Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengadaan Pentas Seni dan Budaya oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Institut Teknologi Bandung pada Masa Pandemi COVID-19 Muhammad Rafi Azzami; Aziz Arya Setiyaki; Muhammad Yaumil Sultan; Akbar Kevin Maricar; Andre Julian; Bayu Samudra
Sublim: Jurnal Pendidikan Vol 1 No 1 (2022): Sublim: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.911 KB) | DOI: 10.33487/sublim.v1i1.778

Abstract

Seni dan budaya adalah komponen-komponen yang tergolong mendasar pada kehidupan manusia. Sering kali seni dan budaya disalurkan melalui berbagai cara dari kehidupan sehari-hari; media, institusi pendidikan hingga festival. Kini dengan adanya perkara pandemi Covid-19 yang mendunia, banyak acara-acara di ruang publik yang dihentikan, pentas seni budaya pun tidak menjadi pengecualian. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menelisik dampak pandemi pada pentas seni budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif yaitu dengan survey. Dari karya ilmiah ini dapat kita ukur sejauh mana acara-acara pentas tersebut mampu bertahan dalam kondisi pandemi dan dari karya tulis ini diharapkan kita dapat membangun strategi atau langkah untuk menanggulangi masalah-masalah tersebut.
Sosialisasi Peningkatan Pemahaman Perangkat Desa dalam Membuat Peraturan Desa di Desa Teberau Panjang Kabupaten Kuantan Singingi Muhammad Zuhidayat; Salman Al-Haritsi; Muhammad Haikal Fikri; Bayu Samudra; Dika Ankholla; Rahma Adeliya Putri; Sumiati Sumiati; Nova Aziza; Fadhilah Salsabila; Dini Berlian; Dhinda Arifa
MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT Vol 5 No 2 (2023): MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT
Publisher : LP2M Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu permasalahan yang ada di Desa Teberau Panjang Kabupaten Kuantan Singingi yakni kurangnya kesadaran masyarakat terhadap keunggulan serta potensi desa yang ada dan mungkin dapat digunakan untuk kemajuan desa serta masyarakat desa Teberau Panjang sendiri. Selanjutnya terdapat berbagai macam program yang dapat dilaksanakan di desa Teberau Panjang ini, salah satunya ialah pembuatan website desa yang bertujuan untuk menjadikan desa Teberau Panjang menjadi desa yang mandiri, sesuai dengan asas pengaturan desa Pasal 3 UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa. Selanjutnya Mahasiswa KKN UNRI 2023 juga melaksanakan sosialisasi Pembentukan Peraturan Desa mengenai ketertiban pemeliharaan hewan ternak Bersama Kepala Desa ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa, Perangkat Desa dan Masyarakat Desa Teberau Panjang tentang apa, fungsi dan manfaat serta teknis pembuatan Peraturan Bersama Kepala Desa. kemudian dilakukan tanya jawab, diskusi dan arahan teknis pembuatan Peraturan Bersama Kepala Desa. Dan hasil akhir dari sosialisasi para peserta sosialiasi memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang Peraturan Bersama Kepala Desa dan berharap sosialisasi dapat dilakukan kembali secara periodik, dan sesuai dengan asas pengaturan desa didalam UU No. 6 Tahun 2014.
IMPLIKASI STRUKTUR USIA TENAGA PENDIDIK TERHADAP KUALITAS PENDIDIKAN: STUDI KASUS DI PROVINSI BANTEN, DKI JAKARTA, JAWA TENGAH, DAN SUMATERA SELATAN Humaidah; Rolen Hardi Irawan Zai; Bayu Samudra; Naufal Dhika Alriansyah; Julia Postelia Wea Buro
OKTAL : Jurnal Ilmu Komputer dan Sains Vol 3 No 09 (2024): OKTAL : Jurnal Ilmu Komputer Dan Sains
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the effect of the age structure of the teaching force on education quality in four provinces in Indonesia. Quantitative data for 2023/2024 was analyzed to find the relationship between the age of the teaching force and education quality indicators, such as average national exam scores and graduation rates. The results show that a balance between young and senior educators contributes positively to improving education quality. Younger educators are usually quicker to adapt to technology while senior educators have more extensive teaching experience. This study recommends the need for policies that support the professional development of educators according to their age and current educational needs.
Pengenalan Wajah Emosi Menggunakan CNN dan Ekstraksi Fitur HOG Saputra, Ilham Ahsan; Ubaydilah; Sulaeman, Muhammad Firzi; Bayu Samudra; Perani Rosyani
AI dan SPK : Jurnal Artificial Intelligent dan Sistem Penunjang Keputusan Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal AI dan SPK : Jurnal Artificial Inteligent dan Sistem Penunjang Keputusan
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengenalan emosi wajah merupakan komponen penting dalam visi komputer karena mendukung interaksi manusia–komputer, analisis perilaku, serta pengembangan sistem cerdas berbasis persepsi visual. Namun, performa model pada dataset umum seperti FER-2013 sering terhambat oleh variasi pencahayaan, resolusi rendah, ketidakseimbangan kelas, dan potensi noise pada label. Penelitian ini mengusulkan pengembangan arsitektur Convolutional Neural Network (CNN) yang dioptimasi untuk meningkatkan akurasi dan kemampuan generalisasi dalam klasifikasi emosi wajah. Pendekatan yang digunakan mencakup preprocessing citra grayscale 48×48 piksel, augmentasi data, penerapan class weighting, serta modifikasi arsitektur dengan Batch Normalization, LeakyReLU, Global Average Pooling, dan Dropout. Model dievaluasi menggunakan akurasi, F1-score, confusion matrix, dan visualisasi Grad-CAM untuk menilai interpretabilitas.  Hasil eksperimen menunjukkan bahwa model yang diusulkan mencapai akurasi pengujian 56–58% dan weighted F1-score 0,55–0,58, meningkat signifikan dibandingkan model baseline CNN (41–42%) maupun pendekatan HOG+SVM (35–40%). Analisis menunjukkan peningkatan kinerja pada kelas minor, sementara Grad-CAM mengonfirmasi bahwa model memfokuskan perhatian pada area wajah relevan seperti mata dan mulut. Temuan ini membuktikan bahwa arsitektur CNN ringan yang dioptimasi mampu memberikan performa lebih stabil pada dataset berkualitas rendah dan tidak seimbang, serta menjadi dasar bagi pengembangan model lanjutan berbasis transfer learning dan attention mechanism.