Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PENGARUH FINANCIAL LEVERAGE TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN OTOMOTIF YANG TERDAFTAR DI BEI Alma, Putri Sakti; Muchtar, Susy
Solusi Vol. 22 No. 2 (2024): April
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v22i2.9003

Abstract

Aktivitas perusahaan manufaktur sub sektor otomotif untuk menghasilkan laba serta sumber dana yang berasal dari luar perusahaan yaitu melalui pinjaman bank. Segala penggunaan dana dalam bentuk pembiayaan pada pinjaman memiliki standar ukuran yang harus diperhatikan untuk menghindari kerugian yang besar dan berdampak pada kinerja keuangan perusahaan. Pada penelitian ini pembiayaan perusahaan yang diteliti ialah Financial Leverage yang memiliki pengaruh pada kinerja keuangan. Berpacu pada penelitian utama kinerja keuangan perusahaan diukur dengan variabel Return on Asset dan Return on Equity, sedangkan Financial Leverage diukur dengan variabel Equity Multiplier, Interest Coverage, Fixed Charge Coverage Ratio, Degree to Financial Leverage, Debt to EBITDA, Capitalization Ratio dan Size Firm. Penelitian ini menggunakan metode regresi data panel dengan sampel 11 perusahaan manufaktur sub sektor otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2018-2022. Hasil menunjukkan adanya pengaruh keenam variabel independen terhadap variabel dependen dan satu variabel yang menunjukkan tidak adanya pengaruh. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi perusahaan manufaktur sub sektor otomotif di Indonesia dalam meningkatkan kinerja keuangan perusahaan melalui beberapa faktor internal dan eksternal pada perusahaan serta penelitian ini dapat menjadi acuan bagi penelitian selanjutnya untuk mengganti variabel yang tidak berpengaruh agar dapat menguji lebih lanjut adanya pengaruh terhadap variabel dependennya.
Analisis Implikasi Capital Scructure, Operating Efficient dan Non-interest Income Terhadap Profitabilitas Bank Jordy, Michael; Muchtar, Susy
Solusi Vol. 23 No. 1 (2025): January
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v23i1.9600

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh Struktur Modal, Efisiensi Operasional, dan Pendapatan Non-Bunga terhadap profitabilitas bank konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2018-2022. Menggunakan metode regresi data panel, penelitian ini melibatkan 32 bank sebagai sampel. Variabel independen yang dianalisis mencakup Leverage Ratio, Ukuran Bank (Size), Non-interest Income Ratio, Operating Efficiency, dan Capital Ratio, sedangkan variabel dependen adalah profitabilitas. Berdasarkan hasil regresi data panel, ditemukan bahwa Leverage Ratio dan Ukuran Bank tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap profitabilitas bank dalam sampel. Namun, Non-interest Income Ratio dan Capital Ratio menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas, yang mengindikasikan bahwa pendapatan non-bunga dan rasio modal yang lebih tinggi dapat meningkatkan profitabilitas bank. Sebaliknya, Efisiensi Operasional (Operating Efficiency) memiliki dampak negatif dan signifikan, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi biaya operasional relatif terhadap pendapatan, semakin rendah tingkat profitabilitas bank. Hasil ini memberikan wawasan penting tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja keuangan bank konvensional di Indonesia selama periode studi. Penelitian ini memperkaya pemahaman tentang elemen-elemen yang berpengaruh terhadap profitabilitas bank di Indonesia, memberikan panduan bagi manajemen bank, regulator, dan peneliti mengenai dampak struktur modal, efisiensi, dan pendapatan non-bunga terhadap kinerja bank. Di samping itu, penelitian ini membuka peluang untuk studi lebih lanjut dalam konteks pasar keuangan Indonesia yang terus berkembang, sehingga semakin banyak faktor yang dapat dianalisis untuk memahami profitabilitas perbankan konvensional di Indonesia.
Determinants of Banking performance in Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) countries Muchtar, Susy; Rusliyana Sari, Wahyuni; Leon, Farah Margaretha; Rahayu, Catur; Sultanali, Suleiman; Pratama, Putra
Jurnal Manajemen dan Pemasaran Jasa Vol. 16 No. 2 (2023): September
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jmpj.v16i2.17867

