Raga Samudera
Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian Uniska MAB

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGOLAHAN DAN PENGEMASAN PRODUK MINUMAN TANAMAN OBAT KELUARGA “BUBUK JAHE DAN KUNYIT” DI DESA BERINGIN Raga Samudera; Ridho Fahlevie Pangestu; Muhammad Ilmi Hidayat; Yarna Hasiani
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 10, No 1 (2024): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v10i1.12890

Abstract

ABSTRAKJahe dan kunyit  merupakan salah satu tanaman yang banyak tumbuh di indonesia, yang mana penanaman nya tidak sulit, baik pembibitannya, perawatannya, hasilnya pun cukup memberikan nilai ekonomis untuk masyarakat. Salah satu alternatif untuk meningkatkan nilai tambah maupun memperpanjang masa simpan diperlukan adanya kegiatan pascapanen meliputi pengolahan maupun pengemasan produk olahan jahe dan kunyit seperti bubuk minuman, jamu dan sebagainya. Pengolahan hasil pertanian bertujuan menekan kehilangan setelah panen, baik kualitas maupun kuantitasnya, meningkatkan nilai ekonomi bahan hasil pertanian sehingga dapat menjadi produk-produk pangan yang memenuhi kebutuhan konsumsi. Berdasarkan hal tersebut, kegiatan pemberdyaan melalui pengolahan dan pengemasan produk minuman bubuk jahe dan kunyit merupakan salah satu kegiatan yang dapat dilakukan bagi ibu rumah tangga di Desa Beringin. Pemanfaatan nilai guna dari jahe dan kunyit untuk diolah menjadi berbagai produk olahan seperti bubuk minuman, guna meningkatkan pengetahuan, keterampilan maupun minat berwirausaha. Metode yang digunakan dengan cara presentasi, tanya jawab, demonstrasi cara kepada ibu rumah tangga di Desa Beringin. Hasil Kegiatan pemberdayaan masyarakat memberikan manfaat bagi sasaran terlebih dengan adanya respon, sikap, minat dan antusias peserta yang hadir sangat tinggi dan berjalan lancar sehingga proses informasi dan inovasi yang diberikan dapat diterima dengan baik. Kesimpulan kegiatan pengabdian ini menunjukan (1) Peserta memberikan respon yang positif dengan tingginya minat serta antusias dalam setiap tahapan kegiatan pengabdian yang dilaksanakan; (2) Terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman dalam inovasi produk dan teknologi pengemasan produk minuman “bubuk jahe dan kunyit”; (3) Tumbuhnya minat dan menambah pengetahuan masyarakat terhadap pemanfaatan produk yang bernilai ekonomi.Kata kunci :   Pemberdayaan, Ibu rumah tangga, Jahe dan Kunyit, Produk olahan.   
PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA MELALUI PENGOLAHAN DAN PENGEMASAN ABON IKAN GABUS (HARUAN) DI DESA SUNGAI LUMBAH Ridho Fahlevie Pangestu; Raga Samudera; Fuzi Maulana Ash'ari
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 10, No 1 (2024): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v10i1.12889

Abstract

ABSTRAKIkan gabus (haruan) merupakan salah satu komoditas air tawar dengan ekonomi tinggi dan dikenal dengan banyak nama lokal atau daerah. Adanya kandungan gizi dan potensi ekonomi tinggi pada ikan gabus diperlukan upaya dalam peningkatan nilai tambah produk. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan pengolahan ikan gabus menjadi produk olahan. Kegiatan pascapanen merupakan diversifikasi hasil tangkapan dan budi daya yang memiliki value-added sebagai sumber protein. Komoditas olahan sifatnya mudah busuk sehingga diperlukan tindakan penanganan yang cepat, tepat, dan benar setelah panen. Berdasarkan hal tersebut pemberdayaan ibu rumah tangga melalui pengolahan hasil ikan haruan menjadi salah satu alternatif yang dapat dikembangkan oleh ibu rumah tangga yang ada di Desa Sungai Lumbah menjadi produk yang dapat meningkatkan nilai tambah. Metode yang digunakan dengan cara presentasi, Tanya jawab, demonstrasi cara kepada ibu rumah tangga di Desa Sungai Lumbah. Hasil Kegiatan pemberdayaan masyarakat berdasarkan pretest dan posttest yang dilaksanakan diketahui sasaran menjadi tahu, mengerti dan memahami tentang proses pengolahan dan pengemasan ikan gabus (haruan). Kesimpulan kegiatan pengabdian ini menunjukan (1) Peserta antusias dan aktif dalam mengikuti setiap kegiatan melalui  demonstrasi cara pengolahan dan pengemasan serta penyampaian materi terkait pemasaran online; (2) Terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan serta memotivasi masyarakat dalam pengolahan dan pengemasan abon ikan gabus (haruan); (3) Tumbuhnya sikap dan minat peserta untuk melakukan inovasi produk menjadi meningkat.Kata kunci :   Pemberdayaan, Ibu Rumah Tangga, Ikan Gabus, Inovasi Produk.
PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA MELALUI PENGOLAHAN DAN PENGEMASAN ABON IKAN GABUS (HARUAN) DI DESA SUNGAI LUMBAH Ridho Fahlevie Pangestu; Raga Samudera; Fuzi Maulana Ash'ari
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 10, No 1 (2024): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v10i1.12889

