Ridho Fahlevie Pangestu
Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

BIMBINGAN PERENCANAAN USAHA BIDANG PERTANIAN PADA PETANI PESERTA PROGRAM “YESS” DI WILAYAH BINAAN BPP KECAMATAN PENGARON KABUPATEN BANJAR Ari Jumadi Kirnadi; Ilmi Hidayat; Ridho Fahlevie Pangestu
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 7, No 3 (2022): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.374 KB) | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v7i3.6873

Abstract

Pengabdian Masyarakat ini di laksnakan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dengan sasaran Petani milenial peserta program YESS Tahun 2021 Kecamatan Pengaron, bertujuan agar bertambahnya pengetahuan dan keterampilan petani Program Yess di Kecamatan Pengaron dalam membuat perencanaan usaha sehingga meningkatkan jumlah wirausahawan-wirausahawan muda di tingkat pedesaan. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah meliputi : Presetasi, Tanya Jawab, Praktikum dan Pemantauan. Hasil kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Bimbingan Perencanaan Usaha Bidang Pertanian Pada Petani Proram Yess di Wilayah Binaan BPP Kecamatan Pengaron Kabupaten Banjar menunjukkan: Keterlibatan dan peran serta khalayak sasaran cukup tinggi terutama dilihat dari respons dan tanggapan yang diberikan baik saat presentase materi, tanya jawab maupun pada saat praktik pembuatan perencanaan usaha. Materi yang disampaikan dinilai sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan terutama dalam mendukung kebijakan pemerintah tentang menumbuhkan wirausahawan muda bidang pertanian di tingkat pedesaan. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini membawa prospek yang lebih baik dalam menumbuh kembangkan wirausaha dan upaya penciptaan lapangan kerja dari sektor pertanian dalam arti luas khususnya meningkatkan hilirisasi produk.
PELATIHAN PEMBUATAN TRICHODERMA CAIR DI DESA SUNGAI LUMBAH KECAMATAN ALALAK KABUPATEN BARITO KUALA Ridho Fahlevie Pangestu; Raga Samudera; Yarna Hasiani
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 8, No 3 (2023): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v8i3.8268

Abstract

Penggunaan bahan kimia dalam perlakuan pada kegiatan pertanian mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Penggunaan secara terus menerus bahan kimia dapat menimbulkan dampak trichode. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan dengan menggunakan mikroorganisme seperti trichodema. Trichoderma berperan sebagai media yang dapat menambah unsur hara dalam tanah. Berdasarkan hal tersebut pembuatan trichoderma cair untuk diolah dan digunakan oleh masyarakat khususnya petani atau tricho tani di Desa Sungai Lumbah Kecamatan Alalak karena mempunyai potensi dalam hal lahan budidaya, sehingga kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pembuatan trichoderma cair ini mempunyai tujuan agar dapat memberikan wawasan serta meningkatkan pemahaman mengenai pemanfaatan produk pupuk ramah lingkungan. Metode yang digunakan dengan cara presentasi, Tanya jawab, demonstrasi cara kepada masyarakat di Desa Sungai Lumbah Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala. Hasil Kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pembuatan trichoderma cair diketahui para peserta aktif dalam mengikuti kegiatan ini dikarenakan mereka merasa bahwa produk yang dibuat yaitu trichoderma cair dapat menjadi salah satu alternatif penggunaan pupuk khususnya dalam pencegahan hama dan penyakit. Kesimpulan kegiatan pengabdian ini menunjukan (1) Peserta sangat aktif dalam yang kegiatan dilaksanakan; (2) Terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman dalam tahapan pembuatan trichoderma cair; (3) Adanya kegiatan lanjutan penyemprotan trichoderma cair pada kegiatan usahatani sasaran membuat sikap, minat dan antusias peserta untuk membuat dan menggunakan produk semakin meningkat.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGOLAHAN DAN PENGEMASAN PRODUK MINUMAN TANAMAN OBAT KELUARGA “BUBUK JAHE DAN KUNYIT” DI DESA BERINGIN Raga Samudera; Ridho Fahlevie Pangestu; Muhammad Ilmi Hidayat; Yarna Hasiani
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 10, No 1 (2024): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v10i1.12890