Abstract

This study investigated the determinants of bank performance in countries belonging to the Association of Southeast Asian Nations (ASEAN). The analysis primarily included conventional banks listed on the stock exchanges of Indonesia, Malaysia, the Philippines, and Thailand from 2010 to 2019. Panel data regression was used to examine the effect of independent variables, including capital adequacy ratio (CAR), non-performing loans (NPL), loan-to-deposit ratio (LDR), market power (MP), exchange rate (ER), interest rate (IR), and technology investment (TI), on the dependent variable, bank performance. The hypothesis testing was conducted on 17 banks in Indonesia, 18 in ASEAN-3 (Malaysia, the Philippines, and Thailand), and 35 in ASEAN-4 (Indonesia, Malaysia, the Philippines, and Thailand). The results showed that CAR positively affected banks in both ASEAN-3 and ASEAN-4. NPL positively affected banks in Indonesia, while MP positively influenced banks in ASEAN-4. ER positively affected banks in Indonesia and ASEAN-3, and IR positively Influenced banks in ASEAN-4. Conversely, LDR and TI did not significantly affect any of the models. One essential contribution of this study was the inclusion of technology investment variables among other macro factors and the integration of data from various stock exchanges across ASEAN countries. These results provide a valuable theoretical framework and reference point for experts, practitioners, and banking regulators in formulating policies prioritizing bank-specific and macroeconomic variables affecting performance.
Pengaruh Risiko Internal dan Risiko Pasar Terhadap Kinerja Keuanga Perusahaan Asuransi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Novia, Jessica; Muchtar, Susy
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i3.15412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh risiko internal dan risiko pasar terhadap kinerja keuangan. Selanjutnya, menguji pengaruh risiko kredit, risiko operasional, risiko likuiditas, risiko pasar, umur dan ukuran perusahaan terhadap kinerja keuangan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data perusahaan asuransi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2017 – 2021. Sampel penelitian yang dipilih menggunakan metode pengambilan sampel tujuan sehingga diperoleh 9 perusahaan asuransi yang menjadi sampel. Analisis data yang digunakan untuk uji hipotesis yaitu analisis regresi data panel dengan menggunakan program Eviews 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko kredit dan risiko pasar tidak memiliki pengaruh terhadap Kinerja Keuangan. Namun, pada Risiko Operasional, Risiko Likuiditas dan size pengaruh positif terhadap kinerja keuangan. Namun, pada Age ditemukan pengaruh terhadap kinerja keuangan. Secara khusus, hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko kredit tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan.. Oleh karena itu, perusahaan asuransi harus menerapkan strategi manajemen kredit untuk memastikan piutang dikumpulkan dalam waktu yang ditentukan untuk menghindari kasus piutang bermasalah dan dengan demikian meningkatkan kinerja. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa risiko pasar tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Temuan ini menyiratkan bahwa keputusan investasi yang baik menghasilkan peningkatan pendapatan investasi, yang pada gilirannya meningkatkan kinerja keuangan.
Pengaruh Financial Leverage Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Otomotif Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Alma, Putri Sakti; Muchtar, Susy
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 15 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13827682

Abstract

Aktivitas perusahaan manufaktur sub sektor otomotif untuk menghasilkan laba serta sumber dana yang berasal dari luar perusahaan yaitu melalui pinjaman bank. Segala penggunaan dana dalam bentuk pembiayaan pada pinjaman memiliki standar ukuran yang harus diperhatikan untuk menghindari kerugian yang besar dan berdampak pada kinerja keuangan perusahaan. Pada penelitian ini pembiayaan perusahaan yang diteliti ialah Financial Leverage yang memiliki pengaruh pada kinerja keuangan. Berpacu pada penelitian utama kinerja keuangan perusahaan diukur dengan variabel Return on Asset dan Return on Equity, sedangkan Financial Leverage diukur dengan variabel Equity Multiplier, Interest Coverage, Fixed Charge Coverage Ratio, Degree to Financial Leverage, Debt to EBITDA, Capitalization Ratio dan Size Firm. Penelitian ini menggunakan metode regresi data panel dengan sampel 11 perusahaan manufaktur sub sektor otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2022. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh keenam variabel independen terhadap variabel dependen.
Pengaruh Capital Scructure, Operating Efficient dan Non-interest Income terhadap Profitabilitas Perbankan Konvensional yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Jordy, Michael; Muchtar, Susy
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 16 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13764274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur modal, efisiensi operasional, dan pendapatan non-bunga terhadap profitabilitas bank konvensional di Indonesia dari tahun 2018 hingga 2022. Dengan menggunakan regresi data panel dengan sampel 32 bank, kami menemukan bahwa Leverage Ratio dan Size tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Namun, Non-interest Income Ratio dan Capital Ratio berpengaruh positif pada profitabilitas, sedangkan Operating Efficiency berpengaruh negatif. Temuan ini memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kinerja keuangan bank selama periode yang diteliti. Penelitian ini memberikan kontribusi untuk memberikan wawasan yang lebih baik mengenai pasar keuangan Indonesia.
The Influence of Financial Indicators on The Performance of Commercial Banks in Indonesia Rizky, Filda; Larasati, Tiara Anindya; Muchtar, Susy
Jurnal Ilmu Manajemen Advantage Vol. 9 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30741/adv.v9i2.1755