Abstract

ABSTRAKIkan gabus (haruan) merupakan salah satu komoditas air tawar dengan ekonomi tinggi dan dikenal dengan banyak nama lokal atau daerah. Adanya kandungan gizi dan potensi ekonomi tinggi pada ikan gabus diperlukan upaya dalam peningkatan nilai tambah produk. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan pengolahan ikan gabus menjadi produk olahan. Kegiatan pascapanen merupakan diversifikasi hasil tangkapan dan budi daya yang memiliki value-added sebagai sumber protein. Komoditas olahan sifatnya mudah busuk sehingga diperlukan tindakan penanganan yang cepat, tepat, dan benar setelah panen. Berdasarkan hal tersebut pemberdayaan ibu rumah tangga melalui pengolahan hasil ikan haruan menjadi salah satu alternatif yang dapat dikembangkan oleh ibu rumah tangga yang ada di Desa Sungai Lumbah menjadi produk yang dapat meningkatkan nilai tambah. Metode yang digunakan dengan cara presentasi, Tanya jawab, demonstrasi cara kepada ibu rumah tangga di Desa Sungai Lumbah. Hasil Kegiatan pemberdayaan masyarakat berdasarkan pretest dan posttest yang dilaksanakan diketahui sasaran menjadi tahu, mengerti dan memahami tentang proses pengolahan dan pengemasan ikan gabus (haruan). Kesimpulan kegiatan pengabdian ini menunjukan (1) Peserta antusias dan aktif dalam mengikuti setiap kegiatan melalui  demonstrasi cara pengolahan dan pengemasan serta penyampaian materi terkait pemasaran online; (2) Terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan serta memotivasi masyarakat dalam pengolahan dan pengemasan abon ikan gabus (haruan); (3) Tumbuhnya sikap dan minat peserta untuk melakukan inovasi produk menjadi meningkat.Kata kunci :   Pemberdayaan, Ibu Rumah Tangga, Ikan Gabus, Inovasi Produk.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGOLAHAN DAN PENGEMASAN PRODUK MINUMAN TANAMAN OBAT KELUARGA “BUBUK JAHE DAN KUNYIT” DI DESA BERINGIN Raga Samudera; Ridho Fahlevie Pangestu; Muhammad Ilmi Hidayat; Yarna Hasiani
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 10, No 1 (2024): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v10i1.12890

Abstract

ABSTRAKJahe dan kunyit  merupakan salah satu tanaman yang banyak tumbuh di indonesia, yang mana penanaman nya tidak sulit, baik pembibitannya, perawatannya, hasilnya pun cukup memberikan nilai ekonomis untuk masyarakat. Salah satu alternatif untuk meningkatkan nilai tambah maupun memperpanjang masa simpan diperlukan adanya kegiatan pascapanen meliputi pengolahan maupun pengemasan produk olahan jahe dan kunyit seperti bubuk minuman, jamu dan sebagainya. Pengolahan hasil pertanian bertujuan menekan kehilangan setelah panen, baik kualitas maupun kuantitasnya, meningkatkan nilai ekonomi bahan hasil pertanian sehingga dapat menjadi produk-produk pangan yang memenuhi kebutuhan konsumsi. Berdasarkan hal tersebut, kegiatan pemberdyaan melalui pengolahan dan pengemasan produk minuman bubuk jahe dan kunyit merupakan salah satu kegiatan yang dapat dilakukan bagi ibu rumah tangga di Desa Beringin. Pemanfaatan nilai guna dari jahe dan kunyit untuk diolah menjadi berbagai produk olahan seperti bubuk minuman, guna meningkatkan pengetahuan, keterampilan maupun minat berwirausaha. Metode yang digunakan dengan cara presentasi, tanya jawab, demonstrasi cara kepada ibu rumah tangga di Desa Beringin. Hasil Kegiatan pemberdayaan masyarakat memberikan manfaat bagi sasaran terlebih dengan adanya respon, sikap, minat dan antusias peserta yang hadir sangat tinggi dan berjalan lancar sehingga proses informasi dan inovasi yang diberikan dapat diterima dengan baik. Kesimpulan kegiatan pengabdian ini menunjukan (1) Peserta memberikan respon yang positif dengan tingginya minat serta antusias dalam setiap tahapan kegiatan pengabdian yang dilaksanakan; (2) Terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman dalam inovasi produk dan teknologi pengemasan produk minuman “bubuk jahe dan kunyit”; (3) Tumbuhnya minat dan menambah pengetahuan masyarakat terhadap pemanfaatan produk yang bernilai ekonomi.Kata kunci :   Pemberdayaan, Ibu rumah tangga, Jahe dan Kunyit, Produk olahan.