Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Formulasi Hukum Keluarga Sebagai Positifisasi Hukum Islam Di Indonesia Agus Salim Salim
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol 8 No 2 (2022): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/syariati.v8i2.3429

Abstract

Abstrak Meskipun warganegaranya mayoritas muslim, Indonesia bukanlah negara yang menerapkan sistem hukum Islam, tapi Indonesia juga bukanlah negara yang melarang warganya untuk menjalankan hukum yang diatur oleh agama yang dipeluk warganya. Hukum Islam adalah hukum yang hidup pada mayoritas warga Indonesia, dan yang juga menjadi norma hukum dalam pembentukan hukum positif. Dalam sejarah perkembangan hukum positif nasional di Indonesia Hukum kelurga Islam merupakan salah satu hukum yang dipositifisasikan menjadi perundangan nasional. Penelitian ini mendeskripsikan tentang bagaiamana terbentuknya hukum keluarga di Indonesia, pengaruh desakan ormas perempuan dalam pembentukan hukum keluarga Indonesia selain itu tulisan ini juga mendeskripsikan ada tidaknya pengaruh politik hukum terhadap pembentukan hukum keluarga di Indonesia. Dalam mengurai terbentuknya hukum keluarga dan juga pengaruh politik hukum terhadap hukum positif nasioanl, peneliti dalam penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif normative dan jenis penelitianya menggunakan ribrary research sebagai metode pengumpulan datanya.
Karakteristik Akad Wadî’ah di Bank Syariah Agus Salim Salim
Syariati: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hukum Vol. 11 No. 2 (2025): SYARIATI : Jurnal Studi Al Qur'an dan Hukum
Publisher : Fakultas Syari'ah dan Hukum (FSH) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/syariati.v11i2.10337

Abstract

Artikel ini mendiskusikan tentang karakteristik akad wadî’ah di bank syariah. Diketahui bersama akad-akad yang diimplementasikan di bank syariah telah mengalami pergeseran dari praktik klasik ke modern. Indikasi pergeseran praktik akad tersebut dapat dilihat dari orientasi akad. Akad wadî’ah misalnya, awalnya akad ini dibentuk untuk transaksi yang sifatnya tabaru’ atau tolong menolong, namun dalam perkembangannya akad ini digunakan di bank syariah untuk mendasari transaksi yang sifatnya keuntungan. Wadî’ah dalam implementasinya memiliki dua karakter yakni yad al amanah dan yad ad ḏamanah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui studi pustaka, wawancara berkait tentang operasional lembaga, dan dokumentasi aturan dari DSN-MUI. Hasil dari penelitian ini adalah secara keseluruhan karakteristik akad wadî’ah di Bank Syariah mencerminkan keseimbangan antara kepastian syariah, jaminan keamanan dana nasabah, dan kebutuhan operasional bank. Implikasi penelitian ini merekomendasikan peningkatan transparansi dalam menyampaikan jenis akad yang digunakan kepada nasabah, serta penguatan pengawasan internal agar perbedaan antara wadî’ah al amanah dan ad ḏamanah tetap jelas dan konsisten dengan prinsip syariah.