TERHADAP BERBAGAI MEREK SUSU ULTRA HEAT TREATMENT (UHT) YANG BEREDAR DI PAMEKASAN C.S. Widyananda - -; J. Purdiyanto - Purdiyanto; Samholi - -
Makro : Jurnal Manajemen Dan Kewirausahaan Vol 7, No 2 (2022): Makro Jurnal Manajemen Dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/jmm.v7i2.1620

Abstract

Susu merupakan makanan yang hampir sempurna karena kandungan zat gizinya yang lengkap. Untuk mencegah penurunan kualitas maka susu dilakukan pasteurisasi dengan proses Ultra Heat Treatment (UHT). Susu UHT adalah susu segar pada suhu tidak kurang dari 135°C selama 2 detik dan segera dikemas dalam kemasan steril. Di pasaran banyak beredar berbagai merek susu UHT yang dapat dipilih oleh konsumen dalam mengkonsumsi susu UHT, sehingga dalam penelitian ini penulis ingin mengetahui tingkat kesukaan konsumen terhadap berbagai merek susu Ultra Heat Treatment (UHT) yang beredar di Pamekasan.
Strategi Pengembangan Bisnis PT. Dharma Samudera Fishing Industries, Tbk Jakarta Cepryana Sathalica Widyananda; Zulfaini Shamad; Joko Purdiyanto
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Dharma Andalas Vol 25 No 1 (2023): Jurnal Ekonomi dan Bisnis Dharma Andalas
Publisher : Universitas Dharma Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jebd.v25i1.581

Abstract

Dharma Samudera Fishing Industries, Tbk experienced a decrease in volume of production and sales value. It happens because of a lack of raw material, the case of rejection by the importing country and the global economic crisis. The purpose of this study were to evaluate the internal and external conditions of PT. Dharma Samudera Fishing Industries, Tbk, to formulate alternative of business development strategy and to determine its priorities. The data was collected from April-June 2012 and involved seven respondents. Descriptive analysis, analysis of IFE and EFE, Internal-External analysis, SWOT analysis and the analysis QSPM were used to analyze the data. There were three strategies that can be applied by PT. Dharma Samudera Fishing Industries, Tbk. The priority of strategic alternative were consecutively implementing supply chain management; find a new country to develop a market; and increse an operation cooperation procedure to maintain a quality of raw material. Keywords : Business Development Strategy, IFE, EFE, IE, SWOT and QSPM ABSTRAK PT. Dharma Samudera Fishing Industries, Tbk mengalami penurunan volume produksi dan nilai penjualan. Hal tersebut terjadi karena kurangnya bahan baku, kasus penolakan oleh negara pengimpor dan krisis ekonomi global. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kondisi internal dan eksternal dari PT. Dharma Samudera Fishing Industries, Tbk, merumuskan alternatif strategi untuk kelangsungan bisnis dan menentukan prioritas strategi yang paling efektif untuk mengembangkan bisnis PT. Dharma Samudera Fishing Industries, Tbk. Pengambilan data dilakukan dari bulan April-Juni 2012 dan melibatkan tujuh responden. Analisis yang digunakan untuk menganalisis data adalah analisis deskriptif, analisis IFE dan EFE, analisis matriks IE, analisis matriks SWOT dan analisis QSPM. Dihasilkan tiga rumusan alternatif strategi yang dapat diterapkan oleh PT. Dharma Samudera Fishing Industries, Tbk. Jika dilihat sesuai dengan urutan prioritas yang pertama adalah menerapkan supply chain manajemen, kedua adalah pengembangan pasar ekspor ke negara penjualan baru dan yang ketiga adalah meningkatkan pola kerjasama operasi (KSO) yang sebelumnya sudah dilakukan guna menjaga kualitas bahan baku.
Korelasi ukuran tubuh dengan bobot karkas sapi Madura di Pamekasan Zulfaini Shamad; Cepryana Sathalica Widyananda; Veronica Margareta Ani Nurgiartiningsih
Jurnal Ilmu Peternakan Terapan Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Peternakan Terapan
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jipt.v6i2.3307

