Muhammad Artha Jabatsudewa Maras
Institut Teknologi Sumatera

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Sistem Informasi Laboratorium Kesehatan Andre Febrianto; Radhinka Bagaskara; Muhammad Artha Jabatsudewa Maras; Muhammad Rizky Hikmatullah; Syamsyarief Baqaruzi
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 12, No 1: April 2023
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v12i1.1179

Abstract

During its development, the Provincial Health Laboratory of Lampung encountered a number of challenges, including a manual registration process, a lack of integration of laboratory test findings into a single container, and other manual administrative tasks. The Laboratory Information System was designed using the scrum development deploy with waterfall methodology with a step-by-step process beginning with customer data input, action recording, analysis verification, confirmation from laboratory doctors, and output in the form of information regarding examination fees, reports on results of clinical and non-clinical laboratory examinations, results recapitulation and history of laboratory examinations, statistical reports on examination results, financial reports, and daily logs. The outcomes of this Laboratory Information System meet the needs of all stakeholders in terms of enhancing the quality of services at health institutions, particularly health laboratories in the province of Lampung.Keywords: Laboratory Information System; Scrum Model; Health service quality. AbstrakDalam perjalanannya Laboratorium Kesehatan Provinsi Lampung yang dikembangkan memiliki beberapa kendala yang dihadapi antara lain proses registrasi yang masih manual, pencatatan hasil uji laboratorium yang belum terintegrasi dalam satu wadah dan kegiatan administrasi manual lainnya. Sistem Informasi Laboratorium (SIL) yang dirancang menggunakan metodologi Waterfall dalam pengembangan Scrum dengan proses tahapan dimulai dari input data pelanggan, pencatatan tindakan, verifikasi analisis, konfirmasi dari dokter yang ada di laboratorium, dan luaran berupa informasi mengenai biaya pemeriksaan, laporan hasil pemeriksaan laboratorium klinis dan non klinis, rekapitulasi hasil dan riwayat pemeriksaan laboratorium, laporan statistik hasil pemeriksaan, laporan keuangan, laporan pendapatan harian/mingguan/bulanan/tahunan, laporan setoran kas, statistik laporan pendapatan, laporan pemakaian reagen, laporan pengguna layanan (pelanggan), pengambilan hasil laboratorium oleh pelanggan, laporan turn around time, rekapitulasi data pelanggan, rekapitulasi data dokter, dan rekapitulasi data analis. Hasil SIL ini menjawab kebutuhan kepada semua pemangku kepentingan terkait peningkatan mutu layanan pada fasilitas kesehatan khususnya laboratorium kesehatan di Provinsi Lampung.