Abstract

ABSTRAKJahe dan kunyit  merupakan salah satu tanaman yang banyak tumbuh di indonesia, yang mana penanaman nya tidak sulit, baik pembibitannya, perawatannya, hasilnya pun cukup memberikan nilai ekonomis untuk masyarakat. Salah satu alternatif untuk meningkatkan nilai tambah maupun memperpanjang masa simpan diperlukan adanya kegiatan pascapanen meliputi pengolahan maupun pengemasan produk olahan jahe dan kunyit seperti bubuk minuman, jamu dan sebagainya. Pengolahan hasil pertanian bertujuan menekan kehilangan setelah panen, baik kualitas maupun kuantitasnya, meningkatkan nilai ekonomi bahan hasil pertanian sehingga dapat menjadi produk-produk pangan yang memenuhi kebutuhan konsumsi. Berdasarkan hal tersebut, kegiatan pemberdyaan melalui pengolahan dan pengemasan produk minuman bubuk jahe dan kunyit merupakan salah satu kegiatan yang dapat dilakukan bagi ibu rumah tangga di Desa Beringin. Pemanfaatan nilai guna dari jahe dan kunyit untuk diolah menjadi berbagai produk olahan seperti bubuk minuman, guna meningkatkan pengetahuan, keterampilan maupun minat berwirausaha. Metode yang digunakan dengan cara presentasi, tanya jawab, demonstrasi cara kepada ibu rumah tangga di Desa Beringin. Hasil Kegiatan pemberdayaan masyarakat memberikan manfaat bagi sasaran terlebih dengan adanya respon, sikap, minat dan antusias peserta yang hadir sangat tinggi dan berjalan lancar sehingga proses informasi dan inovasi yang diberikan dapat diterima dengan baik. Kesimpulan kegiatan pengabdian ini menunjukan (1) Peserta memberikan respon yang positif dengan tingginya minat serta antusias dalam setiap tahapan kegiatan pengabdian yang dilaksanakan; (2) Terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman dalam inovasi produk dan teknologi pengemasan produk minuman “bubuk jahe dan kunyit”; (3) Tumbuhnya minat dan menambah pengetahuan masyarakat terhadap pemanfaatan produk yang bernilai ekonomi.Kata kunci :   Pemberdayaan, Ibu rumah tangga, Jahe dan Kunyit, Produk olahan.   
PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA MELALUI PENGOLAHAN DAN PENGEMASAN ABON IKAN GABUS (HARUAN) DI DESA SUNGAI LUMBAH Ridho Fahlevie Pangestu; Raga Samudera; Fuzi Maulana Ash'ari
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 10, No 1 (2024): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v10i1.12889

Abstract

ABSTRAKIkan gabus (haruan) merupakan salah satu komoditas air tawar dengan ekonomi tinggi dan dikenal dengan banyak nama lokal atau daerah. Adanya kandungan gizi dan potensi ekonomi tinggi pada ikan gabus diperlukan upaya dalam peningkatan nilai tambah produk. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan pengolahan ikan gabus menjadi produk olahan. Kegiatan pascapanen merupakan diversifikasi hasil tangkapan dan budi daya yang memiliki value-added sebagai sumber protein. Komoditas olahan sifatnya mudah busuk sehingga diperlukan tindakan penanganan yang cepat, tepat, dan benar setelah panen. Berdasarkan hal tersebut pemberdayaan ibu rumah tangga melalui pengolahan hasil ikan haruan menjadi salah satu alternatif yang dapat dikembangkan oleh ibu rumah tangga yang ada di Desa Sungai Lumbah menjadi produk yang dapat meningkatkan nilai tambah. Metode yang digunakan dengan cara presentasi, Tanya jawab, demonstrasi cara kepada ibu rumah tangga di Desa Sungai Lumbah. Hasil Kegiatan pemberdayaan masyarakat berdasarkan pretest dan posttest yang dilaksanakan diketahui sasaran menjadi tahu, mengerti dan memahami tentang proses pengolahan dan pengemasan ikan gabus (haruan). Kesimpulan kegiatan pengabdian ini menunjukan (1) Peserta antusias dan aktif dalam mengikuti setiap kegiatan melalui  demonstrasi cara pengolahan dan pengemasan serta penyampaian materi terkait pemasaran online; (2) Terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan serta memotivasi masyarakat dalam pengolahan dan pengemasan abon ikan gabus (haruan); (3) Tumbuhnya sikap dan minat peserta untuk melakukan inovasi produk menjadi meningkat.Kata kunci :   Pemberdayaan, Ibu Rumah Tangga, Ikan Gabus, Inovasi Produk.
PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA MELALUI PENGOLAHAN DAN PENGEMASAN ABON IKAN GABUS (HARUAN) DI DESA SUNGAI LUMBAH Ridho Fahlevie Pangestu; Raga Samudera; Fuzi Maulana Ash'ari
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 10, No 1 (2024): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v10i1.12889