Abstract

Madura cattle are one of the genetic resources in Indonesia that need to be preserved. The purpose of this study was to determine the relationship between body measurement and carcass weight in Madura cattle, making it easier to determine carcass weight by only measuring body mesurement. This research was conducted in a slaughter house Pamekasan Regency. The material used in this study were 307 Madura cattle aged 1.5–4 years (P1, P2, P3). The results indicated that the number of slaughtering male Madura cattle was 232 tails (75.52%) more than the female slaughter was 75 tails (24.44%). The results of the correlation coefficient analysis of body measurement with carcass weight of Madura cattle P1, P2 and P3 showed that there was a very significant relationship between body mesurement and carcass weight (P<0.01), with the correlation value between body length, body height and chest girth with carcass weight in cattle. Madura respectively were 0.63, 0.38 and 0.78 at the age of P1, 0.54, 0.55 and 0.84 at the age of P2, 0.32, 0.14 and 0.78 at the age of P3. The highest correlation coefficient values were found between chest girth with carcass weight, respectively (0.76 , 0.84 and 0.78 for P1, P2 and PI 3). The conclusion that based on the highest correlation value between chest girth with carcass weight, chest girth can be used to estimate carcass weight.
INTRODUKSI DAN PENDAMPINGAN PENGEMASAN, LABELLING DAN PEMASARAN SECARA DIGITAL (ON LINE) PENGRAJIN KRUPUK PARU DESA PALENGAAN PAMEKASAN Joko Purdiyanto; Cepryana Sathalica Widyananda; Selvia Nurlaila
Darmabakti : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): Darmabakti : Junal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Peneliian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Madura (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/darmabakti.2023.4.1.17-24

Abstract

Pemanfaatan hasil samping paru diolah menjadi krupuk paru banyak dilakukan oleh para pengrajin krupuk paru di Pamekasan salah satunya di Desa Ras Beras Kecamatan Palengaan Kabupaten Pamekasan. Produk telah dipasarkan dengan kondisi kemasan tanpa label dengan teknik pemasaran konvensional sehingga jangkauan masih relatif sempit. Tim Dosen Prodi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Madura melaksanakan kegiatan pengabdian untuk menyelesaikan masalah pengrajin adalah : a. Memberikan pelatihan dan demonstrasi teknik pengemasan, labelling, dan pemasaran digital, b. Memberikan pendampingan secara berkesinambungan, dan c. Melakukan monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan para pengrajin mengikuti kegiatan yang dilakukan disertai dengan diskusi yang menarik. Disarankan perlu strategi khusus untuk memasarkan krupuk paru dengan : 1) Membuat jaringan komunikasi dengan komunitas konsumen krupuk paru, restaurant, tempat kuliner untuk dapat memenuhi permintaan pasar. 2) Krupuk paru dapat langsung dimasukkan ke pasar ritel modern dengan membuat display khusus. 3) Penjualan ke komunitas atau koperasi dengan membuat grup atau kelompok khusus.
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Poto’an Daya Kecamatan Palengngaan Kabupaten Pamekasan tentang Pakan Tambahan “Kue Sapi” untuk Ternak Ruminansia Riszqina Riszqina; Zulfaini Shamad; Cepryana Sathalica Widyananda; Joko Purdiyanto
Darmabakti : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): Darmabakti : Junal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Peneliian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Madura (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/darmabakti.2023.4.2.233-238

Abstract

The UNIRA Faculty of Agriculture Lecturer's Community Service Program (PPM) collaborated with the Rumah Cahaya Village Library (PERPUSDESRC) Poto'an Daya Village, Palengngaan District, Pamekasan Regency to increase ruminant livestock production in the village, it is necessary to increase public knowledge of additional feed from agricultural waste, one of which is the addition of Urea Molasses Block (UMB) with additional herbal components to increase appetite, reduce worm contamination, and increase microbial synthesis in the rumen, known as catle cake. The participation method is used in preparing plans, implementing actions and discussing priority programs to be implemented with Partner representatives. There were 19 members who took part in the training, based on the results of the pre and post test participants' understanding of knowledge about feed, livestock needs and utilization of feed ingredients¸, the difference was not too large. Overall, there was a change in participants' understanding of doubts about the use and processing of additional feed in the form of catle cake.
ANALYSIS OF THE BUSINESS INCOME AND WELFARE LEVEL OF THE CATTLE FARMERS IN THE DISTRICT OF PAMEKASAN Widyananda, Cepryana Sathalica; Shamad, Zulfaini
JURNAL AGROSAINS : Karya Kreatif dan Inovatif Vol 9 No 1 (2024): JURNAL AGROSAINS : Karya Kreatif dan Inovatif
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/agrosains.2024.9.1.13-22