Abstract

This study aims to analyze the effect of financial indicators on the performance of commercial banks in Indonesia, as measured by Return on Assets (ROA). The indicators examined include loan growth (LG), non-performing loans (NPL), loan-to-deposit ratio (LDR), market share (MS), loan loss provision (LLP), cost-to-income ratio (CIR), effective tax rate (ETR), and net interest margin (NIM). A quantitative approach was employed using hypothesis testing and panel data regression analysis on 43 conventional banks listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2020–2024 period. The results show that LG, LLP, CIR, and ETR have a significant adverse effect on ROA, while LDR and NIM have a significant positive effect. Meanwhile, NPL and MS show no significant effect. These findings highlight that operational efficiency, credit and tax management strategies, and effective fund intermediation are the main determinants of bank profitability. This study is expected to provide practical insights for managerial decision-making and investment evaluation, as well as enrich the academic discourse on the drivers of financial performance in Indonesia’s banking sector. However, this study is limited to a specific data period and does not consider external factors. For future research, the analysis should be expanded to include macroeconomic variables.
Factors Affect Financial Distress in Conventional Banking Listed on the Indonesian Stock Exchange Muchtar, Susy; Sari, Wahyuni Rusliyana; Elgi, Afrizal; Martinistiyas, Catur Rahayu; Elgammal, Mohammed
Business Management Analysis Journal (BMAJ) Vol. 8 No. 2 (2025): Business Managament Analysis Journal (BMAJ)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/bmaj.v8i2.15199

Abstract

COVID-19 and the Russian-Ukrainian conflict caused global inflationary pressure. This condition enables banks worldwide to implement a policy of increasing interest rates, which can lead to high inflation. High inflation can cause financial distress in various sectors, including banking, which is a crucial sector in the economy. This research aims to identify the factors that contribute to financial distress. The sample used in the study consisted of 35 conventional banks listed on the Indonesia Stock Exchange from 2018 to 2022, and a logistic regression analysis was employed. The results of discriminant analysis in this study indicate that banks with a high solvency ratio may face a higher probability of financial distress. In contrast, higher profitability ratios decrease the risk of financial distress. Our results can encourage regulators and policymakers to adopt policies that maintain capital adequacy and increase banking profits, thereby avoiding financial distress, especially during economic downturns. It is hoped that the results of this research will serve as a reference for conventional banks to prevent financial distress by optimizing capital management and enhancing bank profitability.
The Impact of Sustainable Development as a Moderating Variable in the Relationship Between Financial Performance and Market Value Pasaribu, Hasudungan Edward Reinra; Triantoro, Ilham Gayuh; Muchtar, Susy
Amkop Management Accounting Review (AMAR) Vol. 5 No. 2 (2025): July - December
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/amar.v5i2.3413

Abstract

This study aims to examine the impact of accounting information (Earnings per Share and Book Value per Share), debt financing (short-term and long-term debt), asset investment (current and fixed), and dividend payout ratio on firm market value, while considering sustainable development (SD), measured through ESG index participation, as a moderating variable. The research uses a sample of manufacturing firms listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during 2022–2024, selected through purposive sampling based on consistency in reporting and dividend distribution. Data were obtained from annual financial reports and sustainability reports and analyzed using E-Views software. The findings indicate that EPS and BVPS significantly influence market value, but this effect weakens when ESG engagement is taken into account. Short- and long-term debt financing show a negative association with market value, while fixed asset investment and dividend payout have positive impacts. Furthermore, sustainable development plays a moderating role in strengthening or weakening the relationship between financial variables and market value. These results highlight the importance of firms integrating sustainability into their financial strategies and investment decisions to enhance long-term market value and investor confidence.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kebangkrutan Bank di Indonesia Yunika, Hayyu; Ananda Putri, Muthmainnah; Muchtar, Susy
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 7 No. 3 (2026): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v7i3.11146

Abstract

The objective of this study is to analyze the factors that contribute to bank bankruptcy in Indonesia. The research utilizes data sourced from the financial statements of Indonesian banking institutions and applies the discriminant method to 43 banks over the period 2020–2024, as published by the Indonesia Stock Exchange (IDX), the Financial Services Authority (OJK), and Bank Indonesia (BI). The findings of this study are expected to assist in preventing bankruptcy within the Indonesian banking sector by identifying factors that potentially lead to financial distress. Furthermore, this research is anticipated to provide valuable insights for bank managers, investors, and regulators. Financial ratios are employed to determine significant differences between bankrupt and healthy banks. Based on the results of this study and prior research, it can be concluded that the Altman model serves as an effective tool for banks to develop models that can predict their potential future operational risks.