Abstract

ABSTRAKIkan gabus (haruan) merupakan salah satu komoditas air tawar dengan ekonomi tinggi dan dikenal dengan banyak nama lokal atau daerah. Adanya kandungan gizi dan potensi ekonomi tinggi pada ikan gabus diperlukan upaya dalam peningkatan nilai tambah produk. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan pengolahan ikan gabus menjadi produk olahan. Kegiatan pascapanen merupakan diversifikasi hasil tangkapan dan budi daya yang memiliki value-added sebagai sumber protein. Komoditas olahan sifatnya mudah busuk sehingga diperlukan tindakan penanganan yang cepat, tepat, dan benar setelah panen. Berdasarkan hal tersebut pemberdayaan ibu rumah tangga melalui pengolahan hasil ikan haruan menjadi salah satu alternatif yang dapat dikembangkan oleh ibu rumah tangga yang ada di Desa Sungai Lumbah menjadi produk yang dapat meningkatkan nilai tambah. Metode yang digunakan dengan cara presentasi, Tanya jawab, demonstrasi cara kepada ibu rumah tangga di Desa Sungai Lumbah. Hasil Kegiatan pemberdayaan masyarakat berdasarkan pretest dan posttest yang dilaksanakan diketahui sasaran menjadi tahu, mengerti dan memahami tentang proses pengolahan dan pengemasan ikan gabus (haruan). Kesimpulan kegiatan pengabdian ini menunjukan (1) Peserta antusias dan aktif dalam mengikuti setiap kegiatan melalui  demonstrasi cara pengolahan dan pengemasan serta penyampaian materi terkait pemasaran online; (2) Terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan serta memotivasi masyarakat dalam pengolahan dan pengemasan abon ikan gabus (haruan); (3) Tumbuhnya sikap dan minat peserta untuk melakukan inovasi produk menjadi meningkat.Kata kunci :   Pemberdayaan, Ibu Rumah Tangga, Ikan Gabus, Inovasi Produk.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGOLAHAN DAN PENGEMASAN PRODUK MINUMAN TANAMAN OBAT KELUARGA “BUBUK JAHE DAN KUNYIT” DI DESA BERINGIN Raga Samudera; Ridho Fahlevie Pangestu; Muhammad Ilmi Hidayat; Yarna Hasiani
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 10, No 1 (2024): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v10i1.12890

Abstract

ABSTRAKJahe dan kunyit  merupakan salah satu tanaman yang banyak tumbuh di indonesia, yang mana penanaman nya tidak sulit, baik pembibitannya, perawatannya, hasilnya pun cukup memberikan nilai ekonomis untuk masyarakat. Salah satu alternatif untuk meningkatkan nilai tambah maupun memperpanjang masa simpan diperlukan adanya kegiatan pascapanen meliputi pengolahan maupun pengemasan produk olahan jahe dan kunyit seperti bubuk minuman, jamu dan sebagainya. Pengolahan hasil pertanian bertujuan menekan kehilangan setelah panen, baik kualitas maupun kuantitasnya, meningkatkan nilai ekonomi bahan hasil pertanian sehingga dapat menjadi produk-produk pangan yang memenuhi kebutuhan konsumsi. Berdasarkan hal tersebut, kegiatan pemberdyaan melalui pengolahan dan pengemasan produk minuman bubuk jahe dan kunyit merupakan salah satu kegiatan yang dapat dilakukan bagi ibu rumah tangga di Desa Beringin. Pemanfaatan nilai guna dari jahe dan kunyit untuk diolah menjadi berbagai produk olahan seperti bubuk minuman, guna meningkatkan pengetahuan, keterampilan maupun minat berwirausaha. Metode yang digunakan dengan cara presentasi, tanya jawab, demonstrasi cara kepada ibu rumah tangga di Desa Beringin. Hasil Kegiatan pemberdayaan masyarakat memberikan manfaat bagi sasaran terlebih dengan adanya respon, sikap, minat dan antusias peserta yang hadir sangat tinggi dan berjalan lancar sehingga proses informasi dan inovasi yang diberikan dapat diterima dengan baik. Kesimpulan kegiatan pengabdian ini menunjukan (1) Peserta memberikan respon yang positif dengan tingginya minat serta antusias dalam setiap tahapan kegiatan pengabdian yang dilaksanakan; (2) Terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman dalam inovasi produk dan teknologi pengemasan produk minuman “bubuk jahe dan kunyit”; (3) Tumbuhnya minat dan menambah pengetahuan masyarakat terhadap pemanfaatan produk yang bernilai ekonomi.Kata kunci :   Pemberdayaan, Ibu rumah tangga, Jahe dan Kunyit, Produk olahan.