Abstract

The income level of cattle farmers in Pamekasan Regency is still relatively low, so it is necessary to conduct research to determine the level of income and welfare of cattle farmers in Pamekasan Regency. The method used in this study is to use a simple random sampling technique of 60 farmers/respondents. The data obtained were tabulated and analyzed quantitatively and qualitatively (business income, household income and welfare level). The results showed that the highest annual income of cattle farmers in Pamekasan Regency was Rp185,750,000 and the lowest income was Rp3,020,000, so it can be said that the cattle business of all respondents experienced profits and the business was feasible with an R/C ratio > 1. The household income of farmers was Rp2,276,126 per month, categorized as a medium income group. The welfare level of cattle farmer households in Pamekasan Regency is 77% (46 people), the majority of which are categorized as prosperous.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL SEBAGAI STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN PADA PETERNAK KAMBING DI DUSUN SOLOT KABUPATEN PAMEKASAN Widyananda, Cepryana Sathalica; Shamad, Zulfaini; Purdiyanto, Joko
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i1.17938

Abstract

Abstract. The important role of animal husbandry where its activities are part of agriculture that includes both processing, production facilities, cultivation, handling of maintenance and post-harvest periods and related marketing of its products. In Indonesia, goats are one of the most widely recognized small ruminants with very high productivity potential. Goats are used as small factories that produce meat and milk by some people in rural areas, in addition to meat and milk the results obtained from goats are skin and manure that can be used as fertilizer. The problems faced by farmers in Dusun Solot are the process of managing orders, expanding the market and managing waste from livestock. The objectives and benefits of this service activity are to provide knowledge and skills to farmers related to the use of digital technology in marketing activities such as the use of websites and social media and improve the ability of farmers to see business opportunities for beef goats and the use of livestock waste into organic fertilizer. The service method applied includes: preparation, implementation and assistance and evaluation. The results of this service activity on the utilization of  digital technology as a marketing communication strategy and the management and utilization of livestock waste provide new knowledge and skill for farmers in utilizing digital technology for marketing activities such as the use of website and social media, the ability of farmers to see business opportunities for beef goats and the utilization of livestock waste into organic fertilizer.  Abstrak. Peran penting peternakan dimana kegiatannya merupakan bagian dari pertanian yang mencakup usaha baik pengolahan, sarana produksi, budidaya, penanganan masa pemeliharaan dan pasca panen serta terkait pemasaran hasil produksinya. Di Indonesia, kambing adalah salah satu jenis ternak ruminansia kecil yang cukup dikenal luas dengan potensi produktivitas yang sangat tinggi. Kambing ini dimanfaatkan sebagai pabrik kecil yang menghasilkan daging dan susu oleh sebagian masyarakat di pedesaan, selain daging dan susu hasil yang didapat dari ternak kambing adalah kulit dan kotorannya yang dapat difungsikan sebagai pupuk. Permasalahan yang dihadapi oleh peternak yang ada di Dusun Solot yaitu proses mengelola pesanan, perluasan pasar serta pengelolaan limbah dari ternak. Adapun tujuan dan manfaat dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan pada peternak terkait pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan pemasaran seperti penggunaan website dan media social dan meningkatkan kemampuan peternak dalam melihat peluang usaha kambing potong serta pemanfaatan limbah ternak menjadi pupuk organik. Metode pengabdian yang diterapkan meliputi: persiapan, pelaksanaan dan pendampingan serta evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian pemanfaatan teknologi digital sebagai strategi komunikasi pemasaran dan pengelolaan serta pemanfaatan limbah ternak ini memberikan pengetahuan dan keterampilan baru bagi para peternak dalam pemanfaatan teknologi digital untuk kegiatan pemasaran seperti penggunaan website dan media social, kemampuan peternak dalam melihat peluang usaha kambing potong serta pemanfaatan limbah ternak menjadi pupuk organik.
Pemanfaatan Sekam Padi Dan Kotoran Sapi Sebagai Bahan Pembuatan Pupuk Organik Padat Di Desa Jarin Kecamatan Pademawu Widyananda, Cepryana Sathalica; Hadi, Abdul; Shamad, Zulfaini; Hidayati, Nurul
Darmabakti : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 01 (2024): Darmabakti : Junal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Peneliian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Madura (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/darmabakti.2024.5.01.46-52

Abstract

Kegiatan pengabdian terhadap masyarakat dilakukan melalui kuliah kerja nyata oleh mahasiswa Universtas Madura di Desa Jarin. Berberkal ilmu dan pengetahuan, dilaksanakan pelatihan pembuatan pupuk organik padat dengan tujuan menutupi kekurangan pupuk. Tingginya angka masyarakat yang berprofesi sebagai petani, tidak ayal menjadi salah satu fakor hadirnya problematika tersebut. Sehingga dilaksanakan kegiatan pelatihan sedemikian rupa di bidang pertanian, terkhusus di bidang pupuk dengan bertujuan menambah wawasa bagi para petani. Kemudian dapat menjadi solusi brilian bagi mereka, di tengah ketergantungan terhadap pemasokan pupuk yang kian langka. Pupuk yang dibuat berbahan dasar sekam padi dan kotoran sapi, oleh sebab bahan yang rumahan itulah akan sangat memudahkan warga mengelolanya di masa mendatang. Sehingga dapat membantu proses pertanian mereka dan berguna bagi kesuburan tanah.
Identifikasi Taenia Saginata pada infeksi sapi madura dengan metode pengapungan NaCI Dusun Pajaten Keleyan Socah pencegahan zoonosis Anggraini, Dwi Aprilia; Fahmi, Norma Farizah; Mawli, Rizka Efi; Widyananda, Cepryana Sathalica; Hakiki, Moh. Saiful
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v14i01.743

Abstract

Latar Belakang: Taenia saginata merupakan zoonosis yang ditemukan di seluruh dunia, terutama di negara negara berkembang. Taenia saginata dapat menyebabkan taeniasis pada manusia.  Penetasan, perkembangan dan kelangsungan hidup telur cacing pita (Taenia saginata) sangat bergantung pada suhu dan kelembaban. Proses yang cepat akan terjadi jika lingkungan hangat dan melambat selama lingkungan dalam keadaan dingin. Salah satu upaya untuk mengetahui adanya cacing pita pada ternak adalah dengan cara melakukan uji feses sapi. Penelitian dilakukan di Dusun Pejaten Keleyan Socah. Metode: Penelitian dilakukan secara mikroskopik terhadap 20 sampel dengan teknik simple random sampling. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa dari 20 sampel yang diperiksa sebanyak 30% (empat sampel) positif mengandung telur Taenia saginata. Ternak Sapi di Dusun Pejaten Keleyan Socah dilakukan secara tradisional. Namun, para peternak kurang memperhatikan kesehatan Sapi dan sanitasi lingkungan dimana kandang Sapi didekat pemukiman penduduk sehingga potensi zoonosis kecacingan sangat besar terjadi.  Saran: Oleh karena itu, perlu dilakukan pengawasan untuk mencegah dan memberantas infeksi zonoosis kecacingan yang akan terjadi.
Business Development Strategy for Independent Broiler Farms (Case Study of XYZ Farm) Sampang Regency Widyananda, Cepryana Sathalica; Anisah, Anisah; Mukkaromah, Siti
Maduranch : Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Agribisnis Vol 10, No 1 (2025): MaduRanch: Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/maduranch.v10i1.2606

Abstract

Subsektor perunggasan memegang peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui penyediaan protein hewani, serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik usaha ternak ayam broiler di Peternakan XYZ yang berlokasi di Desa Pangongsean, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, serta merumuskan strategi pengembangan berbasis analisis SWOT. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, FGD, serta studi literatur, kemudian dianalisis menggunakan matriks IFE, EFE, IE, SWOT dan QSPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peternakan XYZ berada pada kuadran V dalam matriks IE, yang berarti berada dalam posisi “hold and maintain”. Lima strategi pengembangan diidentifikasi, dengan tiga prioritas utama yaitu menjaga hubungan baik dengan mitra dan pelanggan, menjaga kelayakan peralatan produksi, serta menambah populasi ternak untuk memperluas jaringan pasar. Strategi prioritas tersebut dianggap paling sesuai dengan kondisi aktual perusahaan dan mampu mendorong keberlanjutan usaha ternak ayam broiler secara mandiri.